Selasa, 11 Agustus 2026 WIB

Ekspansi Sawit Ancam Kehidupan Masyarakat Adat Papua

Redaksi - Jumat, 07 Juni 2024 15:45 WIB
Ekspansi Sawit Ancam Kehidupan Masyarakat Adat Papua
Ilustrasi.(Foto: kabarpapua.co)


"Yang digugat ini perusahaan baru. Empat kecamatan di Boven Digoel yang terancam perkebunan sawit: Fofi, Mandobo, Jair, Kali Kia berada di satu hamparan luas. Di situ ada delapan perusahaan."

Terkait alih fungsi hutan adat menjadi kebun sawit, Staf Khusus (Stafsus) Presiden Bidang Inovasi, Pendidikan dan Daerah Terluar, Billy Mambrasar, sudah menyerahkan rekomendasi kebijakan kepada Presiden Joko Widodo. Rekomendasi itu telah diserahkan kepada Presiden di Istana Merdeka, Rabu (5/5/2024).

Baca Juga:

"Presiden mendengarkan aspirasi dari masyarakat adat suku Awyu di Papua Selatan dengan harapan agar hutan adat tidak beralih fungsi menjadi kebun kelapa sawit," katanya.

Menurut Billy, dalam memo rekomendasi kebijakan tersebut, ada tiga poin yang diajukan kepada Presiden. Pertama, meminta agar Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) meninjau ulang Analisis Dampak Lingkungan (Amdal) dan perizinan yang ada.

Baca Juga:

Kedua, memberikan pengarahan kepada Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas dan Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenkomarves) agar menyusun kerangka pembangunan Tanah Papua secara menyeluruh, dengan memasukkan komponen perlindungan hutan sebagai sumber hidup dan juga perlindungan hak-hak masyarakat adat.

Ketiga, mendorong konsep pembangunan ekonomi Papua berdasarkan aspirasi masyarakat adat di Tanah Papua, termasuk di dalamnya menggerakkan alternatif ekonomi yang bersumber dari industri yang tidak merusak lingkungan.


ekspansi-sawit-ancam-kehidupan-masyarakat-adat" target="_blank">Sumber

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Hilirisasi Sawit Harus Dibarengi Penguatan Ekosistem Hulu hingga Hilir
Akibat Puntung Rokok, 5 Hektare Kebun Sawit di Inhu Terbakar
Pria Ditangkap Usai Bakar Lahan di Kerumutan untuk Kebun Sawit
Kelompok Tani Kesepakatan Bersama Tegaskan Penugasan Pengelolaan Lahan Eks Ationg Legal, Bantah Narasi Penolakan
Sengketa Lahan Sawit Koperasi JMB Simpang Kanan Mengonfrontasi Argumen Hukum di PN Rokan Hilir
Semarak Hari Jadi Ke-514 Bengkalis: LAMR Gelar Sepekan Kenduri Adat Penuh Warna dan Budaya
komentar
beritaTerbaru