Harimau Sumatera Ukuran Besar Muncul di Jalur WIP Zamrud Siak
kabarmelayu.comPEKANBARU Harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae) berukuran besar dilaporkan terlihat di jalur aksesWater Injection Pla
Peristiwa
Peristiwa mencekam itu terjadi sekitar pukul 09.00 WIB di wilayah yang termasuk dalam zona tradisional Taman Nasional Bukit Tiga Puluh (TNBT).
Kepala Bidang Teknis Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau, Ujang Holisudin, Rabu (22/10/2025) menjelaskan, saat itu sedang memanen damar untuk menambal perahunya.
Baca Juga:
Sebelum diserang, sebenarnya Butet sudah mendengar suara raungan harimau dari kejauhan. Namun ia mengabaikannya karena sudah terbiasa mendengar suara satwa liar di kawasan hutan tersebut.
Tak lama kemudian, dua ekor harimau muncul seekor induk dan anaknya. Induk harimau menyerang pergelangan kaki kiri korban, sementara anaknya menggigit lutut kanan.
Baca Juga:
"Dari pengamatan tim BBKSDA, kemungkinan besar induk harimau sedang mengajarkan anaknya berburu," jelas Ujang Holisudin.
Dalam kondisi terluka, korban sempat melawan dengan memukul wajah anak harimau hingga terpental. Melihat hal itu, induknya melepaskan cengkeramannya dan pergi meninggalkan lokasi bersama anaknya.
Butet yang berlumuran darah selanjutnya berjalan kaki menuju permukiman warga. Sekitar pukul 12.30 WIB, ia ditemukan dan segera dibawa ke Desa Rantau Langsat, lalu dirawat di Puskesmas Siberida sebelum dirujuk ke RSUD Indrasari Rengat pada pukul 15.30 WIB untuk perawatan intensif.
Setelah menerima laporan kejadian tersebut, Tim BBKSDA Riau bersama Balai Taman Nasional Bukit Tiga Puluh langsung turun ke lapangan untuk memantau lokasi kejadian serta menemui korban dan keluarganya.
Tm BBKSDA kepada warga sekitar juga mengimbau agar meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di sekitar kawasan hutan.
"Kami mengingatkan masyarakat agar tidak beraktivitas sendirian di dalam atau sekitar hutan, segera melapor kepada aparat desa atau petugas jika menemukan tanda-tanda keberadaan satwa liar," pesan Ujang.
BBKSDA Riau bersama pemerintah desa dan pihak TNBT terus melakukan pemantauan intensif untuk memastikan keamanan warga sekaligus menjaga kelestarian harimau sumatera agar tetap hidup harmonis di habitat alaminya.
Ditegaskan Ujang, harimau sumatera merupakan satwa endemik yang berstatus critically endangered (sangat terancam punah) menurut daftar merah IUCN. Konflik antara manusia dan harimau di Riauvkerap terjadi di wilayah yang berbatasan langsung dengan kawasan konservasi akibat semakin sempitnya ruang jelajah satwa tersebut.
kabarmelayu.comPEKANBARU Harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae) berukuran besar dilaporkan terlihat di jalur aksesWater Injection Pla
Peristiwa
kabarmelayu.comPEKANBARU Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Riau, Irjen Pol Herry Heryawan, menegaskan bahwa masa depan lingkungan, kualit
Lingkungan
UPT Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Bangkinang Kota, pagi ini menggelar kegiatan peringatan Isra Mi&039ra
Pendidikan
kabarmelayu.comPEKANBARU Setelah dipanggil paksa oleh pengadilan negeri (PN) Pekanbaru sebagai saksi terkait kasus narkotika yang menjerat
Hukrim
kabarmelayu.comJAKARTA Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, menegaskan keinginannya mencaplok Greenland dari Denmark, langkah yang
Peristiwa
kabarmelayu.comBENGKALIS Menindaklanjuti pengaduan masyarakat, Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Dagperin) Kabupaten Bengkalis bersama
Pemerintahan
kabarmelayu.comINHIL Bupati Indragiri Hilir (Inhil) H. Herman bersama Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Inhil Hj. Katerina Susanti menghad
Pemerintahan
kabarmelayu.comPEKANBARU Wakil Presiden RI ke10 dan ke12, Muhammad Jusuf Kalla, meresmikan Kebun Raya Universitas Pahlawan Tuanku Tambus
Pemerintahan
kabarmelayu.comPEKANBARU Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan, memimpin langsung upacara serah terima jabatan (sertijab) sejumlah Pejabat
Hukrim
kabarmelayu.coman struktur jalan sebelum benarbenar digunakan oleh kendaraan dalam jumlah besar. Setelah diaspal, kita lakukan running in
Pemerintahan