Senin, 21 September 2026 WIB

Virus Corona Menyebar Sampai Singapura

Harijal - Jumat, 24 Januari 2020 13:20 WIB
Virus Corona Menyebar Sampai Singapura
(CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Petugas memantau suhu tubuh penumpang menggunakan alat pemindai suhu tubuh di Terminal Kedatangan Internasional Bandara Internasional Soekarno Hatta. Tangerang, Rabu, 22 Januari 2020.

JAKARTA - Singapura mengonfirmasi pada Kamis (23/1) mendapati kasus virus corona yang sejauh ini sudah menewaskan 17 orang di China. Kementerian Kesehatan Singapura menyebut satu orang, pria berusia 66 tahun dari Wuhan yang masuk ke Singapura pada 20 Januari 2020, terjangkit virus corona.

Wuhan, ibu kota provinsi Hubei, China dipercaya sebagai sumber utama penyebaran virus corona yang punya nama teknis 2019-nCoV. Singapura merupakan negara terkini yang menyatakan kasus wabah setelah China, Amerika Serikat, Taiwan, Thailand, Jepang, Korea Selatan, dan Makau.

Pria itu dijelaskan mengalami sakit tenggorokan namun tidak demam selama penerbangan ke Singapura. Sehari setelahnya pasien ini mengalami demam dan batuk. Kemudian

Baca Juga:

Selain pasien pria, Singapura juga menyatakan ada wanita 53 tahun asal Wuhan yang terdeteksi pemeriksaan awal positif virus corona. Wanita ini sekarang juga berada di area isolasi untuk mencegah penyebaran.

Singapura memperkirakan bakal ada lagi kasus virus corona mengingat negara ini banyak kedatangan penumpang internasional. Bandara Changi di Singapura menerima lalu lintas 430 penerbangan dari China setiap pekan.

Baca Juga:

Bandara Changi sebenarnya sudah melakukan pengawasan pada penerbangan dari Wulan sejak awal tahun, namun pada Rabu diperketat pada semua penerbangan dari China.

AFP mengabarkan Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong, yang saat ini berada di Davos untuk acara World Economic Forum, mengatakan, 'tidak perlu panik'. Menurut dia fasilitas rumah sakit dan respons Singapura telah menguat sejak kasus SARS pada 2002-2003 yang menewaskan 33 warganya.

"Saya pikir kami jauh lebih siap sekarang," katanya seperti diberitakan Straits Times.

Kasus virus corona sempat dicurigai terjadi di Indonesia saat karyawan Huawei diduga positif. Kendati demikian Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto mengatakan karyawan itu dipastikan tidak terjangkit, melainkan hanya mengalami radang tenggorokan.

(cnnindonesia.com)

SHARE:
beritaTerkait
Dukung Kesejahteraan Masyarakat, Babinsa Koramil 06 Siak Hulu Dampingi Pemberian Sembako Bagi Warga Kurang Mampu
Niat Tulus Andi Saing Bangun Desa Teluk Sono, Gayung Bersambut dengan Masyarakat Luas
Kesebelasan UPT SDN 024 Tarai Bangun Sabet Juara II Kejuaraan Sepakbola Pulau Bayur 2026 Antar SSB Se-Riau
MTQ Pebatuan Resmi Dibuka, 101 Kafilah Perebutkan Piala Bergilir
Kualitas Udara Pekanbaru Level Berbahaya!
TNI Gelar Pameran Alutsista Tiga Matra di Silang Monas
komentar
beritaTerbaru