24 Perusahaan Keroyok Perbaikan Ruas Jalan Minas-Perawang
kabarmelayu.com,PEKANBARU Perbaikan ruas Jalan Simpang MinasSimpang PemdaSimpang Tualang Timur, Kabupaten Siak, Riau mulai dilaksanaka
Sosial
CHHATTISGARH - Sebuah desa kecil di Chhattisgarh, India, bernama Saja Pahad menghadapi krisis air sejak lama. Desa tersebut hanya memiliki dua sumur yang menjadi tumpuan bagi penduduk setempat. Namun, mereka tidak dapat mendapatkan air yang cukup untuk ternak mereka, apalagi mengairi hasil panen.
Penduduk desa tidak tahu harus berbuat apa dan pemerintah seolah tak acuh dengan keadaan mereka. Namun seorang remaja "gila" berhasil mengahadapi masalah tersebut.
Shyam Lal baru berusia 15 tahun saat ia mengatasi masalah air di desanya. Dia mencari sebuah tempat di hutan terdekat dan memutuskan untuk menggali sebuah kolam untuk menampung air hujan yang kemudian bisa digunakan untuk semua penduduk desa. Lal mencurahkan air kepada penduduk Saja Pahad.
Baca Juga:
Sayang, bukannya mendukung idenya, justru mereka menertawakan rencananya dan memanggilnya orang gila. Tapi pemuda itu tidak menyerah, sebagai gantinya, dia meraih sekop dan mulai menggali kolam itu seorang diri. Dia terus menggali selama 27 tahun.
Kini ia berusia 42 tahun, Shyam Lal dianggap sebagai pahlawan dan penyelamat oleh penduduk di desanya. Lubang kecil yang mulai digali hampir tiga dekade yang lalu ini sekarang berupa kolam sedalam 15 meter yang dipenuhi air untuk seluruh desa.
Baca Juga:
"Tidak ada yang membantu saya dalam pekerjaan saya, baik pemerintah maupun penduduk desa," ungkap Lal, seperti yang dilansir Oddity Central, Kamis (31/8/2017).
Kisah Shyam Lal baru-baru ini menjadi viral di seluruh India dan mendorong pihak berwenang di distrik Mahendragarh mengakui prestasinya. Seorang anggota dewan legislatif daerah baru-baru ini mengunjungi Desa Saja Pahad dan menawarkan hadiah Nobel sebesar 10.000 rupee India atau Rp2 juta rupiah atas kontribusinya ke desa tersebut.
Otoritas setempat juga menyatakan kekagumannya terhadap Shyam Lal dan berjanji untuk membantunya.
"Saya baru tahu tentang Shyam baru-baru ini. Usahanya untuk desanya sangat terpuji dan saya akan pergi ke desanya untuk memberikan bantuan, " kata Narendra Duggal.
Kini kolam tersebut mampu menghidupi warga di desa tersebut. Chhattisgarh memang mengalami kekeringan terparah akibat curah hujan yang hanya sebesar 10%, lebih sedikit selama 10 tahun terakhir. (pai)
kabarmelayu.com,PEKANBARU Perbaikan ruas Jalan Simpang MinasSimpang PemdaSimpang Tualang Timur, Kabupaten Siak, Riau mulai dilaksanaka
Sosial
kabarmelayu.com,PEKANBARU Prestasi membanggakan ditorehkan siswa SMAN 8 Pekanbaru pada ajang Senior High School Olympiade tingkat nasional
Pendidikan
kabarmelayu.com,JAKARTA Jumlah korban tewas akibat gempa bumi kembar yang mengguncang Venezuela terus bertambah menjadi 920 orang dan seti
Peristiwa
Bhabinkamtibmas Polsek Kandis Optimalkan Pengelolaan Budidaya Jagung Bersama Kelompok Tani Jambai Makmur
Lingkungan
kabarmelayu.com,JAKARTA Kementerian Pertahanan (Kemenhan) mencatat sebanyak lima orang peserta latihan dasar militer (latsarmil) untuk par
Peristiwa
kabarmelayu.com,KUANSING Kafilah Kabupaten Bengkalis disambut hangat oleh Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) saat tiba untuk
Pemerintahan
kabarmelayu.com,KUANSING Bupati Indragiri Hilir (Inhil) H. Herman, SE, MT diwakili Plt. Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Raky
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Dinas Kesehatan (Diskes) Provinsi Riau terus menggenjot capaian program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Provinsi R
Kesehatan
kabarmelayu.com,BANDARLAMPUNG Persiapan penyelenggaraan Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) XV terus dimatangkan. SIWO PWI Lampu
Sport
kabarmelayu.com,PEKANBARU Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Cipta Lestari hari ini miliki nahkoda baru. Ditetapkan, Suryad
Ekbis