Rabu, 30 September 2026 WIB

Penurunan Kualitas Udara Pekanbaru Bukan Dipicu Kebakaran Hutan

Redaksi - Rabu, 12 Agustus 2026 14:16 WIB
Penurunan Kualitas Udara Pekanbaru Bukan Dipicu Kebakaran Hutan
Konsentrasi PM2,5 hari ini di Kota Pekanbaru.(Foto: BMKG)
kabarmelayu.com,PEKANBARU - Kualitas udara di Kota Pekanbaru sempat berada pada kategori tidak sehat pada Rabu (12/8/2026) pagi. Namun, kondisi tersebut tidak serta-merta dapat dikaitkan dengan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Forecaster On Duty BMKG Pekanbaru, Elisa Kedang, menjelaskan terdapat sejumlah faktor yang menyebabkan kualitas udara menurun pada pagi hari, mulai dari akumulasi polutan hingga kondisi atmosfer yang kurang mendukung penyebaran polutan.

"Ya, data tersebut berdasarkan pengamatan alat di BMKG. Pada pagi tadi kondisi kualitas udara di kategori tidak sehat. Namun, ini tidak bisa disimpulkan karena kebakaran atau disebabkan oleh kebakaran," ujar Elisa, Rabu (12/8/2026).

Baca Juga:

Menurutnya, kualitas udara yang menurun terjadi akibat akumulasi polutan di udara, transportasi polusi dari wilayah lain, serta kondisi atmosfer yang membuat polutan sulit terdispersi.

"Kondisi ini terjadi karena akumulasi polutan, transportasi polusi dari wilayah lain serta kondisi atmosfer yang kurang mendukung penyebaran polutan seperti angin yang lemah (calm) dan kelembaban tinggi," jelasnya.

Baca Juga:

Kondisi tersebut cukup terlihat pada Rabu pagi. Kabut atau kondisi udara berkabut tampak menyelimuti sebagian wilayah Kota Pekanbaru sejak menjelang subuh hingga sekitar pukul 06.15 WIB.

Berdasarkan data pemantauan BMKG yang diakses pada pukul 05.00 WIB, konsentrasi partikulat halus atau PM2.5 di Pekanbaru mencapai 75,9 mikrogram per meter kubik (µg/m³) dan berada pada kategori tidak sehat.

Konsentrasi tersebut kemudian menunjukkan tren penurunan. Pada pukul 07.00 WIB, PM2.5 tercatat 57 µg/m³, meski masih berada dalam kategori tidak sehat.

Perbaikan kualitas udara semakin terlihat menjelang siang. Data BMKG pada pukul 11.00 WIB menunjukkan konsentrasi PM2.5 turun menjadi 39,8 µg/m³ dan kualitas udara kembali berada pada kategori sedang.

Elisa menegaskan kondisi tersebut bersifat dinamis dan dapat berubah mengikuti kondisi atmosfer maupun sumber emisi di wilayah Pekanbaru dan sekitarnya.

"Untuk data ter-update dari kami, kondisi kualitas udara di Pekanbaru saat ini dalam kategori sedang," katanya.

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Antara 21-27 September, Jikalahari Temukan Hotspot di Dalam Areal Korporasi
Plt Gubernur Klaim Sukses Restorasi 451 Ribu Hektare Gambut Riau
2000 Hotspot di Sumatera Pagi Ini, Kualitas Udara Pekanbaru Masih Biru
LPPH Riau Hadir, Soroti Kasus Karhutla dan SPPD Fiktif
Antisipasi Karhutla, Babinsa Koramil 0321-05/RM Bersama Warga Patroli Karhutla di Bangko Sempurna
Water Bombing Satgas Udara Gempur Karhutla Dua Desa di Inhu
komentar
beritaTerbaru