Jumat, 01 Mei 2026 WIB

Demi Bertemu Istri, Pria Ini Rela Tempuh 7.000 Kilometer Naik Sepeda

Harijal - Minggu, 23 September 2018 06:45 WIB
Demi Bertemu Istri, Pria Ini Rela Tempuh 7.000 Kilometer Naik Sepeda
(Foto: Dailymail)
Suami rela naik sepeda tempuh ribuan km demi bertemu istri

BANYAK orang yang mengatakan kalau cinta itu buta. Cinta bisa membuat seseorang rela melakukan apa saja. Begitu juga dengan pria yang rela mengayuh sepeda demi bertemu dengan cinta sejatinya. Sejauh 7.000 kilometer pun ia tempuh dengan menggunakan sepeda demi bertemu dengan sang istri. Kisah pria asal India dan wanita asal Swedia yang memiliki ketulusan cinta yang hebat paptut diacungi jempol.

Dilansir dari TheGuardian, Pradyumna Kumar Mahanandia atau yang lebih dikenal PK merupakan seorang seniman jalan asal New Delhi, India. Sudah bagian dari pekerjaan PK untuk menggambar potret turis yang datang. Sampai suatu hari ia bertemu dengan pelancong muda Swedia pada bulan Desember 1975. Saat itu, Lotta meminta PK untuk menggambar potret dirinya.

Ada sebuah tradisi di India, ketika anak lahir ke dunia, mereka akan diramal oleh peramal tentang masa depannya. Begitu juga PK yang diramalkan akan menikahi seorang wanita asing dengan kulit putih. Ia pun langsung mengetahui kalau Lotta adalah jodoh yang sudah diramalkan olehnya.

Baca Juga:

“Ini sudah berjalan seperti benang panjang dalam hidupku. Ia mengatakan bahwa saya akan menikahi seorang wanita dengan kulit putih yang musical,” kata Pradyumna Kumar, Minggu (23/9/2018).

Beberapa hari setelah mereka bertemu, pasangan itu melakukan perjalanan ke kampung halaman PK di Orissa, India Timur untuk bertemu keluarga besarnya dan menikah. Meskipun ibunya telah meninggal, ayah PK memberi mereka restu. Namun, kebahagiaan mereka hanya berlangsung beberapa minggu karena Lotta harus kembali ke Swedia untuk melanjutkan studinya.

Baca Juga:

Rindu dengan sang istri, PK pun merencanakan perjalanan yang terdengar mustahil. Mengapa begitu? Karena PK ingin menyusul Lotta menggunakan sepeda. Tak hanya modal nekat, ia pun membawa paspor, sepasang celana panjang, sleeping bag dan jaket. Dan ia juga membawa 80 USD atau sekira dengan Rp. 1 juta yang dijahit ke pakaiannya. Perjalannya pun melalui Pakistan, Afghanistan, Iran, Turki sampai ke benua Eropa.

Diperjalanan, ia membantu para turis yang sedang kesulitan. Sebagai seorang seniman, ia bisa memanfaatkan keahlian itu untuk mempermudah proses saat melewati perbatasan dan menambah uang untuk makan dan bepergian mengingat uang yang ia bawa saat itu tidak banyak.

PK membutuhkan waktu 5 bulan untuk akhirnya sampai di tempat sang istri tercinta. Kekhawatiran Lotta pun terbayar ketika meliat suaminya sampai dengan selamat. Dipertemukannya kembali mereka adalah momen paling emosional karena mereka sama sama menangis. “Ketika saya melihat Lotta, kami tidak bicara apa-apa dan menangis bersama karena bahagia,” ujar PK.

Saat ini, pernikahan mereka memasuki tahun ke-40 . Mereka juga sudah dikaruniai 2 anak yang melengkapi keluarga mereka. Rahasia pernikahan mereka yang langgeng dan bahagia yaitu saling terbuka satu sama lain dan saling menghargai perbedaan yang ada. Kisah romantis pasangan ini pun telah diketahui banyak orang. Mereka pun menuliskan kisah mereka ke dalam sebuah buku.


(okezone.com)

SHARE:
beritaTerkait
Polsek Kandis Ungkap Kasus Narkotika, Amankan Kurir dengan Barang Bukti 28,71 Gram Sabu
Kelompok Tani SKB Pangean Merasa Dibohongi PT. RAPP, Tuntut Penyelesaian Lahan
Komisioner KI Kecam Kadisdik Riau, Abaikan Sengketa Informasi, Minta Diberi Sanksi Keras
Prosedur Pemindahan Warga Binaan, Kalapas Bagansiapiapi Kedepankan Asas Pembinaan
Musrenbang RKPD 2027 Pemprov Riau, Hendry Munief Beri Catatan Penting
Bupati Inhil Bangun Pasar Induk Yos Sudarso yang Megah, Pedagang Pasar Subuh Pindah ke Lokasi Baru
komentar
beritaTerbaru