19 Tahun PPWI, Bandar Lampung Jadi Panggung Dunia
kabarmelayu.com,LAMPUNG Ketika arus informasi bergerak lebih cepat daripada sebelumnya dan setiap orang dapat menjadi penyampai berita m
TNI/Polri
JAKARTA - Menahan godaan aroma makanan cepat saji dan beragam kue bukan perkara mudah. Wewangian itu seolah terus mengajak kita untuk mencicipinya dan menelannya sampai habis. Jika sudah begitu, bertambahlah kalori dan lemak dalam tubuh.
Namun, Anda tak perlu khawatir. Sebab, diam-diam aroma nikmat sajian makanan itu juga punya kemampuan untuk menekan nafsu makan.
Sebuah penelitian teranyar menunjukkan bahwa menghirup aroma makanan berlemak dan berkalori tinggi selama dua menit sudah cukup untuk menjauhkan seseorang dari keinginan untuk melahapnya. Mengutip Science Alert, para peneliti mengatakan, hal itu bisa dijadikan metode anyar diet.
Baca Juga:
Pada awalnya, mencium aroma makanan tinggi lemak dan kalori memang bakal membangkitkan nafsu makan. Namun, coba tahan hidung Anda untuk terus meresapi aroma yang dihadirkan dalam waktu yang cukup lama, minimal selama dua menit. Tak ayal, keinginan untuk mencicipinya pun hilang seketika.
Aroma, dalam penelitian yang dipublikasikan pada Journal of Marketing Research itu, mampu merangsang saraf dalam otak yang berperan dalam menimbulkan rasa kenyang. Aroma itu seolah-olah membuat kita merasa telah mencicipi makanan yang kita hirup sebelumnya, tanpa harus menelan lemak dan kalori ke dalam tubuh.
Baca Juga:
"Aroma makanan bisa menjadi alat ampuh untuk melawan keinginan makan," ujar salah satu peneliti studi, Dipayan Biswas, dari University of South Florida.
Rangsangan sensorik halus seperti aroma, kata Biswas, lebih efektif dalam memengaruhi pilihan makanan pada anak-anak dan orang dewasa daripada mengatur dan membatasi jumlah serta jenis makanan.
Peneliti melakukan eksperimen di sejumlah kantin sekolah di Amerika Serikat. Peneliti diam-diam menyebarkan aroma apel, stroberi, piza, dan kue-kue kering. Hasilnya, pembelian makanan atau camilan yang ada di kantin menurun sebanyak 21,43 persen.
Tak hanya itu, peneliti juga menemukan bahwa seseorang yang memiliki kepekaan terhadap aroma lebih mungkin berhasil dalam menekan nafsu makan dengan metode ini.
Jika metode ini diterapkan pada supermarket, misalnya, masyarakat bisa jadi akan diarahkan menuju rak buah-buahan setelah dua menit menghirup aroma kue panggang yang manis. Hal ini, dinilai peneliti, jauh lebih efektif daripada menyebarkan pamflet berisi manfaat makanan sehat.
(cnnindonesia.com)
kabarmelayu.com,LAMPUNG Ketika arus informasi bergerak lebih cepat daripada sebelumnya dan setiap orang dapat menjadi penyampai berita m
TNI/Polri
Menaker Ungkap Poin Penting UU Pelindungan Ketenagakerjaan yang Wajib Diketahui Pekerja
TNI/Polri
kabarmelayu.com,PEKANBARU Kualitas udara di Kota Pekanbaru kembali memburuk. Konsentrasi partikulat halus PM2.5 mencapai 251,4 g/mda
Pemerintahan
Panglima TNI Hadiri Penyerahan Hasil Penertiban Kawasan Hutan Tahap Kedelapan
TNI/Polri
Kepala BNNK Pekanbaru Bekali 2.900 Mahasiswa Baru Unilak tentang Bahaya Narkoba
Sosial
kabarmelayu.com,INHIL Bupati Indragiri Hilir (Inhil) H. Herman, SE, MT menghadiri pengukuhan Dewan Pengurus Korpri Kabupaten Inhil untuk m
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Dua pesawat gagal mendarat akibat rendahnya Jarak pandang rendah di Bandara Sultan Syarif Kasim II (SSK II) Peka
Peristiwa
Sambut HUT ke27 Siak, BRK Syariah Gelar Safari Haji, Realisasi Porsi Haji Capai 614
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Jumlah titik panas (hotspot) di Pulau Sumatera kembali melonjak, Rabu (7/10/2026). Dari angka 2500an, pagi ini
Lingkungan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) Cabang Pekanbaru menggandeng Universitas Riau (UNRI) menggelar Seminar
Ekbis