Cara Cek dan Cetak Kartu Keluarga Tanpa Datang ke Kantor Dukcapil
Cara Cek dan Cetak Kartu Keluarga Tanpa Datang ke Kantor Dukcapil
Pemerintahan
Tim dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Pekanbaru yang menerima laporan, dipimpin Komandan Peleton (Danton) Robi Setiawan bergerak dari Pos 13 Cempaka menggunakan Mobil Penyelamatan Khusus (MPK) 21.
Tim yang tiba si lokasi sekitar pukul 23.25 WIB, di tengah kegelapan malam, petugas Damkar bedsamatim dari BbKSDA Riau dan TNI mendapati 12 ekor gajah liar melintas di kawasan perkebunan warga yang berada di sepanjang Jalan Pekanbaru-Minas.
Baca Juga:
Kawanan tersebut bergerak perlahan mengikuti jalur yang telah lama menjadi lintasan alami mereka. Tim pun berkoordinasi untuk memastikan keselamatan warga sekaligus menjaga agar kawanan gajah tidak mengalami gangguan selama proses penghalauan.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Pekanbaru, Zarman Candra mengatakan, kemunculan kawanan gajah di wilayah tersebut bukanlah fenomena baru. Daerah itu memang lintasan para gajah.
Baca Juga:
"Perlintasan gajah di kawasan tersebut memang cukup sering terjadi karena merupakan jalur migrasi atau lintasan alami kawanan gajah. Oleh karena itu, penanganan dilakukan dengan mengedepankan keselamatan masyarakat sekaligus menjaga kelestarian satwa yang dilindungi," ujarnya, Ahad (31/5/2026).
Operasi seperti ini membutuhkan kesabaran dan kehati-hatian. Berbeda dengan evakuasi satwa kecil yang dapat segera diamankan, kawanan gajah harus diarahkan secara perlahan agar tidak merasa terancam dan tidak menimbulkan kepanikan yang berpotensi membahayakan manusia maupun satwa itu sendiri.
Setelah beberapa waktu, kawanan gajah berhasil diarahkan menjauh dari area perkebunan dan kembali menuju habitatnya. Tidak ada korban kerusakan yang ditimbulkan, baik terhadap lahan perkebunan warga maupun fasilitas lainnya.
Operasi penyelamatan pun berakhir dengan aman dan seluruh personel kembali ke pos pada pukul 00.55 WIB.
Peristiwa itu kembali mengingatkan bahwa wilayah penyangga hutan di sekitar Pekanbaru masih menjadi ruang hidup bagi berbagai satwa liar, termasuk gajah Sumatra yang keberadaannya semakin terancam akibat berkurangnya habitat alami.
Di satu sisi, warga membutuhkan rasa aman untuk beraktivitas dan mengelola lahan mereka. Namun, di sisi lain satwa liar juga membutuhkan ruang untuk bertahan hidup.
Karena itu, sinergi antara masyarakat, pemerintah, aparat keamanan, dan lembaga konservasi menjadi kunci untuk menjaga keseimbangan antara kebutuhan manusia dan kelestarian alam.
Malam itu, tidak ada kerusakan, tidak ada korban, dan tidak ada konflik yang terjadi. Hanya kawanan gajah yang melanjutkan perjalanan pulang ke habitatnya, meninggalkan jejak di tanah perkebunan serta sebuah pelajaran bahwa hidup berdampingan dengan alam membutuhkan kesadaran dan kerja sama semua pihak.
Cara Cek dan Cetak Kartu Keluarga Tanpa Datang ke Kantor Dukcapil
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Perumdam Tirta Siak Pekanbaru terus mengajak masyarakat untuk memanfaatkan layanan air perpipaan yang disediakan
Pemerintahan
kabarmelayu.com,SAUDI Pelaksanaan ibadah haji 2026 mendapat apresiasi dari Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI, Dr. Sya
Parlemen
Menaker Ajak Generasi Muda Amalkan NilaiNilai Pancasila dalam Kehidupan Seharihari
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Sebanyak 11 daerah di Riau, sudah menetapkan status siaga darurat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Penetapa
Lingkungan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Penindakan terhadap truk Over Dimension Over Load (ODOL) di Kota Pekanbaru bakal berlanjut ke ruas jalan lainnya
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Seekor beruang madu (helarctos malayanus) muncul di sekitar permukiman warga Kelurahan Kerumutan, Kecamatan Keru
Lingkungan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Riau bersama BUMD PT
Sosial
kabarmelayu.com,PEKANBARU Belasan ekor gajah dewasa berukuran besar, memasuki kawasan perkebunan warga di Muara Fajar, Kecamatan Rumbai Pe
Lingkungan
kabarmelayu.com,INHIL Dugaan pencurian buah kelapa sawit di areal perkebunan milik PT. Agrinas Palma Nusantara (APN) mitra Kerjasama Ope
Hukrim