Sempat Membaik, Udara Pekanbaru Kembali di Level Berbahaya Sore Ini
kabarmelayu.com,PEKANBARU Setelah berada di level berbahaya pada Jumat (16/10/2026) dan sempat membaik ke level sedang, sore ini Sabtu (17
Lingkungan
PEKANBARU - Manggala Agni Daops Sumatera IV/Pekanbaru melakukan pemadaman di 3 titik kebakaran lahan selama 2 hari, sejak Rabu (6/10/21) hingga Kamis (7/10/21).
Laporan karhutla pertama terjadi di Jalan Pramuka, berdekatan dengan Danau Buatan, Kelurahan Sungai Ambang, Rumbai Pesisir Pekanbaru, Rabu siang. Kebakaran menghanguskan lahan semak belukar dan tegakan akasia dengan luasan diperkirakan mencapai 2 Hektar.
Kepala Manggala Agni Daops Sumatera IV/ Pekanbaru, Chaerul Parsaulian Ginting mengatakan, pemadaman di Rumbai dilakukan bersama Manggala Agni dengan BPBD Kota Pekanbaru. Dibantu juga jajaran Polsek Rumbai Pesisir, pemerintah setempat serta didukung oleh helikoper water Bombing. Kebakaran dapat dikendalikan dan tuntas dilakukan pemadaman sekitar pukul 17.00 WIB.
Baca Juga:
"Lokasi kedua berada di Desa Bencah Kelubi Tapung, Kabupaten Kampar. Kebakaran pertama kali dilaporkan oleh patroli udara BPBD Riau. Tim Manggala Agni kemudian diterjunkan untuk melakukan pemadaman darat dibantu oleh RPK PT. Arara Abadi serta 3 unit Helikopter Water Bombing," katanya.
Kondisi angin yang berubah-ubah dan sumber air yang sedikit menjadi kendala tim di lapangan. Kebakaran diperkirakan mencapai 15 Hektar dengan kondisi tanah bergambut. Hingga Kamis sore ini, tim masih berupaya untuk melakukan pemadaman.
Baca Juga:
Lokasi ketiga pemadaman berada di Jalan Riau Ujung, Desa Karya Indah Tapung, Kabupaten Kampar. Kebakaran pertama kali dilaporkan oleh patroli udara BPBD Riau Kamis siang. Tim Manggala Agni segera meluncur ke lokasi untuk melakukan pemadaman darat.

"Pemadaman dibantu oleh Masyarakat Peduli Api, Bhabinkamtibmas serta Babinsa Desa Karya Indah. Luasan terbakar diperkirakan mencapai 5 Hektar dengan vegetasi semak belukar dan kondisi tanah gambut tipis. Sekitar pukul 18.30 api dapat dikendalikan dan lokasi terbakar dinyatakan padam total," ujarnya.
Dalam beberapa belakangan Provinsi Riau mengalami kondisi panas yang dapat menjadi pemicu kebakaran. Untuk itu dihimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak melakukan tindakan yang dapat menyebabkan karhutla. (MC)
kabarmelayu.com,PEKANBARU Setelah berada di level berbahaya pada Jumat (16/10/2026) dan sempat membaik ke level sedang, sore ini Sabtu (17
Lingkungan
Kementerian Perindustrian (Kemenperin) RI menggelar kegiatan bimbingan teknis (Bimtek) Penumbuhan dan Pengembang
Parlemen
kabarmelayu.com,JAKARTA Presiden AS Donald Trump melontarkan lelucon mengenai popularitas nama &039Mohammad&039 di dunia Muslim. Leluc
Peristiwa
kabarmelayu.com,INHIL Bupati Indragiri Hilir (Inhil), H. Herman, SE., MT., menghadiri pengukuhan Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebang
Pemerintahan
kabarmelayu.com,JAKARTA Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi PKS, Dr. Syahrul Aidi Maazat, menilai penanganan kebakaran hutan dan lahan (ka
TNI/Polri
kabarmelayu.com,PEKANBARU Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Pekanbaru, Hj Sulastri Agung, S. Sos, MH, melalui Wakil Ketu
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polresta Pekanbaru bersama Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Pol
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Sebanyak 11 Pohon tumbang ketika hujan deras disertai petir dan angin kencang melanda Kota Pekanbaru Kamis (15/1
Peristiwa
AKP Noki Pimpin Tim Gabungan Gempur Kawasan Rawan Narkoba di Pekanbaru
Hukrim
kabarmelayu.com,DUMAI Memastikan tanaman pangan tumbuh dengan baik menjadi salah satu langkah untuk mendukung ketahanan pangan nasional.
Sosial