Tak Rela Dagangannya Diamankan Satpol PP Rohil, Jumida Pilih Bagikan 3 Ton Semangka ke Warga
Teriakan Jumida (43), pedagang buah di Kota Bagansiapiapi Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), sontak menarik perhatian wa
Peristiwa
PEKANBARU - Ditjen Pembangunan Desa dan Perdesaan Kemendes RI, Sugito menyampaikan ketahanan pangan itu penting untuk membentuk masyarakat Indonesia yang berkualitas, mandiri dan sejahtera.
"Hal tersebut tercantum dalam PP Nomor 68 Tahun 2012 terkait pentingnya ketahanan pangan," katanya saat menjadi narasumber dalam webinar pangan desa untuk kesatuan bangsa secara virtual, Kamis (19/8/2021).
Ia menyebutkan bahwa saat ini dampak lock down dan resesi ekonomi menyebabkan hilangnya berbagai pendapatan bagi pekerja sehingga penurunan pendapatan suatu negara dan terjadi bencana kelaparan.
Baca Juga:
"Hal ini tentunya bisa mengancam dari kondisi keamanan suatu bangsa," sebutnya.
Walaupun sebelum Pandemi COVID-19 ada beberapa hal yang juga menyebabkan kekhawatiran terhadap ketahanan pangan seperti adanya konflik, atau karena iklim atau hama menghasilkan krisis pangan, musim yang tidak bisa diprediksi juga salah satu terjadi kekhawatiran ketahanan pangan.
"Tentunya perlu kekhawatiran ketahanan pangan ini menjadi perhatian kita bersama," ujarnya.
Baca Juga:
Ditjen Sugito melanjutkan, untuk itu perlunya melakukan pembangunan desa sebagai upaya meningkatkan kualitas hidup manusia, meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa dan sebagai upaya penanggulangan kemiskinan dengan pembangunan nasional berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) di tingkat desa.
Dapat diketahui, seperti yang tercantum pada Undang-undang Nomor 12 Tahun 2012, ketahanan pangan adalah kondisi terpenuhinya pangan bagi negara sampai dengan perseorangan yang tercermin dari pangan yang cukup baik jumlah dan mutunya.
Serta pangan yang aman, beragam, bergizi, merata, dan terjangkau serta tidak bertentangan dengan agama, keyakinan, budaya masyarakat untuk dapat hidup sehat, aktif, dan produktif secara berkelanjutan.
Ia mengatakan, ketahanan pangan nasional itu mencakup ketahanan sosial seperti keterjangkauan pangan dan peningkatan SDM yang bermutu, stabilitas ekonomi seperti tercapainya peningkatan ketahanan pangan baik tingkat nasional dan regional, dan stabilitas politik dan keamanan untuk ketahanan nasional.
"Diharapkan melalui pembangunan desa ketersediaan pangan yang cukup, bermutu, bergizi dapat tersebar merata di seluruh wilayah dan terjangkau oleh daya beli masyarakat," tutupnya.
Teriakan Jumida (43), pedagang buah di Kota Bagansiapiapi Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), sontak menarik perhatian wa
Peristiwa
Diskusi Para Pakar Integrasi Sains, Politik, dan Etika dalam Pembangunan Kawasan dan Tata Kelola BatasBatas Ekologis di Indonesia
Article
kabarmelayu.com,PEKANBARU Kabupaten Bengkalis berjuang ekstra keras melawan gurita peredaran narkotika. Peta kerawanan terbaru yang dirili
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Kecelakaan hebat kembali terjadi di lintasan Tol PekanbaruDumai (Permai), Selasa (7/7/2026) pagi. Dua penumpang
Peristiwa
Personel Satuan Patroli Jalan Raya (Sat PJR) Ditlantas Polda Riau bersama Tim Lalu Lintas PT Hutama
Peristiwa
kabarmelayu.com,INHIL Bupati Indragiri Hilir (Inhil), H. Herman, SE., MT, yang diwakili oleh Drs. H. Tantawi Jauhari MM, CGRE menghadir
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Perombakan komposisi pemain maupun jajaran pelatih menjadi strategi yang dilakukan agar tim mampu tampil lebih
Sport
kabarmelayu.com,PEKANBARU Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Pekanbaru menerima laporan terjadinya kecelakaan kapal berupa tenggel
Peristiwa
kabarmelayu.com,PEKANBARU Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan menyempatkan diri menjenguk Supriadi, Sekretaris PKC PMII Riau yang menjadi ko
Hukrim
kabarmelayu.com,SIAK Memasuki hari kedua kegiatan panen jagung, Polsek Kandis, Polres Siak kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung
TNI/Polri