Sabtu, 02 Mei 2026 WIB

WHO Sebut Akan Ada Lonjakan Kasus Kematian akibat Covid-19 di Eropa

Harijal - Senin, 14 September 2020 16:59 WIB
WHO Sebut Akan Ada Lonjakan Kasus Kematian akibat Covid-19 di Eropa
(Foto: AFP)
Hans Kluge

JENEWA - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan Eropa akan mengalami peningkatan jumlah kasus kematian harian akibat Covid-19 pada Oktober dan November.

Direktur WHO Eropa Hans Kluge mengatakan, 2 bulan ke depan akan menjadi waktu yang sulit bagi Benua Biru dalam episode perang melawan virus corona.

"Ini akan menjadi lebih sulit. Pada Oktober dan November kita akan melihat lebih banyak kematian," kata Kluge, kepada AFP, Senin (14/9/2020).

Baca Juga:

Eropa saat ini mengalami lonjakan kasus infeksi, meskipun jumlah kematian relatif stabil.

Inggris, Prancis, Austria, dan Republik Ceko, termasuk negara Eropa yang melaporkan lonjakan. Kasus baru di Inggris mencapai lebih dari 3.000 orang dalam 24 jam terakhir.

Baca Juga:

Setelah melakukan serangkaian lockdown lokal bulan ini, Inggris kembali menerapkan penguncian secara nasional pada Senin dengan membatasi pertemuan sosial tidak lebih dari enam orang.

Kanselir Austria Sebastian Kurz mengatakan negaranya sudah menghadapi permulaan gelombang kedua setelah mengalami penambahan harian kasus Covid-19 hampir 1.000 orang.

Pemerintah Austria akan lebih membatasi acara dan memperluas area wajib penggunaan masker.

Sementara itu, Republik Ceko mencatat 1.541 kasus baru pada Sabtu, rekor penambahan kasus harian untuk 3 hari berturut-turut.

(iNews.id)

SHARE:
beritaTerkait
Polsek Kandis Ungkap Kasus Narkotika, Amankan Kurir dengan Barang Bukti 28,71 Gram Sabu
Kelompok Tani SKB Pangean Merasa Dibohongi PT. RAPP, Tuntut Penyelesaian Lahan
Komisioner KI Kecam Kadisdik Riau, Abaikan Sengketa Informasi, Minta Diberi Sanksi Keras
Prosedur Pemindahan Warga Binaan, Kalapas Bagansiapiapi Kedepankan Asas Pembinaan
Musrenbang RKPD 2027 Pemprov Riau, Hendry Munief Beri Catatan Penting
Bupati Inhil Bangun Pasar Induk Yos Sudarso yang Megah, Pedagang Pasar Subuh Pindah ke Lokasi Baru
komentar
beritaTerbaru