Minggu, 28 Juni 2026 WIB

Vaksinasi Covid-19 Gratis akan Dihentikan Awal Tahun 2024

Harijal - Senin, 18 Desember 2023 23:43 WIB
Vaksinasi Covid-19 Gratis akan Dihentikan Awal Tahun 2024
Warga mengikuti vaksinasi.(Foto: Andi/RE)

PEKANBARU - Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Pekanbaru, Zaini Rizaldy Saragih mengatakan, vaksinasi Covid-19 secara gratis akan dihentikan oleh pemerintah pertanggal 1 Januari 2024 mendatang.

Hal ini dikarenakan penularan virus Corona atau Covid-19 sudah melandai di Kota Pekanbaru.

Zaini mengatakan, hingga saat ini Diskes Pekanbaru masih melayani vaksinasi gratis bagi warga. Pemberian vaksinasi dapat diakses melalui fasilitas kesehatan pemerintah seperti Rumah Sakit Daerah (RSD) Madani.

Baca Juga:

"Vaksinasi Covid-19 sampai hari ini masih kita layani bagi masyarakat. Hingga 31 Desember 2023, vaksinasi masih diberikan secara gratis. Tetapi, mulai tahun depan sudah tidak lagi," ujarnya, Senin (18/12/2023).

Menurutnya, meskipun vaksinasi tidak lagi gratis, masyarakat tetap bisa mendapatkan layanan tersebut. Hanya saja, pembayaran akan dibebankan kepada masyarakat.

Baca Juga:

"Jadi dibebankan kepada masyarakat," jelasnya.

Sementara itu, menurutnya saat ini penularan Covid-19 di Kota Pekanbaru sudah sangat landai. Meskipun sebelumnya, sempat dinyatakan satu pasien terpapar Covid-19, namun kondisi pasien dalam keadaan baik dan sedang menjalani isolasi mandiri.

"Ada kemarin memang satu orang. Sudah kita lakukan pelayanan dan pasien ini sedang menjalani isolasi. Setelah itu, kita tidak ada penambahan kasus lagi," pungkasnya.(*)

SHARE:
beritaTerkait
24 Perusahaan Keroyok Perbaikan Ruas Jalan Minas-Perawang
Siswa SMAN 8 Pekanbaru Bawa Pulang Emas dan Perunggu Olimpiade Nasional POSI IPB
Korban Tewas Akibat Gempa Venezuela Sudah Hampir 1.000 Orang
Bhabinkamtibmas Polsek Kandis Optimalkan Pengelolaan Budidaya Jagung Bersama Kelompok Tani Jambai Makmur
Kemenhan Akui 5 Calon Manajer Kopdes dan KNMP Meninggal Saat Latsarmil
Siap Berlaga, Utusan Bengkalis pada MTQ ke-44 Riau di Kuansing Tuntas Registrasi Ulang
komentar
beritaTerbaru