Kamis, 20 Agustus 2026 WIB

WHO Sebut Setidaknya Butuh 5 Tahun untuk Kendalikan Corona

Harijal - Jumat, 15 Mei 2020 10:49 WIB
WHO Sebut Setidaknya Butuh 5 Tahun untuk Kendalikan Corona
Foto: WHO sebut Corona Tidak Akan Punah

JAKARTA - Kepala ilmuwan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Soumya Swaminathan mengatakan bahwa wabah virus corona (COVID-19) bakal tetap ada hingga waktu yang sangat lama. Bahkan mungkin baru bisa dikendalikan pada paruh kedua dekade ini.

"Saya akan mengatakan dalam jangka waktu empat hingga lima tahun, kita bisa melihat cara mengendalikan [wabah] ini." kata Swaminathan dalam webinar Global Boardroom Financial Times, Rabu (13/5/2020).

Lebih lanjut, Swaminathan mengatakan bahwa vaksin mungkin menjadi satu-satunya jalan keluar dari virus asal Wuhan, China itu. Meski untuk memproduksi dan menyebarkannya mungkin akan menghadapi cukup banyak tantangan.

Baca Juga:

Per Jumat sekitar pukul 08:30 WIB, sudah ada 4.524.474 orang yang terinfeksi virus corona secara global. Menurut Worldometers, 303.341 orang di antaranya telah meninggal dunia dan 1.703.648 orang sembuh.

Untuk menekan penyebaran wabah, sebelumnya telah banyak negara yang memberlakukan penguncian (lockdown) serta menerapkan berbagai aturan jaga jarak sosial (social distancing). Namun belakangan sudah mulai banyak negara yang melonggarkan aturan itu.

Baca Juga:

Menurut prediksi Badan Energi Internasional pada hari Kamis, setidaknya akan ada 2,8 miliar orang di seluruh dunia yang melakukan tindakan lockdown/social distancing pada akhir Mei. Jumlah itu turun dari puncak baru-baru ini yang sebanyak 4 miliar orang.

Sayangnya, beberapa negara yang mulai melonggarkan aturan, seperti China, juga kembali melaporkan peningkatan kasus. Hal ini membuat kekhawatiran akan hadirnya gelombang kedua pandemi corona.

Mempertimbangkan hal ini, pada briefing media terpisah, direktur eksekutif program kedaruratan WHO Dr. Mike Ryan telah memperingatkan bahwa virus corona "mungkin tidak akan pernah hilang" dari muka bumi.

Ia juga mengatakan tidak ada yang bisa memprediksi secara akurat kapan penyakit itu akan hilang, ketika diminta untuk menanggapi komentar Swaminathan.

"Mencoba mengendalikan virus akan membutuhkan upaya besar-besaran, bahkan jika vaksin ditemukan." katanya, sebagaimana dilaporkan CNBC International.

(CNBCIndonesia.com)

SHARE:
beritaTerkait
Kawal Status Quo, Pendiri Koperasi JMB Pasang Plank Peringatan
Tim Gabungan Pekanbaru Siap Siaga Hadapi Karlahut
Panglima TNI Terima Kunjungan Silaturahmi 76 Paskibraka 2026
Bupati Inhil Terima Penghargaan Terbaik II IRH dari Kanwil Kemenkum Riau
Pemko Pekanbaru Upayakan Hibah Aset Eks Caltex Rumbai
Pacu Jalur Tepian Narosa 2026 Resmi Digelar
komentar
beritaTerbaru