Senin, 21 September 2026 WIB

Studi: Manfaat Kina Diduga Bisa Jadi Calon Antivirus Corona

Harijal - Jumat, 13 Maret 2020 21:04 WIB
Studi: Manfaat Kina Diduga Bisa Jadi Calon Antivirus Corona
( Dok. CDC/Dr. Fred Murphy via Wikimedia Commons)
Studi awal pada penelitian terbaru di China menunjukkan khasiat tanaman kina dalam penanganan pasien Covid-19.

JAKARTA - Penelitian terbaru di China menunjukkan klorokuin fosfat atau ekstrak tanaman kina dapat menghambat pertumbuhan virus corona pada pasien Covid-19. Kina merupakan obat yang sudah lama digunakan pada pasien yang terinfeksi malaria.

"Klorokuin fosfat, sebuah obat untuk malaria, menunjukkan khasiat yang jelas dan keamanan yang dapat diterima untuk Covid-19 yang dikaitkan dengan pneumonia dalam uji klinis di China," tulis peneliti pada kesimpulan penelitian yang dipublikasikan di BioScience Trends.

Peneliti mendapati pada studi in vitro awal, klorokuin fosfat dapat memblokir infeksi Covid-19. Pada pasien di lebih dari 10 rumah sakit di china, klorokuin fosfat dapat meningkatkan citra paru, mempercepat virus menjadi negatif, dan memperpendek penyakit.

Baca Juga:

"Antivirus dan anti-inflamasi pada klorokuin memiliki potensi untuk mengobati pneumonia Covid-19," tulis peneliti.

Peneliti lalu merekomendasikan obat ini untuk masuk dalam panduan pencegahan, diagnosis, dan perawatan pneumonia pada Covid-19 di China.

Baca Juga:

Klorokuin atau kina merupakan obat yang murah dan aman yang sudah digunakan selama lebih dari 70 tahun. Kandungan antivirus dan antiinflamasi pada kina digunakan pada sejumlah penyakit seperti malaria, rheumatoid arthritis, dan lupus erythematosus.

Manfaat kina juga dapat digunakan untuk mengobati masalah pencernaan seperti kembung dan memperbaiki fungsi perut, kram, dan untuk kesehatan kulit.

Foto: CNN Indonesia/Fajrian

Hasil penelitian ini membuat Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meminta perguruan tinggi di Jawa Barat untuk melakukan kajian terkait kina sebagai penanganan Covid-19. Jawa Barat merupakan salah satu provinsi penghasil pohon kina yang digunakan untuk berbagai obat-obatan oleh Kimia Farma.

"Pemprov Jawa Barat mendorong perguruan tinggi di Jabar untuk segera melakukan kajian-kajian ilmiah terkait penanganan masalah virus Covid-19," tulis Ridwan, di akun Instagramnya.

(CNNIndonesia.com)

SHARE:
beritaTerkait
Dukung Kesejahteraan Masyarakat, Babinsa Koramil 06 Siak Hulu Dampingi Pemberian Sembako Bagi Warga Kurang Mampu
Niat Tulus Andi Saing Bangun Desa Teluk Sono, Gayung Bersambut dengan Masyarakat Luas
Kesebelasan UPT SDN 024 Tarai Bangun Sabet Juara II Kejuaraan Sepakbola Pulau Bayur 2026 Antar SSB Se-Riau
MTQ Pebatuan Resmi Dibuka, 101 Kafilah Perebutkan Piala Bergilir
Kualitas Udara Pekanbaru Level Berbahaya!
TNI Gelar Pameran Alutsista Tiga Matra di Silang Monas
komentar
beritaTerbaru