Bupati Afni Zulkifli Pimpin Langsung Pawai Taaruf MTQ Ke 44 Propinsi Riau di Kuansing
Bupati Siak Afni Zulkifli Pimpin Langsung Pawai Taaruf MTQ Ke 44 Propinsi Riau di Kuansing
Pemerintahan
JAKARTA - Stres turut memengaruhi daya tahan tubuh. Tak hanya mengganggu mental, stres juga bisa membuat seseorang rentan terserang penyakit.
Pada situasi serba tak pasti seperti saat ini, stres bukan lagi barang langka. Berbagai informasi mengenai Covid-19 ditambah tuntutan pekerjaan yang semakin tinggi membuat seseorang rentan terhadap stres. Padahal, stres bisa mengganggu kondisi fisik.
"Semakin stres seseorang, maka orang tersebut akan mudah jatuh sakit," ujar ahli alergi-imunilogi FKUI, dr Sukamto melalui pesan singkat pada CNNIndonesia.com, beberapa waktu lalu.
Baca Juga:
Sebuah meta analisis dilakukan terhadap 354 penelitian yang mencari hubungan antara stres dan kesehatan di Taiwan dalam kurung waktu 1980-2003. Hasilnya, peneliti menemukan hubungan antara stres dan berbagai aspek kesehatan fisik.
"Studi ini melihat hubungan stres psikologis dan sistem kekebalan manusia," kata Sukamto. Stressor akut seperti ujian dikaitkan dengan kemungkinan peningkatan regulasi beberapa parameter natural immunity atau kekebalan alami dan penurunan regulasi beberapa fungsi kekebalan spesifik.
Baca Juga:
Sukamto mengatakan bahwa tubuh memiliki sistem pertahanan berlapis. Lapisan pertama adalah kulit dan membran mukosa. Lapisan kedua merupakan sel darah putih dan sel pembunuh alami. Serta lapisan ketiga berupa antibodi dan antitoksin atau yang biasa disebut dengan sistem kekebalan tubuh.
"Nah, natural immunity [kekebalan alami] ini lah tentara lapis pertamanya. Sistem kekebalan ini merupakan sistem kekebalan pertama dan melengkapi manusia sejak saat dilahirkan," kata Sukamto. Kekebalan alami adalah mekanisme suatu organisme mempertahankan diri dari infeksi organisme beberapa saat setelah terpapar.
Sementara sistem kekebalan tubuh spesifik disebut sebagai sistem pertahanan terakhir tubuh. Sistem akan aktif jika mikroba patogen mampu menembus lapisan pertahanan luar. Sistem kekebalan tubuh spesifik, ujar Sukamto, memiliki kemampuan pertahanan yang kuat dalam menghadapi berbagai jenis mikroorganisme patogen tertentu.
Kemampuan sistem kekebalan untuk mengingat mikroba patogen tertentu yang pernah menyerang menjadi kesempatan baginya untuk meningkatkan kemampuannya. Kondisi seperti ini ditemukan dalam penyakit cacar yang tak akan menjangkiti tubuh untuk kedua kalinya. Hal ini disebabkan kemampuan sistem kekebalan yang kian meningkat mendeteksi dan melawan virus penyebab cacar.
Stressor psikologis yang berkepanjangan atau kronis dipercaya dapat menekan sistem kekebalan spesifik tersebut. Keadaan fisik seperti usia dan penyakit juga meningkatkan kerentanan terhadap perubahan kekebalan tubuh selama stres.
"Dengan demikian, stres psikologis baik yang akut maupun yang berkepanjangan akan menurunkan daya tahan tubuh terhadap organisme patogen," pungkas Sukamto.
(CNNIndonesia.com)
Bupati Siak Afni Zulkifli Pimpin Langsung Pawai Taaruf MTQ Ke 44 Propinsi Riau di Kuansing
Pemerintahan
Bandar dan Kurir Sabu di Siak Ditangkap, Senpi Rakitan Ikut Diamankan
Hukrim
Bhabinkamtibmas Polsek Kandis Kawal Produktivitas Ketahanan Pangan hingga Masa Panen
Lingkungan
kabarmelayu.com,KUANSING Stand Bazar Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menjadi salah satu pusat perhatian masyarakat pada hari pertama pem
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru secara resmi melepas 70 orang kafilah untuk mengikuti Musabaqah Tilawatil Qura
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Time respons atau waktu respons dari Tim Reaksi Cepat (TRC) 112 di Kota Pekanbaru terus dioptimalkan. Waktu resp
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Perbaikan ruas Jalan Simpang MinasSimpang PemdaSimpang Tualang Timur, Kabupaten Siak, Riau mulai dilaksanaka
Sosial
kabarmelayu.com,PEKANBARU Prestasi membanggakan ditorehkan siswa SMAN 8 Pekanbaru pada ajang Senior High School Olympiade tingkat nasional
Pendidikan
kabarmelayu.com,JAKARTA Jumlah korban tewas akibat gempa bumi kembar yang mengguncang Venezuela terus bertambah menjadi 920 orang dan seti
Peristiwa
Bhabinkamtibmas Polsek Kandis Optimalkan Pengelolaan Budidaya Jagung Bersama Kelompok Tani Jambai Makmur
Lingkungan