Selasa, 29 September 2026 WIB

Ekspansi Sawit Ancam Kehidupan Masyarakat Adat Papua

Redaksi - Jumat, 07 Juni 2024 15:45 WIB
Ekspansi Sawit Ancam Kehidupan Masyarakat Adat Papua
Ilustrasi.(Foto: kabarpapua.co)


"Yang digugat ini perusahaan baru. Empat kecamatan di Boven Digoel yang terancam perkebunan sawit: Fofi, Mandobo, Jair, Kali Kia berada di satu hamparan luas. Di situ ada delapan perusahaan."

Terkait alih fungsi hutan adat menjadi kebun sawit, Staf Khusus (Stafsus) Presiden Bidang Inovasi, Pendidikan dan Daerah Terluar, Billy Mambrasar, sudah menyerahkan rekomendasi kebijakan kepada Presiden Joko Widodo. Rekomendasi itu telah diserahkan kepada Presiden di Istana Merdeka, Rabu (5/5/2024).

Baca Juga:

"Presiden mendengarkan aspirasi dari masyarakat adat suku Awyu di Papua Selatan dengan harapan agar hutan adat tidak beralih fungsi menjadi kebun kelapa sawit," katanya.

Menurut Billy, dalam memo rekomendasi kebijakan tersebut, ada tiga poin yang diajukan kepada Presiden. Pertama, meminta agar Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) meninjau ulang Analisis Dampak Lingkungan (Amdal) dan perizinan yang ada.

Baca Juga:

Kedua, memberikan pengarahan kepada Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas dan Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenkomarves) agar menyusun kerangka pembangunan Tanah Papua secara menyeluruh, dengan memasukkan komponen perlindungan hutan sebagai sumber hidup dan juga perlindungan hak-hak masyarakat adat.

Ketiga, mendorong konsep pembangunan ekonomi Papua berdasarkan aspirasi masyarakat adat di Tanah Papua, termasuk di dalamnya menggerakkan alternatif ekonomi yang bersumber dari industri yang tidak merusak lingkungan.


ekspansi-sawit-ancam-kehidupan-masyarakat-adat" target="_blank">Sumber

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Buruh PT. APSL Mogok Kerja, Gaji Tidak Dibayar Tepat Waktu
Ninja Sawit di Lubuk Bendahara Mengganas, TBS Mengkal Pun Habis Dilibas
Septian Nugraha: Beasiswa SDM Sawit Jadi Bekal Generasi Muda Bangun Bengkalis
Produksi CPO Riau Tembus 9,4 Juta Ton per Tahun
KSO Kebun Sitaan Dipersoalkan, Aktivis Desak Kejaksaan Periksa Direksi Agrinas
PT. Oscar Investama Diakui Tak Memiliki Kebun Inti, Izin Dipertanyakan
komentar
beritaTerbaru