Polsek Kandis Ungkap Kasus Narkotika, Amankan Kurir dengan Barang Bukti 28,71 Gram Sabu
Polsek Kandis Ungkap Kasus Narkotika, Amankan Kurir dengan Barang Bukti 28,71 Gram Sabu
Hukrim
PERHELATAN pesta olahraga terbesar se-Asia, Asian Games 2018 menjadi perhatian dunia. Sebanyak 45 negara mengikuti ajang bergengsi ini.
Sampai Senin (27/8/2018), Indonesia berada di peringkat ke-IV klasemen sementara perolehan medali Asian Games 2018. Sebagai tuan rumah, prestasi Indonesia di Asian Games 2018 cukup luar biasa. Dalam sejumlah foto yang beredar di media sosial, para atlet tampak berfoto dengan pose menggigit medali yang diperoleh.
Bukan cuma iseng, ternyata ada makna di balik pose gigit medali tersebut. Tahukah Anda apa maksud dari para atlet yang menggigit medali tersebut? Simak ulasan yang dihimpun Solopos.com dari Washington Post, berikut:
Baca Juga:
Memotret atlet dengan pose menggigit medali menjadi obsesi para fotografer. Pose tersebut dilakukan oleh atlet atas dorongan fotografer.
"Pose itu menjadi obsesi di kalangan fotografer. Mereka melihat pose tersebut sangat ikonik dan menjual," kata President of the International Society of Olympic Historians, David Wallechinsky.
Baca Juga:
Pose atlet menggigit medali tersebut populer sejak 2016 lalu. Dua atlet asal Amerika Serikat menceritakan pengalamannya saat dipotret sambil menggigit medali.
"Kami tidak tahu mengapa mereka melakukannya. Namun, itu merupakan kebiasaan lama," kata Anthony Bijkerk, sekretaris jenderal International Society of Olympic Historians, seperti dikutip dari The Insider.
Pada Olimpiade 2016 di Rio de Janeiro, Brasil, mantan atlet renang Natalie Coughlin, dan pelari Dawn Harper Nelson, mengatakan dikerumuni segerombolan fotografer setelah mendapat medali. Para fotografer itu meminta mereka menggigit medali yang baru mereka dapatkan.
Dikutip dari Tribune, praktik menggigit medali diduga untuk memastikan keaslian emas. Emas murni yang dibuat menjadi medali relatif lunak dan akan meninggalkan bekas gigitan.
David W Lange dari Numismatic Guaranty Corporation mengatakan, medali yang ada saat ini bukanlah emas murni, melainkan terdiri dari enam gram emas, sisanya perak dan tembaga. Jadi, menggigit medali tidak lagi berfungsi untuk mengecek keaslian emas.
Meski demikian, menggigit medali sudah menjadi tradisi yang terus menerus dilakukan. Bahkan, bisa dibilang menggigit medali menjadi ritual wajib yang dilakukan para atlet di seluruh dunia.
(okezone.com)
Polsek Kandis Ungkap Kasus Narkotika, Amankan Kurir dengan Barang Bukti 28,71 Gram Sabu
Hukrim
kabarmelayu.comKUANSING Puluhan tahun menunggu kepastian, kesabaran Kelompok Tani Kelompok Tani SKB akhirnya memuncak Rabu (29/4/2026). Me
Sosial
kabarmelayu.comPEKANBARU Komisioner Komisi Informasi (KI) Provinsi Riau, H Zufra Irwan SE, MM, SpAp mengecam sikap Kadisdik Provinsi Riau,
Pemerintahan
kabarmelayu.comROHIL Warga binaan Lapas Kelas IIA Bagansiapiapi berinisial SN alias KN menjadi sorotan di kalangan masyarakat Rokan Hilir.
Hukrim
kabarmelayu.comPEKANBARU Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (Musr
Parlemen
kabarmelayu.comINHIL Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Herman, akan membangun pasar induk Jalan yos sudarso yang megah, seluruh pedagang
Pemerintahan
kabarmelayu.comPEKANBARU Dua atlet petinju Pekanbaru berhasil menyabet dua medali emas pada event Kejuaraan Tinju Amatir Terbuka Piala Da
Sport
RSUD Arifin Achmad Berhasil Tangani Kasus Menouria Langka, Pasien Kini Dapat Haid Normal
Kesehatan
kabarmelayu.comPEKANBARU Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melaksanakan Musyawarah Rencana Pembangunan Nasinal Rencana Kerja Pemerintah D
Parlemen
Panglima TNI Hadiri Pelantikan Menteri dan Pejabat Pemerintah Kabinet Merah Putih
TNI/Polri