Polsek Kampar Kiri Ungkap Dugaan Peredaran Sabu di Gunung Sahilan, 0,55 Gram Diamankan
Polsek Kampar Kiri Ungkap Dugaan Peredaran Sabu di Gunung Sahilan, 0,55 Gram Diamankan
Hukrim
PEKANBARU, kabarmelayu.com - Bank Riau Kepri (BRK) Syariah menggelar kegiatan Muslim Kreatif 5 di Mall SKA Pekanbaru. Kegiatan ini menghadirkan berbagai perlombaan dan hiburan kepada para tamu undangan dan pengunjung Mall SKA Pekanbaru, Jumat (29/9).
Acara ini dilaksanakan selama 2 hari, 29-30 September 2017. Pelaksanaan acara ini dilakukan BRK Syariah bekerjasama dengan Sigma Entertainment.
58 tim nasyid dan 168 orang peserta lomba nasyid solo dan hijab hunt unjuk kebolehan dalam kegiatan tersebut.
Baca Juga:
Sebagai hiburan pada acara ini menampilkan sejumlah performance solois dan acapella nasyid diantaranya Anandito, sigma, dimensi, nuansa salsabila, dinamika, shobitussaufa, mauza, neofattah, adeeva, dilan, ilham lingga, elhijrah, latahzan, positif lyric project dan destinasi.
Dalam kegiatan Muslim Kreatif 5 tersebut disediakan pula fasilitas kepada para pengunjung yang ingin bertransaksi dan permainan yang akan menjelaskan kepada masyarakat berbagai produk syariah yang disediakan bank.
Baca Juga:
Ketua Panitia Muslim Kreatif 5 Bank Riau Kepri Syariah yang juga menjabat sebagai Pemimpin Divisi Syariah Bank Riau Kepri, Syahrul mengatakan gelaran acara ini diadakan dalam rangkaian memperingati tahun baru Islam 1439 Hijriah.
Rangkaian acara Muslim Kreatif 5 ini telah diadakan sejak 1 September 2017 lalu dengan agenda awal penyeleksian para peserta lomba melalui media sosial.
"Dari acara ini kami berharap kesenian nasyid dan fashion yang diperlombakan semakin berkembang di Kota Pekanbaru," tuturnya.
Direktur Kepatuhan dan Manajemen Resiko Bank Riau Kepri, Eka Afriadi mengatakan “acara ini diadakan dengan tujuan mengasah minat dan bakat remaja muslim terhadap seni yang bernuansa islami”.
Nantinya diharapkan ajang ini menjadi wadah bagi remaja menyalurkan bakat dan tempat mensyiarkan islam kepada para anak muda.
Selain itu Bank Riau Kepri berharap dari gelaran ini berbagai layanan yang ditawarkan terutama yang menggunakan prinsip syariah semakin dikenal luas masyarakat.
Plt Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah kota Pekanbaru, Alek Kurniawan mengatakan apresiasinya atas terlaksananya gelaran Muslim Kreatif 5 yang ditaja oleh BRK.
Ia mengatakan kegiatan yang dilakukan tersebut sejalan dengan visi misi pemerintah dalam mewujudkan masyarakat madani.
Dalam masyarakat madani nilai-nilai agama menjadi suatu hal penting, yang harus dimiliki.
"Acara ini sangat baik dalam rangka meningkatkan syiar agama islam ditengah masyarakat, yang akan membawa peningkatan ketakwaan dan keimanan ditengah masyarakat," pungkasnya. (hms/brk)
Polsek Kampar Kiri Ungkap Dugaan Peredaran Sabu di Gunung Sahilan, 0,55 Gram Diamankan
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Kepedulian terhadap kesehatan masyarakat di tengah kondisi kabut asap ditunjukkan Komunitas Sosial Alat Berat Pe
Sosial
Jaga selalu marwah Bumi Melayu Seri Gemilangkabarmelayu.com,INHIL Menjelang keikutsertaannya dalam ajang Duta Budaya Indonesia 2026, Mau
Budaya
kabarmelayu.com,PEKANBARU Hotspot atau titik panas di pulau Sumatera masih berada di angka ribuan. Sore ini. Kamis (8/10/2026) terpantau 2
Lingkungan
kabarmelayu.com,INHIL Persoalan kesejahteraan masyarakat di sekitar perkebunan kembali menjadi perhatian. Bukan hanya soal bantuan Corpora
Sosial
kabarmelayu.com,PEKANBARU Kabut asap yang menyelimuti armosfer Riau, akan menimbulkan gangguan pernapasan, terutama bagi kelompok rentan s
Kesehatan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru mengingatkan seluruh sekolah swasta di bawah kewenangan Dinas Pendidikan (Disd
Pendidikan
Kelompok 7 PBL Mahasiswa UHTP Gelar Pengabdian Masyarakat di RW 7 Kelurahan Simpang Baru
Pendidikan
kabarmelayu.com,INHIL Bupati inhil H.Herman, SE.MT hadiri Panen Padi Perdana Semaram kelompok Tani sekayan Subur di Desa Sekayan Dusun sem
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru menyerahkan bantuan untuk tujuh kepala keluarga (KK) yang kehilangan tempat ti
Pemerintahan