19 Tahun PPWI, Bandar Lampung Jadi Panggung Dunia
kabarmelayu.com,LAMPUNG Ketika arus informasi bergerak lebih cepat daripada sebelumnya dan setiap orang dapat menjadi penyampai berita m
TNI/Polri
PERHELATAN pesta olahraga terbesar se-Asia, Asian Games 2018 menjadi perhatian dunia. Sebanyak 45 negara mengikuti ajang bergengsi ini.
Sampai Senin (27/8/2018), Indonesia berada di peringkat ke-IV klasemen sementara perolehan medali Asian Games 2018. Sebagai tuan rumah, prestasi Indonesia di Asian Games 2018 cukup luar biasa. Dalam sejumlah foto yang beredar di media sosial, para atlet tampak berfoto dengan pose menggigit medali yang diperoleh.
Bukan cuma iseng, ternyata ada makna di balik pose gigit medali tersebut. Tahukah Anda apa maksud dari para atlet yang menggigit medali tersebut? Simak ulasan yang dihimpun Solopos.com dari Washington Post, berikut:
Baca Juga:
Memotret atlet dengan pose menggigit medali menjadi obsesi para fotografer. Pose tersebut dilakukan oleh atlet atas dorongan fotografer.
"Pose itu menjadi obsesi di kalangan fotografer. Mereka melihat pose tersebut sangat ikonik dan menjual," kata President of the International Society of Olympic Historians, David Wallechinsky.
Baca Juga:
Pose atlet menggigit medali tersebut populer sejak 2016 lalu. Dua atlet asal Amerika Serikat menceritakan pengalamannya saat dipotret sambil menggigit medali.
"Kami tidak tahu mengapa mereka melakukannya. Namun, itu merupakan kebiasaan lama," kata Anthony Bijkerk, sekretaris jenderal International Society of Olympic Historians, seperti dikutip dari The Insider.
Pada Olimpiade 2016 di Rio de Janeiro, Brasil, mantan atlet renang Natalie Coughlin, dan pelari Dawn Harper Nelson, mengatakan dikerumuni segerombolan fotografer setelah mendapat medali. Para fotografer itu meminta mereka menggigit medali yang baru mereka dapatkan.
Dikutip dari Tribune, praktik menggigit medali diduga untuk memastikan keaslian emas. Emas murni yang dibuat menjadi medali relatif lunak dan akan meninggalkan bekas gigitan.
David W Lange dari Numismatic Guaranty Corporation mengatakan, medali yang ada saat ini bukanlah emas murni, melainkan terdiri dari enam gram emas, sisanya perak dan tembaga. Jadi, menggigit medali tidak lagi berfungsi untuk mengecek keaslian emas.
Meski demikian, menggigit medali sudah menjadi tradisi yang terus menerus dilakukan. Bahkan, bisa dibilang menggigit medali menjadi ritual wajib yang dilakukan para atlet di seluruh dunia.
(okezone.com)
kabarmelayu.com,LAMPUNG Ketika arus informasi bergerak lebih cepat daripada sebelumnya dan setiap orang dapat menjadi penyampai berita m
TNI/Polri
Menaker Ungkap Poin Penting UU Pelindungan Ketenagakerjaan yang Wajib Diketahui Pekerja
TNI/Polri
kabarmelayu.com,PEKANBARU Kualitas udara di Kota Pekanbaru kembali memburuk. Konsentrasi partikulat halus PM2.5 mencapai 251,4 g/mda
Pemerintahan
Panglima TNI Hadiri Penyerahan Hasil Penertiban Kawasan Hutan Tahap Kedelapan
TNI/Polri
Kepala BNNK Pekanbaru Bekali 2.900 Mahasiswa Baru Unilak tentang Bahaya Narkoba
Sosial
kabarmelayu.com,INHIL Bupati Indragiri Hilir (Inhil) H. Herman, SE, MT menghadiri pengukuhan Dewan Pengurus Korpri Kabupaten Inhil untuk m
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Dua pesawat gagal mendarat akibat rendahnya Jarak pandang rendah di Bandara Sultan Syarif Kasim II (SSK II) Peka
Peristiwa
Sambut HUT ke27 Siak, BRK Syariah Gelar Safari Haji, Realisasi Porsi Haji Capai 614
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Jumlah titik panas (hotspot) di Pulau Sumatera kembali melonjak, Rabu (7/10/2026). Dari angka 2500an, pagi ini
Lingkungan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) Cabang Pekanbaru menggandeng Universitas Riau (UNRI) menggelar Seminar
Ekbis