Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Keluhkan Jalan Poros Dusun 4 Portal Kecamatan XIII Koto Kampar yang Rusak Parah
Tak Kunjung Diperbaiki, Warga KeluhkanbJalan Poros Dusun 4 Portal Kecamatan XIII Koto Kampar yang Rusak Parah
Peristiwa
Luka lecet di kedua tangan dan kaki disebabkan kencangnya ikatan tali saat proses penangkapan, menyebabkan infeksi yang cukup parah di tubuh reptil sepanjang 5,7 meter dengan berat 585 kilogram itu.
"Tangan dan kakinya lecet-lecet. Tapi yang parah bagian kanan kakinya. Lukanya itu menyebabkan inpeksi," kata Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Inhil, Junaidi, Rabu (19/11/25).
Baca Juga:
Untuk perawatan, petugas Damkar dan Penyelamatan Inhil menaburkan obat berupa serbuk anti biotik ke bagian luka-luka buaya. Pemberian obat serbuk anti biotik ini diberikan tak lama usai dievakuasi petugas ke tempat penangkaran sementara di kawasan Dinas Damkar dan Penyelamatan Inhil di Jalan SKB Kota Tembilahan pada Ahad (2/11/25) lalu.
Selain menamburkan obat serbuk antibiotik, petugas juga memberikan infus khusus termasuk mencampurkan obat antibiotik ke badan buaya.
Baca Juga:
Untuk pengobatan, Dinas Damkar dan Penyelamatan Inhil sudah berkonsultasi dengan dokter hewan dari Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau.
"Hari kedua setelah dievakuasi mulai kita berikan obat. Hari ini sudah mulai bergerak di kandang. Kalau kemarin nampak lemah, mungkin karena luka di tangan dan kaki itu," jelas Junaidi.
Pasca dievakuasi tiga pekan lalu dari Desa Sungai Undan Kecamatan Reteh, buaya yang diperkirakan terbesar yang pernah ditangkap di Riau itu, hingga kini belum juga mau makan.
"Sudah, sudah petugas sudah memasukan ayam hidup ke kandang. Tapi tetap dimakannya," ungkap Junaidi.
Saat ditanyakan kapan buaya jumbo tersebut akan di lepas ke habitatnya ke Sungai Bela Kecamatan Kuala Indragiri Inhil. Junaidi belum bisa memastikan. "Sampai saat ini belum lagi," ujar Junaidi.
Tak Kunjung Diperbaiki, Warga KeluhkanbJalan Poros Dusun 4 Portal Kecamatan XIII Koto Kampar yang Rusak Parah
Peristiwa
Berjibaku Melawan Karhutla di Kerumutan, Tim Gabungan Bangun Embung, Penyekatan dan Water Bombing
Lingkungan
kabarmelayu.com,ROHIL Jajaran Pendiri, Pengurus, dan Pengawas Sah Koperasi Produsen Juang Makmur Bersama (JMB) melakukan klarifikasi dan
Peristiwa
Siak Zero Firespot, Bupati Afni Kerahkan Forkopimda hingga PKK Cegah Karhutla
Pemerintahan
KKN Kelompok 17 Universitas Abdurrab Serahkan Reflector Jalan untuk Tingkatkan Keselamatan di Desa Senama Nenek
Article
kabarmelayu.com,INHIL Wakil Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Yuliantini, S. Sos, M.Si menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Kepala BPBD Riau M Edy Afrizal melaporkan langsung kondisi bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Provi
Lingkungan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Persoalan sosial dan tantangan keluarga menjadi perhatian dalam silaturahmi Ketua Presidium Badan Musyawarah Isl
Sosial
kabarmelayu.com,KAMPAR Kabut asap yang menyelimuti beberapa bagian wilayah Provinsi Riau, termasuk Pekanbaru dan kecamatan Siak Hulu, Kabu
Pendidikan
kabarmelayu.com,KAMPAR Siswasiswi UPT Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 4 Siak Hulu Kabupaten Kampar tak putusputusnya mencetak pres
Pendidikan