Bupati Afni Zulkifli Pimpin Langsung Pawai Taaruf MTQ Ke 44 Propinsi Riau di Kuansing
Bupati Siak Afni Zulkifli Pimpin Langsung Pawai Taaruf MTQ Ke 44 Propinsi Riau di Kuansing
Pemerintahan
JAKARTA - PT Bio Farma mengatakan bahwa vaksin COVID-19 Sinovac yang telah tiba di Indonesia akan mulai didistribusikan ke 34 provinsi pada hari Minggu (3/1/2021) ini.
"Betul. Jadi mulai hari ini vaksin akan kita didistribusikan ke 34 provinsi," kata Bambang Herianto, Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 PT Bio Farma dalam konferensi persnya secara virtual pada Minggu (3/1/2021).
Bambang juga mengatakan bahwa rantai dingin untuk menerima vaksin COVID-19 pun telah disiapkan.
Baca Juga:
"Vaksin ini sebetulnya bukan program yang pertama kali dilakukan di negara kita, banyak sekali program-program vaksinasi yang sudah berjalan selama ini, dan berjalan dengan baik dilakukan oleh Kementerian Kesehatan," kata Bambang.
Selain itu, distribusi vaksin COVID-19 juga melibatkan seluruh pihak dan bukan hanya Bio Farma sebagai distributor. Pemerintah provinsi, kabupaten/kota, dan puskesmas juga akan dilibatkan untuk menjaga agar perjalanan vaksin berjalan dengan baik.
Baca Juga:
"Semua rantai dingin di 2 sampai 8 derajat, insyaallah kita sudah siap, sehingga vaksin yang akan digunakan di masyarakat benar-benar terjamin mutu dan kualitasnya."
Persiapan Vaksinasi COVID-19 di Indonesia
Pada kesempatan yang sama, Siti Nadia Tarmizi, Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 Kementerian Kesehatan mengatakan bahwa program vaksinasi virus corona di Indonesia akan membutuhkan waktu hingga 15 bulan secara bertahap.
Siti mengatakan program vaksinasi COVID-19 ini akan dilakukan di 34 provinsi dan menargetkan total populasi 181,5 juta orang.
Siti sendiri optimistis bahwa target tersebut dapat tercapai. Ia mengatakan bahwa Indonesia juga telah bekerja sama dalam penyediaan vaksin AstraZeneca dan Novavax.
"Kemudian akan segera datang kembali dalam bentuk raw material untuk vaksin Sinovac. Insyaallah kita bisa memenuhi kebutuhan vaksin ini tersedia sesuai kebutuhan kita," ujarnya.
Terkait pelaksanaan, Siti juga mengatakan bahwa fasilitas kesehatan yang siap untuk vaksinasi juga cukup.
"Kita punya 13 ribu puskesmas dengan hampir 2.500 rumah sakit, serta didukung 49 kantor kesehatan pelabuhan, yang akan menjadi fasyankes yang akan memberikan pelayanan vaksinasi kepada seluruh sasaran."
Selain itu, Siti juga menyebut bahwa saat ini sudah ada 30 ribu vaksinator yang telah dipersiapkan untuk memberikan vaksin COVID-19 kepada seluruh sasaran.
"Jadi kami cukup yakin untuk bisa menyelesaikan vaksinasi ini dan didukung dengan SDM serta sarana dan prasarana yang saat ini sudah siap."
(Selengkapnya di liputan6.com)
Bupati Siak Afni Zulkifli Pimpin Langsung Pawai Taaruf MTQ Ke 44 Propinsi Riau di Kuansing
Pemerintahan
Bandar dan Kurir Sabu di Siak Ditangkap, Senpi Rakitan Ikut Diamankan
Hukrim
Bhabinkamtibmas Polsek Kandis Kawal Produktivitas Ketahanan Pangan hingga Masa Panen
Lingkungan
kabarmelayu.com,KUANSING Stand Bazar Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menjadi salah satu pusat perhatian masyarakat pada hari pertama pem
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru secara resmi melepas 70 orang kafilah untuk mengikuti Musabaqah Tilawatil Qura
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Time respons atau waktu respons dari Tim Reaksi Cepat (TRC) 112 di Kota Pekanbaru terus dioptimalkan. Waktu resp
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Perbaikan ruas Jalan Simpang MinasSimpang PemdaSimpang Tualang Timur, Kabupaten Siak, Riau mulai dilaksanaka
Sosial
kabarmelayu.com,PEKANBARU Prestasi membanggakan ditorehkan siswa SMAN 8 Pekanbaru pada ajang Senior High School Olympiade tingkat nasional
Pendidikan
kabarmelayu.com,JAKARTA Jumlah korban tewas akibat gempa bumi kembar yang mengguncang Venezuela terus bertambah menjadi 920 orang dan seti
Peristiwa
Bhabinkamtibmas Polsek Kandis Optimalkan Pengelolaan Budidaya Jagung Bersama Kelompok Tani Jambai Makmur
Lingkungan