Momen Bersejarah, Kapolresta Pekanbaru Kombes Muharman Arta Resmikan Musalla An Nusirwan Polsek Bina Widya
Momen Bersejarah, Kapolresta Pekanbaru Kombes Muharman Arta Resmikan Musalla An Nusirwan Polsek Bina Widya
Sosial
Ulama asal India, Zakir Naik mendapatkan kecaman setelah ucapannya mengundang kontroversi di negeri Jiran pada saat menjadi pembicara dalam dialog keagamaan (8/8/2019) di Kelantan, Malaysia.
Dalam dialognya, Zakir Naik mengkritik kehadiran masyarakat non-Muslim di Malaysia. Hal ini menimbulkan situasi yang memanas pada warga non-muslim, khususnya etnis Tionghoa.
Atas perkataanya itu memicu perdebatan dan pertentangan terhadap kehadiran Zakir Naik di Malaysia. Banyak masyarakat yang memaksa Ulama tersebut agar segera keluar dari Malaysia.
Baca Juga:
Dilansir dari Strait Times, Jumat (16/8/2019), kepolisian Malaysia sedang menyelidiki kasus yang menjerat Ulama Zakir Naik penyebabnya perkataannya yang kontroversial.
"Kami telah membuka laporan investigasi terhadap kasus ini berdasarkan laporan di Kota Gombak. Sekitar 115 laporan telah diajukan mengenai masalah ini," kata Direktur Federal CID, Huzir Mohamed saat konferensi pers di Markas Polisi Selangor, Kamis (15/8/2019)
Baca Juga:
Ketua Partai Islam Se-Malaysia (PAS), Abdul Hadi Awang mengatakan, ia mendukung penuh Zakir Naik agar tidak dideportasi dari Malaysia. Hal ini terkait dengan desakan para menteri dan masyarakat yang menyerukan agar ia dideportasi.
"Mereka harus tahu dan menyadari bahwa ini adalah kewajiban umat Islam untuk mempertahankan agama mereka dan melindungi para ulamanya," kata Abdul Hadi Awang yang dilansir dari Malaysiakini (16/8/2019)
"Ini adalah fakta, bukan sebuah hasutan," tambah Hadi.
Hadi mengatakan, lebih dari satu juta anggota Partai Islam se-Malaysia akan melindungi dan mendukung Zakir Naik. Lalu ia menyuarakan dukungannya kepada Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohammad terhadap kasus yang menimpa Zakir Naik.
Sejauh ini Mahathir Mohammad menolak untuk mendeportasi Zakir Naik meskipun terdapat permintaan untuk ekstradisi.
Namun Mahathir mengatakan bahwa Malaysia akan bersedia jika ada negara lain yang ingin menerima Zakir Naik. Tak masalah asalkan ada negara lain yang mau menerimanya.
Anggota kabinet telah mengangkat masalah Zakir Naik yang terus berlanjut bersama Mahathir, menyerukan agar status Zakir Naik sebagai permanent residen untuk segera dicabut.
(okezone.com)
Momen Bersejarah, Kapolresta Pekanbaru Kombes Muharman Arta Resmikan Musalla An Nusirwan Polsek Bina Widya
Sosial
Raih 1.395 Poin, Fahmil Beregu Putra Bengkalis Melaju ke Final
Pemerintahan
Bhabinkamtibmas Polsek Kandis Lakukan Pendampingan Berkelanjutan, 10 Hektare Lahan Jagung Telah Tertanam Bersama Kelompok Tani
Lingkungan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Kontingen Persaudaraan Shorinji Kempo Indonesia (Perkemi) Kota Pekanbaru sukses menorehkan prestasi di ajang Kej
Sport
kabarmelayu.comJAKARTA Sorotan publik kini tertuju pada Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, seiring dengan dirilisnya jadwal sidang prape
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Atlet Panahan Kota Pekanbaru memborong medali emas, perak dan perunggu pada Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Junio
Sport
Bupati Siak Afni Zulkifli Pimpin Langsung Pawai Taaruf MTQ Ke 44 Propinsi Riau di Kuansing
Pemerintahan
Bandar dan Kurir Sabu di Siak Ditangkap, Senpi Rakitan Ikut Diamankan
Hukrim
Bhabinkamtibmas Polsek Kandis Kawal Produktivitas Ketahanan Pangan hingga Masa Panen
Lingkungan
kabarmelayu.com,KUANSING Stand Bazar Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menjadi salah satu pusat perhatian masyarakat pada hari pertama pem
Pemerintahan