Jumat, 16 Oktober 2026 WIB

Begini Kisah Manggala Agni Daops Pekanbaru Berjibaku Padamkan Karhutla

Harijal - Jumat, 08 Oktober 2021 09:29 WIB
Begini Kisah Manggala Agni Daops Pekanbaru Berjibaku Padamkan Karhutla
Petugas Manggala Agni Manggala Agni Daops Sumatera IV/Pekanbaru berjibaku memadamkan kebaran lahan (foto Manggala Agni / HO MC Riau)

PEKANBARU - Manggala Agni Daops Sumatera IV/Pekanbaru melakukan pemadaman di 3 titik kebakaran lahan selama 2 hari, sejak Rabu (6/10/21) hingga Kamis (7/10/21).

Laporan karhutla pertama terjadi di Jalan Pramuka, berdekatan dengan Danau Buatan, Kelurahan Sungai Ambang, Rumbai Pesisir Pekanbaru, Rabu siang. Kebakaran menghanguskan lahan semak belukar dan tegakan akasia dengan luasan diperkirakan mencapai 2 Hektar.

Kepala Manggala Agni Daops Sumatera IV/ Pekanbaru, Chaerul Parsaulian Ginting mengatakan, pemadaman di Rumbai dilakukan bersama Manggala Agni dengan BPBD Kota Pekanbaru. Dibantu juga jajaran Polsek Rumbai Pesisir, pemerintah setempat serta didukung  oleh helikoper water Bombing. Kebakaran dapat dikendalikan dan tuntas dilakukan pemadaman sekitar pukul 17.00 WIB.

Baca Juga:

"Lokasi kedua berada di Desa Bencah Kelubi Tapung, Kabupaten Kampar. Kebakaran pertama kali dilaporkan oleh patroli udara BPBD Riau. Tim Manggala Agni kemudian diterjunkan untuk melakukan pemadaman darat dibantu oleh RPK PT. Arara Abadi serta 3 unit Helikopter Water Bombing," katanya.

Kondisi angin yang berubah-ubah dan sumber air yang sedikit menjadi kendala tim di lapangan. Kebakaran diperkirakan mencapai 15 Hektar dengan kondisi tanah bergambut. Hingga Kamis sore ini, tim masih berupaya untuk melakukan pemadaman.

Baca Juga:

Lokasi ketiga pemadaman berada di Jalan Riau Ujung, Desa Karya Indah Tapung, Kabupaten Kampar. Kebakaran pertama kali dilaporkan oleh patroli udara BPBD Riau Kamis siang. Tim Manggala Agni segera meluncur ke lokasi untuk melakukan pemadaman darat.

"Pemadaman dibantu oleh Masyarakat Peduli Api, Bhabinkamtibmas serta Babinsa Desa Karya Indah. Luasan terbakar diperkirakan mencapai 5 Hektar dengan vegetasi semak belukar dan kondisi tanah gambut tipis. Sekitar pukul 18.30 api dapat dikendalikan dan lokasi terbakar dinyatakan padam total," ujarnya.

Dalam beberapa belakangan Provinsi Riau mengalami kondisi panas yang dapat menjadi pemicu kebakaran. Untuk itu dihimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak melakukan tindakan yang dapat menyebabkan karhutla. (MC)

SHARE:
beritaTerkait
Aniaya Ayah Kandung hingga Tewas, Seorang Pria di Teluk Meranti Diringkus Polisi
Babinsa 0321-05/ RM Dampingi Petani Perawatan Jagung Di Bangko Sempurna
Kapolda Riau Irjen Arman Achdiat Pimpin Sertijab Dirlantas dan Kapolresta Pekanbaru
Operasi Gabungan di Kampung Narkoba Pekanbaru, Enam Pria Terjaring
Bupati Afni Masuk 15 Kepala Daerah Penerima Penghargaan BAZNAS RI 2026
Sekitar 2.000 Peserta dari 42 Paguyuban Meriahkan Arak-arakan Keberagaman HKN di Riau
komentar
beritaTerbaru