Polsek Kampar Kiri Ungkap Dugaan Peredaran Sabu di Gunung Sahilan, 0,55 Gram Diamankan
Polsek Kampar Kiri Ungkap Dugaan Peredaran Sabu di Gunung Sahilan, 0,55 Gram Diamankan
Hukrim
Ulama asal India, Zakir Naik mendapatkan kecaman setelah ucapannya mengundang kontroversi di negeri Jiran pada saat menjadi pembicara dalam dialog keagamaan (8/8/2019) di Kelantan, Malaysia.
Dalam dialognya, Zakir Naik mengkritik kehadiran masyarakat non-Muslim di Malaysia. Hal ini menimbulkan situasi yang memanas pada warga non-muslim, khususnya etnis Tionghoa.
Atas perkataanya itu memicu perdebatan dan pertentangan terhadap kehadiran Zakir Naik di Malaysia. Banyak masyarakat yang memaksa Ulama tersebut agar segera keluar dari Malaysia.
Baca Juga:
Dilansir dari Strait Times, Jumat (16/8/2019), kepolisian Malaysia sedang menyelidiki kasus yang menjerat Ulama Zakir Naik penyebabnya perkataannya yang kontroversial.
"Kami telah membuka laporan investigasi terhadap kasus ini berdasarkan laporan di Kota Gombak. Sekitar 115 laporan telah diajukan mengenai masalah ini," kata Direktur Federal CID, Huzir Mohamed saat konferensi pers di Markas Polisi Selangor, Kamis (15/8/2019)
Baca Juga:
Ketua Partai Islam Se-Malaysia (PAS), Abdul Hadi Awang mengatakan, ia mendukung penuh Zakir Naik agar tidak dideportasi dari Malaysia. Hal ini terkait dengan desakan para menteri dan masyarakat yang menyerukan agar ia dideportasi.
"Mereka harus tahu dan menyadari bahwa ini adalah kewajiban umat Islam untuk mempertahankan agama mereka dan melindungi para ulamanya," kata Abdul Hadi Awang yang dilansir dari Malaysiakini (16/8/2019)
"Ini adalah fakta, bukan sebuah hasutan," tambah Hadi.
Hadi mengatakan, lebih dari satu juta anggota Partai Islam se-Malaysia akan melindungi dan mendukung Zakir Naik. Lalu ia menyuarakan dukungannya kepada Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohammad terhadap kasus yang menimpa Zakir Naik.
Sejauh ini Mahathir Mohammad menolak untuk mendeportasi Zakir Naik meskipun terdapat permintaan untuk ekstradisi.
Namun Mahathir mengatakan bahwa Malaysia akan bersedia jika ada negara lain yang ingin menerima Zakir Naik. Tak masalah asalkan ada negara lain yang mau menerimanya.
Anggota kabinet telah mengangkat masalah Zakir Naik yang terus berlanjut bersama Mahathir, menyerukan agar status Zakir Naik sebagai permanent residen untuk segera dicabut.
(okezone.com)
Polsek Kampar Kiri Ungkap Dugaan Peredaran Sabu di Gunung Sahilan, 0,55 Gram Diamankan
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Kepedulian terhadap kesehatan masyarakat di tengah kondisi kabut asap ditunjukkan Komunitas Sosial Alat Berat Pe
Sosial
Jaga selalu marwah Bumi Melayu Seri Gemilangkabarmelayu.com,INHIL Menjelang keikutsertaannya dalam ajang Duta Budaya Indonesia 2026, Mau
Budaya
kabarmelayu.com,PEKANBARU Hotspot atau titik panas di pulau Sumatera masih berada di angka ribuan. Sore ini. Kamis (8/10/2026) terpantau 2
Lingkungan
kabarmelayu.com,INHIL Persoalan kesejahteraan masyarakat di sekitar perkebunan kembali menjadi perhatian. Bukan hanya soal bantuan Corpora
Sosial
kabarmelayu.com,PEKANBARU Kabut asap yang menyelimuti armosfer Riau, akan menimbulkan gangguan pernapasan, terutama bagi kelompok rentan s
Kesehatan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru mengingatkan seluruh sekolah swasta di bawah kewenangan Dinas Pendidikan (Disd
Pendidikan
Kelompok 7 PBL Mahasiswa UHTP Gelar Pengabdian Masyarakat di RW 7 Kelurahan Simpang Baru
Pendidikan
kabarmelayu.com,INHIL Bupati inhil H.Herman, SE.MT hadiri Panen Padi Perdana Semaram kelompok Tani sekayan Subur di Desa Sekayan Dusun sem
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru menyerahkan bantuan untuk tujuh kepala keluarga (KK) yang kehilangan tempat ti
Pemerintahan