Sabtu, 22 Agustus 2026 WIB

79 Tewas Akibat Bom Mobil di Somalia, Evakuasi Masih Berjalan

Harijal - Minggu, 29 Desember 2019 23:40 WIB
79 Tewas Akibat Bom Mobil di Somalia, Evakuasi Masih Berjalan
(Foto: AFPTV)
Dampak ledakan bom mobil di Somalia.

JAKARTA - Sebuah bom mobil meledak di pos pemeriksaan keamanan di ibu kota Somalia, Mogadishu, Sabtu (28/12) pagi. Dalam insiden itu, setidaknya 79 orang telah dinyatakan tewas. Sementara itu, 125 orang lainnya dinyatakan terluka.

Atas insiden tersebut, pemerintah Turki mendaratkan pesawat militer ke Mogadishu untuk membantu proses evakuasi korban yang terluka parah dalam insiden bom tersebut.

"Masih ada operasi penyelamatan yang berlangsung untuk membantu mereka yang telah dibantai oleh para teroris saat menjalankan bisnis mereka," kata Menteri Informasi Somalia Mohamed Abdi Heyr seperti dikutip dari AFP, Minggu (29/12).

Baca Juga:

Pesawat tersebut juga disebut membawa dokter untuk merawat korban-korban luka akibat dari ledakan di jam sibuk tersebut.

Setidaknya, Mohamed menjelaskan ada 24 dokter yang berspesialisasi dalam pemulihan trauma telah tiba di Somalia. Bantuan serupa diklaim juga akan dikirimkan oleh pemerintahan Qatar pada Senin mendatang.

Baca Juga:

"Kami telah menerima dokter dan obat pagi ini yang dikirim oleh pemerintah Turki dan kami bekerja sama untuk memisahkan orang yang terluka parah dari yang lain untuk mengirim mereka ke luar negeri dan sisanya akan dirawat oleh para dokter," tambahnya.

Sebagai informasi, kendaraan itu meledak setelah polisi yang berjaga di pos pemeriksaan memblokir laju truk tersebut sehingga tidak masuk ke kota.

Setidaknya 16 orang dari antara korban tewas adalah mahasiswa dari Universitas Banadir yang sedang berpergian dengan bus ketika mobil tersebut meledak di persimpangan kota, tepatnya di Barat Daya ibu kota Somalia.

Hingga kini, belum ada pihak yang menyatakan bertanggung jawab atas insiden yang terjadi itu. Namun, Presiden Somalia Mohamed Abdullahi Farmaajo menyalahkan kelompok teroris Al-Shabaab menjadi dalang dalam ledakan itu.

Kelompok ekstremis yang diusir dari Mogadishu beberapa tahun lalu dikabarkan kerap menargetkan teror ke beberapa daerah penting di wilayah tersebut.

Sejak 2015 silam, telah terjadi 13 serangan di Somalia dengan korban tewas di atas 20 orang. 11 di antaranya terjadi di Mogadihshu, setidaknya semua serangan itu melibatkan bom mobil. 

(cnnindonesia.com)

SHARE:
beritaTerkait
Semarak HUT RI ke-81, DJSC Bersama PERBAKIN Bengkalis Gelar Turnamen Menembak
Polda Riau Turunkan Tim Ahli Terkait Kebakaran Hutan dan Lahan di Bengkalis
Kelurahan Kampung Bandar Juara III Lomba Kebersihan se-Kota Pekanbaru
Waka I DPRD Inhil Hadiri Sarasehan Kebangsaan MPR RI di Pekanbaru
Pemko Pekanbaru dan IMI Gelar Kejuaraan Balap Motor Piala Wali Kota
Sempat Padam, Karhutla di Kerumutan Pelalawan Kembali Menyala
komentar
beritaTerbaru