Selasa, 06 Oktober 2026 WIB

Corona Makin Ganas! 80 Orang Tewas, 2.300 Terinfeksi

Harijal - Senin, 27 Januari 2020 08:07 WIB
Corona Makin Ganas! 80 Orang Tewas, 2.300 Terinfeksi
Foto: Penanganan Serius Pasien Terinfeksi Virus Corona di China (Xiong Qi/Xinhua via AP)

JAKARTA - Jumlah korban tewas akibat virus corona atau Novel 201 Coronavirus (2019-nCoV) terus bertambah. Pihak berwenang di provinsi Hubei tengah, China, mengatakan ada 24 kematian baru dan 371 kasus baru tercatat pada Senin (27/1/2020).

Ini menjadikan total korban yang tewas akibat virus mematikan yang berasal dari Wuhan ini mencapai 80 orang dan kasusnya mencapai lebih dari 2.300 kasus di China daratan saja.

Di luar China, wilayah yang terjangkit penyebaran virus yang berasal dari keluarga Server Acute Respiratory Syndrome (SARS) ini telah mencapai 13 tempat, sebagaimana dilaporkan CNN International, Senin (27/1/2020).

Baca Juga:

"Lebih dari 40 kasus yang dikonfirmasi telah diidentifikasi di 13 tempat di luar daratan China," tulis media tersebut.

Wilayah yang sudah mengkonfirmasi penyebaran virus ini di antaranya termasuk:
- Amerika Serikat
- Perancis
- Jepang
- Korea Selatan
- Taiwan
- Singapura
- Thailand
- Australia
- Nepal
- Vietnam
- Hongkong
- Makau
- Malaysia
- Kanada

Baca Juga:

Penularan yang sangat cepat ini dilaporkan terjadi lantaran gejala yang ditimbulkan virus pada penderita muncul agak lama setelah penderita terjangkit.

"Orang-orang dapat menyebarkan virus sebelum gejalanya muncul, yang akan membuatnya lebih sulit untuk dibendung," kata menteri kesehatan China, Minggu (26/1/2020).

(cnbcindonesia.com)

SHARE:
beritaTerkait
Harga Cabai Pekanbaru Makin 'Pedas', Pemko Usul Subsidi Angkutan
Perlebar 3 Ruas Jalan Pekanbaru, Wako Agung Apresiasi dan Ucapkan Terimakasih Kepada Plt Gubri SF Hariyanto
Bupati Inhil H. Herman Dorong Pembina Pramuka Saling Belajar dan Berbagi Pengalaman
Industri Harus Jadi Ekosistem Bisnis yang Berdampak Bagi Masyarakat Sekitar
Polsek Cerenti Musnahkan Rakit PETI
Kemenkeu Cicil Utang, DBH Migas Siak Justru Anjlok Drastis
komentar
beritaTerbaru