Kapolres Pelalawan Bersama Wakil Bupati Padamkan Karhutla di Teluk Binjai
Kapolres Pelalawan Bersama Wakil Bupati Padamkan Karhutla di Teluk Binjai
Lingkungan
Deputi Klimatologi BMKG, Dr. Ardhasena Sopaheluwakan, menjelaskan, berbeda dengan daerah lain seperti Sumatera Selatan, Jambi, atau Kalimantan, pengaruh El Nino terhadap peningkatan titik panas di wilayah Riau terbilang kecil.
"Berita baiknya, kalau kita lihat, pengaruh El Nino khususnya pada musim kemarau kedua di Riau ini tidak begitu signifikan. Namun yang harus diwaspadai, jumlah hotspot justru pernah tinggi saat musim kemarau kategori normal seperti tahun ini," kata Ardhasena di Gedung Daerah Provinsi Riau, Senin (28/4/2025).
Baca Juga:
BMKG memprediksi sebagian besar wilayah Riau akan memasuki musim kemarau lebih cepat, mulai akhir Mei hingga awal Juni, dan puncaknya akan terjadi pada Juni hingga Juli. Akibat kemarau yang lebih panjang sekitar 20 hingga 30 hari dibanding biasanya, ancaman karhutla tetap besar, meski tidak dipicu oleh anomali El Nino.
Menurut Ardhasena, karakteristik kemarau normal di Riau justru bisa memunculkan titik panas cukup banyak meski durasi hari tanpa hujan belum terlalu ekstrem.
Baca Juga:
"Titik panas di Riau bisa muncul ketika curah hujan anomali atau neraca air belum negatif. Ini berbeda dari daerah lain yang lebih dipengaruhi El Nino," jelasnya.
Pemetaan risiko iklim BMKG menunjukkan bahwa mulai Mei, beberapa wilayah Riau sudah memasuki kategori risiko sedang hingga tinggi terhadap kemunculan hotspot, dengan puncak sebaran risiko terjadi pada Juni dan Juli.
"Dengan kondisi seperti ini, upaya pencegahan karhutla tetap harus diperkuat. Jangan lengah hanya karena El Nino tidak signifikan," tegas Ardhasena.
BMKG mengimbau semua pihak, termasuk pemerintah daerah, perusahaan, dan masyarakat, untuk memperketat pengawasan, meningkatkan kesiapsiagaan, serta memperkuat patroli di kawasan rawan.
Monitoring hotspot BMKG dari Stasiun Meteorologi Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru update pukul 16.00 WIB hari ini, tercatat 14 titik panas terpantau oleh satelit SNNP. Empat titik di antaranya kategori kuning yang berada di level sedang dan 10 lagi kategori hijau atau level rendah yang tersebar di 6 kabupaten dan 1 kota.
Sementara, untuk Sumatera terdapat 108 titik panas. Terbanyak yakni Jambi dengan 38 hotspot.
Kapolres Pelalawan Bersama Wakil Bupati Padamkan Karhutla di Teluk Binjai
Lingkungan
HUT RI, Ditlantas Polda Riau Bagikan Sembako, Helm SNI dan Konvoi Bersama OJOL
TNI/Polri
kabarmelayu.com,PEKANBARU Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru memprakirakan sejumlah wilayah di Provinsi Riau b
Lingkungan
kabarmelayu.com,BENGKALIS Kabupaten Bengkalis dipercaya mewakili Provinsi Riau untuk mengikuti penilaian Parasamya Karya Kencana Tingkat N
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Pekanbaru meningkatkan pengawasan di pinggiran kota. Hal ini g
Lingkungan
kabarmelayu.com,INHIL Bupati Indragiri Hilir (Inhil) H. Herman, SE, MT didampingi OPD terkait meninjau langsung latihan upacara bendera un
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Manggala Agni Wilayah Sumatera masih melakukan pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di enam lokasi yan
Lingkungan
kabarmelayu.com,BENGKALIS Tim Elang Malaka Satres Narkoba Polres Bengkalis berhasil menggagalkan peredaran narkoba dalam jumlah besar. Pe
Hukrim
kabarmelayu.com,DUMAI Puluhan siswa SDN 013 dan SDN 015 Buluh Kasap, Kota Dumai, Riau, diduga mengalami keracunan setelah menyantap makanan
Peristiwa
kabarmelayu.com,PEKANBARU Entah angin mana yg merasuki DN (18), hingga dia nekat terjun dari Jembatan Siak I ke sungai Siak, sungai yang
Peristiwa