Musrenbang RKPD Riau 2027, DPRD: Tahun Depan Kembali Normal
kabarmelayu.comPEKANBARU Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melaksanakan Musyawarah Rencana Pembangunan Nasinal Rencana Kerja Pemerintah D
Parlemen
PEKANBARU - Pemerintah Provinsi Riau, tetap mengingatkan kepada seluruh sekolah mulai dari SD, SMP, SMA/SMK sederajat, termasuk TK dan PAUD, tetap menerapkan protokol kesehatan saat pembelajaran sekolah tatap muka terbatas. Termasuk tidak membenarkan siswa untuk membawa makan bersama disekolah.
Juru bicara Satgas penanggulangan Covid-19, dr Indra Yopi, mengatakan, ia telah mendapatkan laporan dari beberapa orangtua siswa, ada sekolah yang memperbolehkan makan bersama sesama siswa. Sementara pembelajaran hanya 2 sampai 4 jam di sekolah, dan tidak ada jam waktu istirahat.
"Sekolah tatap muka terbatas sekarang sudah mulai berjalan, untuk seluruh kepala sekolah, termasuk madrasah di Riau, tetap mempertahankan Prokes, tetap memakai masker, menjaga jarak dan jumlah siswa yang masuk, dengan kedisiplinan yang baik," ujar dr Indra Yopi, Senin (11/10).
Baca Juga:
"Saya dapat laporan dari wali murid, walaupun sudah ada batasan jam sekolah ada juga yang melanggar dan melewati batas. Bahkan ada sekolah yang makan bersama di sekolah, jangan sampai ada klaster baru akibat tatap muka. Jangan abai dan senang dengan kondisi saat ini, tetap jaga Prokes," tambahnya.
Dijelaskan dokter ahli paru ini, saat ini pemerintah telah menerapkan program vaksinasi bagi pelajar usia 12 tahun keatas, atau pelajar SMP dan SMA/SMK. Namun untuk pelajar yang dibawah 12 tahun belum ada program vaksinasi. Untuk itu perlu menjaga Prokes di sekolah tatap muka di saat di ruang sekolah, walaupun anak-anak. Karena anak seusia TK dan PAUD bisa saja menularkan ke orangtua dan keluarga.
Baca Juga:
"Kalau anjuran IDI pembelajaran tatap muka semua pelajar sudah divaksin, vaksinasi dibawah 12 tahun kalau SMP SMA sudah vaksin. Tapi untuk SD, TK dan PAUD belum. Jadi Satgas dicsekolah harus berjalan dengan baik, kalau ada kasus nanti bisa ditutup. Bisa online lagi bisa rugi lagi. Intinya sekolah tatap muka, jangan bawa makanan ke tempat sekolah dengan makan hersama," tegas Indra Yopi.
Sementara itu, terkait dengan sarana dan prasarama olahraga di tempat umum, Indra Yopi mengatakan, sudah boleh dibuka dengan penerapa Prokes. Seperti di provinsi lain bahkan di Jakarta sarana olahraga seperti gim sudah dibuka, tapi dengan Prokes. Apalagi di daerah tersebut sudah mencapai vaksinasi 70 persen.
"Sarana olahraga boleh dibuka dengan Prokes yang ketat. Di Jakarta sarana olahraga gim saja sudah bisa dibuka dengan Prokes," ungkapnya. (MCR)
kabarmelayu.comPEKANBARU Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melaksanakan Musyawarah Rencana Pembangunan Nasinal Rencana Kerja Pemerintah D
Parlemen
Panglima TNI Hadiri Pelantikan Menteri dan Pejabat Pemerintah Kabinet Merah Putih
TNI/Polri
kabarmelayu.comPEKANBARU Majelis Ekonomi dan Ketenagakerjaan (MEK) Pimpinan Wilayah &039Aisyiyah (PW &039Aisyiyah) Riau sukses menyeleng
Parlemen
Kepsek SMAN Plus Riau Ingatkan Calon Peserta Didik Lulus SPMB Daftar Ulang Ulang 810 Mei 2026
Pendidikan
Tim Pelatnas Taekwondo Indonesia Sabet 4 Medali di British Taekwondo International Open 2026 Manchester, Inggris
Sport
kabarmelayu.comKAMPAR Bersempena musim haji q447 H tahun 2026 ini, Ketua DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Kampar, Fahmil, S
Muslim
kabarmelayu.comPEKANBARU PSPS Pekanbaru berhasil membuat Sumsel United bertekuk lutut 20 pada laga kandang di Stadion Kaharuddin Nasution,
Sport
kabarmelayu.comPEKANBARU Pemerintah Provinsi Riau menyeleksi sapi bantuan Presiden untuk Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah/2026 M. Adapun 1
Pemerintahan
kabarmelayu.comPEKANBARU Tindak kekerasan disertai pemerasan yang diduga melibatkandebt collector, terjadi di Pekanbaru, tepatnya di sebua
Hukrim
kabarmelayu.comPEKANBARU Sebanyak 150 Pekerja Migran Indonesia (PMI) bermasalah kembali dideportasi dari Malaysia. Mereka dipulangkan deng
Peristiwa