Jumat, 05 Juni 2026 WIB

Ternyata Gajah PLG Riau Ikut Padamkan Api

Harijal - Kamis, 19 November 2015 19:53 WIB
Ternyata Gajah PLG Riau Ikut Padamkan Api
Foto; Ist

Kabar Melayu (Minas) - Gajah di Pusat Pelatihan Gajah (PLG) Minas, Kabupaten Siak, Riau, ternyata turut berperan dalam melakukan pemadaman kebakaran Hutan dan Lahan yang terjadi di beberapa lokasi di Provinsi Riau. Gajah ini telah melakukan pemadaman sejak tahun 2004 lalu.

Kepala Bidang Wilayah II Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA), Supartono, kepada wartawan di PLG Minas, Kamis (19/11) menuturkan, gajah-gajah ini telah dilatih sejak tahun 2004 lalu. Gajah yang dikendalikan oleh seorang pawang ini khususnya dimanfaatkan untuk mengangkut peralatan pemadaman.

"Dalam melakukan pemadaman, gajah ini ternyata sangat efektif. Bahkan untuk menggulung dan menggelar selang, gajah ini lebih cepat dibanding dengan mengandalkan tenaga manusia," kata Supartono.

Baca Juga:

Masing-masing gajah, sebutnya, dalam melakukan pemadaman, biasanya dinaiki oleh dua orang, yakni seorang pawang dan seorang anggota Manggala Agni, petugas BKSDA yang khusus melakukan pemadaman.

Selain untuk pemadaman, gajah-gajah ini juga difungsikan untuk melakukan pengamanan hutan. DI PLG sendiri, pihaknya rutin melakukan patroli dengan menunggangi gajah.

Baca Juga:

"Bahkan dalam waktu dekat kita juga akan bekerjasama dengan PHP Minas-Tahura, yakni dalam hal pengamanan kawasan konservasi tersebut, di mana kawasan ini juga rentan dengan perambahan ilegal," terang Supartono.

Di PLG Minas sendiri saat ini ada sekitar 17 ekor gajah. Gajah-gajah ini dahulunya merupakan gajah liar yang dilatih.

Saat ini, pihak PLG dan BKSDA sedikit kesulitan dalam hal pendanaan, baik itu pakan maupun suplemen dan vitamin. Setiap hari, anggaran pakan gajah hanya Rp35 ribu rupiah. Ini jelas tidak mencukupi untuk makan gajah-gajah, di mana dalam stau hari saja, satu ekor gajah rata-rata membutuhkan 250 hingga 300 kilo pakan.(ndi)

SHARE:
beritaTerkait
Sepakat! Kecamatan Pulau Burung Tuntaskan Tapal Batas Desa, Jadi Percontohan di Inhil
Wako Agung Nugroho Launching Logo HUT Pekanbaru Ke-242, Ini Maknanya
Terbitkan SP3 Dugaan Pemerasan dan Penggelapan, Kapolri hingga Jajaran Polda Lampung Dipraperadilankan di PN Jaksel
Jeritan Transmigran Air Balui, Menuntut Keadilan di Tengah Sengkarut Agraria
Pelaku Teror Pocong di Kulim Diamankan Polisi Tak Benar, Ternyata ODGJ
Setelah Tuntaskan Rukun dan Wajib Haji, Jemaah Asal Desa Pulau Payung Kampar Wafat di Tanah Suci
komentar
beritaTerbaru