Riau Mulai Masuk Peralihan ke Musim Hujan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Provinsi Riau saat ini sudah mulai memasuki fase peralihan dari musim kemarau menuju musim penghujan. Beberapa w
Lingkungan
JAKARTA - Universitas John Hopkins, Baltimore, Amerika Serikat mengembangkan portal pantauan terkini penyebaran virus corona. Dalam portal tersebut, masyarakat bisa melihat peta penyebaran virus corona secara real time.
Dilansir dari situs John Hopkins, portal tersebut dikembangkan oleh Departemen Teknik Sipil Universitas John Hopkins. Situs menampilkan statistik kematian dan kasus infeksi virus corona.
Masyarakat bisa mengakses situs tersebut di sini https://gisanddata.maps.arcgis.com/apps/opsdashboard/index.html#/bda7594740fd40299423467b48e9ecf6
Baca Juga:
Situs ini juga memungkinkan pengguna untuk mengunduh data dengan gratis.
Data tersebut dikumpulkan dari berbagai sumber, yakni WHO, US Centers for Disease Control and Prevention, National Health Commission of the People's Republic of China, dan Dingxiangyuan, situs jejaring sosial bagi tenaga medis yang menyediakan informasi kasus corona secara real time.
Baca Juga:
Profesor dari Departemen Teknik Sipil Universitas John Hopkins, Lauren Gardner mengatakan portal ini dibuat karena pihaknya menganggap pentingnya situasi mewabahnya virus orona bagi publik.
"Kami pikir penting bagi publik untuk memiliki pemahaman tentang situasi wabah karena terungkap dengan sumber data yang transparan. Untuk komunitas riset, data ini akan menjadi lebih berharga karena kami terus mengumpulkannya dari waktu ke waktu," kata Gardner.
Gardner mengatakan "data kasus tingkat lokal" dari Dingxiangyuan, laporan media, dan otoritas medis setempat dapat membuat langkah preventif terhadap virus yang lebih tepat waktu. Dibandingkan dengan laporan skala nasional yang membutuhkan waktu dari sisi pengumpulan data.
Data-data dari portal ini dapat diunduh di Google Sheet. Data berisi terkaitĀ kasus corona di lebih dari 30 lokasi di China,serta di berbagai negara seperti Jepang, Thailand, Korea Selatan, Vietnam, Singapura, Kolombia, Brasil, Australia, Meksiko, dan Amerika Serikat.
Sebelumnya China menyatakan jumlah korban meninggal akibat wabah virus corona bertambah hingga mencapai 80 orang, Senin (27/1). Kematian terbaru dilaporkan berada di Provinsi Hubei, yakni sebanyak 24 orang.
Sementara total kasus yang dikonfirmasi secara nasional naik tajam menjadi 2.744. Dikutip dari AFP, Komisi Kesehatan Nasional China menyebut jumlah orang yang terinfeksi virus mematikan itu naik menjadi 769, setengah dari mereka ada di Hubei, di mana 461 dari mereka dalam kondisi serius.
(cnnindonesia.com)
kabarmelayu.com,PEKANBARU Provinsi Riau saat ini sudah mulai memasuki fase peralihan dari musim kemarau menuju musim penghujan. Beberapa w
Lingkungan
Pemerintah Butuh 464.000 Guru, Pastikan Rekrutmen CPNS Digelar 2027
TNI/Polri
Gerak Cepat TNI Bantu Tangani Dampak Banjir Bandang di Kabupaten Solok Sumbar
TNI/Polri
Antisipasi Karhutla, Babinsa Koramil 032105/RM Bersama Warga Patroli Karhutla di Bangko Sempurna
TNI/Polri
Dari Pohon Mangrove Jadi Arang, Polda Riau Usut Pidana Perusakan Hutan di Rupat Utara
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Tim Satgas Udara Lanud Roesmin Nurjadin (RSN) kembali melakukan water bombing pemadaman karhutla di dua desa di
Lingkungan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Setelah hampir dua bulan udara Riau diselimuti jerebu kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Le
Muslim
kabarmelayu.com,KAMPAR UPT Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 4 Siak Hulu Kabupaten Kampar, membuat terobosan cemerlang untuk mewadahi
Pendidikan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat, kualitas udara di wilayah Pekanbaru sekitarnya pagi
Lingkungan
Dinas Sosial (Dinsos) Kota Pekanbaru, mengingatkan warga khususnya Keluarga Penerima Manfaat (KPM) bantuan sosia
Sosial