Selasa, 07 Juli 2026 WIB

TPA Muara Fajar 2 Hampir Penuh, Begini Upaya Pemkot Pekanbaru

Harijal - Senin, 15 November 2021 11:15 WIB
TPA Muara Fajar 2 Hampir Penuh, Begini Upaya Pemkot Pekanbaru
TPA Muara Fajar 2 Pekanbaru

PEKANBARU - Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Pekanbaru, saat ini lagi mengerjakan pola sanitary landfill. Hal ini dilakukan untuk mengatasi kapasitas TPA Muara Fajar 2 saat ini sudah hampir penuh. 

Menurut Pelaksana tugas Kepala DLHK Kota Pekanbaru Hendra Afriadi, bahwa penerapan pola itu masih berlanjut. Ia menjelaskan, DLHK saat ini sedang melakukan penimbunan di area TPA Muara Fajar 2.

"Sanitary landfill tetap lanjut. Sekarang penimbunan dengan  tanah dan penutupan dinding tumpukan sampah di TPA 2 itu, serta penutupan lereng-lereng," kata Hendra, Ahad (14/11/2021).

Baca Juga:

Lebih lanjut ia mengungkapkan, setelah dinding zona satu dan zona dua di TPA Muara Fajar 2 itu tertutup semua, DLHK lakukan penimbunan dengan tanah timbunan gembur sesuai dengan aturannya. Dengan ketinggian 1,5 sampah, kemudian dilakukan penimbunan dengan tanah.

"Kapasitas TPA itu memang sudah selesai tahun depan tahun 2022. Satu tahun lagi sudah penuh. Makanya kita upayakan dengan pola sanitary renfil ini lahan TPA 2 ini masih bisa dimanfaatkan," ungkapnya.

Baca Juga:

Ia juga menyebut, jika tidak ada halangan tahun ini DLHK juga mulai proses pembebasan lahan. DLHK juga sudah mengajukan usulan untuk TPA 2 lanjutan atau perluasan. Nantinya perluasan itu menggunakan APBN di tahun 2023.

"Yang dilakukan sekarang itu adalah merekonstruksi lahan TPA 2, dari pola open dumping ke pola sanitary landfill. Memang harus bertahap, pembagian zona dulu. Zona 1, zona 2, dan zona 3 atau zona buang. Itu sudah kita bentuk, tinggal pemindahan operasional. Akhir tahun ini selesai. Dengan pola ini bisa menambah kapasitas untuk satu tahun lagi," ucapnya. 

Hendra juga mengharapkan dukungan masyarakat Kota Pekanbaru agar pola penanganan sampah di TPA bisa berjalan dengan baik dan sesuai harapan.

"Harapan kita seperti itu sehingga penanganan sampah di hilir bisa tertata dengan baik dan bisa mengeliminir penumpukan seperti pola Sanitary Landfill," tukasnya.

Ia menyebut konsep Sanitary Landfill di Indonesia yang saat ini terbaik penanganannya, ada di Balikpapan atau tepatnya di TPA Mandar. "Saat ini kita mengacu seperti halnya TPA Mandar," tandasnya. (MCR)

SHARE:
beritaTerkait
Optimis Tampil Lebih Baik di Porwanas Lampung, PWI Riau Bentuk Tim Persiapan
Tarung Derajat Pekanbaru Rebut 4 Medali Emas dan 5 Perak Kejurda Pelajar 2026
Tak Rela Dagangannya Diamankan Satpol PP Rohil, Jumida Pilih Bagikan 3 Ton Semangka ke Warga
Diskusi Para Pakar: Integrasi Sains, Politik, dan Etika dalam Pembangunan Kawasan dan Tata Kelola Batas-Batas Ekologis di Indonesia
Polres Bengkalis Petakan Zona Merah Narkoba, Kecamatan Mandau dan Pinggir Paling Rawan
Bus Hantam Ekor Truk di Tol Permai, 2 Tewas,Belasan Terluka
komentar
beritaTerbaru