Nekat Terjun dari Jembatan Siak I Pekanbaru, Remaja Ini Berhasil Diselamatkan Polairud
kabarmelayu.com,PEKANBARU Entah angin mana yg merasuki DN (18), hingga dia nekat terjun dari Jembatan Siak I ke sungai Siak, sungai yang
Peristiwa
Rilis hasil pemeriksaan yang digelar Senin (25/8/2025) di Aula Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir, sejumlah sampel makanan dan muntahan yang diperiksa secara mikroskopik oleh laboratorium daerah bersama Badan Karantina Kesehatan, hasilnya mengejutkan.
Beberapa sampel, seperti, sayuran, irisan timun, dan tumis toge, dinyatakan positif mengandung bakteri Escherichia coli (E. coli). Meskipun tidak ditemukan bahan kimia berbahaya seperti boraks, metanol, maupun formalin dalam mie, namun kondisi mie yang basi dan berlendir menjadi media subur pertumbuhan bakteri ini.
Baca Juga:
Bakteri E. coli dapat menghasilkan racun seperti Shiga toxin atau enterotoxin yang merusak dinding usus dan memicu gejala keracunan serius.
Dalam konferensi pers itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir, Rahmi, menyebut Ketua Satuan Penyedia Pangan Gizi (SPPG) tidak dapat hadir karena masih mengalami tekanan psikologis pasca-insiden.
Baca Juga:
Namun, keterangan sejumlah saksi yang hadir menyebutkan bahwa Ketua SPPG sebenarnya berada di lokasi acara.
Ketua Yayasan, Guntur, menyatakan bahwa pihaknya hanya menyediakan tempat dan tidak bertanggung jawab atas pengolahan maupun kualitas makanan yang disajikan.
Awak media yang mencoba meminta izin meninjau dapur tempat makanan diolah, justru terkesan dihalangi oleh Kadis Kesehatan Rahmi dengan alasan Ketua SPPG masih dalam kondisi "shock".
Kasus ini juga menimbulkan pertanyaan serius mengenai pengawasan mutu makanan dalam program gizi sekolah.
Saat ditanya bagaimana SOP sebelum makanan disajikan kepada murid, Kadis menyebut bahwa makanan harus dicicipi terlebih dahulu oleh guru.
Namun, pernyataan ini dibantah Kepala Sekolah SDN 032 yang mengaku tidak pernah menerima pemberitahuan dari Dinas Kesehatan terkait prosedur tersebut.
Ketua Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) Kabupaten Indragiri Hilir, Rosmely, menilai kasus ini tidak bisa dianggap sepele dan selesai hanya dengan permintaan maaf serta menanggung semua biaya pengobatan.
Menurutnya, kejadian ini menyangkut keselamatan anak-anak. Temuan bakteri E. coli bukanlah perkara kecil dan harus ditindaklanjuti secara transparan. Jangan sampai ada kesan bahwa fakta ditutupi demi melindungi pihak tertentu.
"Karena trauma yang timbul pada anak anak yang keracunan serta anak anak lain yang mendapat MBG tidak semerta merta selesai hanya dengan permintaan maaf dan menanggung semua biaya pengobatan," tegas Rosmely.
Publik mendesak pemerintah daerah bersikap terbuka dan menindak tegas pihak yang lalai dalam kasus ini. Ia juga meminta agar aparat penegak hukum ikut turun tangan menyelidiki dugaan kelalaian dan memastikan SOP keamanan pangan di sekolah dijalankan sesuai standar.
Sorotan tajam kini mengarah pada Diskes Inhil yang dinilai kurang responsif dan terkesan menutup akses informasi kepada media dengan tidak hadirnya pihak BPOMdanKetuaSPPG.(Rik)
kabarmelayu.com,PEKANBARU Entah angin mana yg merasuki DN (18), hingga dia nekat terjun dari Jembatan Siak I ke sungai Siak, sungai yang
Peristiwa
kabarmelayu.com,PEKANBARU Platform media sosial dihebohkan dengan informasi kemunculan harimau di wilayah Pasir Putih, Kabupaten Kampar. K
Peristiwa
kabarmelayu.com,KAMPAR Kwartir Ranting (Kwarran) Pramuka Kecamatan Siak Hulu terus melakukan persiapan selama beberapa hari menjelang kegi
Pendidikan
Presiden Prabowo Resmikan Jembatan Merah Putih Presisi, Kapolda Riau Laporkan 110 Jembatan untuk Rakyat
Pemerintahan
Sabu Diselipkan dalam Celana Jeans, Pria Asal Aceh Diciduk di Bandara
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemko Pekanbaru terus memperkuat upaya pencegahan HIV/AIDS melalui program KPA Goes to School. Program ini menya
Pendidikan
Bupati Afni Dorong Nilai Bab Al Qawa&rsquoid Dihidupkan, Tak Berhenti sebagai Artefak Museum
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau kembali menggagalkan upaya pengiriman narkotika jenis sabu menuju Jakart
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Provinsi Riau menegaskan bahwa purna tugas kedinasan bukan menjadi
Pemerintahan
kabarmelayu.com,KAMPAR Anggota DPR RI Daerah Pemilihan (Dapil) Riau II, Dr. Syahrul Aidi Maazat, mengunjungi Pondok Pesantren Syekh Burh
Sosial