Jumat, 07 Agustus 2026 WIB

Rentang Januari-Juli 2026, DPKP Pekanbaru Evakuasi 72 Ekor Ular di Permukiman Warga

Redaksi - Jumat, 07 Agustus 2026 15:22 WIB
Rentang Januari-Juli 2026, DPKP Pekanbaru Evakuasi 72 Ekor Ular di Permukiman Warga
Tim DPKP Pekanbaru melakukan evakuasi ular di permukiman warga.(Foto: Ist)
kabarmelayu.com,PEKANBARU - Tim Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Pekanbaru mencatat tingginya permintaan layanan penyelamatan satwa liar selama pertengahan tahun ini.

Hingga saat ini, petugas telah melakukan 72 kali evakuasi ular yang masuk ke rumah maupun lingkungan permukiman warga.

Kepala DPKP Kota Pekanbaru, Zarman Candra, mengatakan ular yang dievakuasi terdiri dari berbagai jenis, mulai dari piton hingga kobra.

Baca Juga:

Karena itu, masyarakat diminta tidak mencoba menangkap atau mengusir ular secara mandiri karena berisiko membahayakan keselamatan.
"Kami mengimbau masyarakat agar tidak sembarangan menangkap ular ketika mendapati ada ular masuk ke dalam rumah. Segera hubungi petugas DPKP agar penanganannya dilakukan secara aman," ujar Zarman.

Selain ular, petugas DPKP juga cukup sering menerima laporan keberadaan biawak di lingkungan rumah warga. Tim penyelamatan telah melakukan 23 kali evakuasi biawak dari berbagai lokasi di Kota Pekanbaru.

Baca Juga:

Menurut Zarman, layanan penyelamatan DPKP tidak hanya terbatas pada ular dan biawak. Petugas juga menangani berbagai jenis satwa lain yang berpotensi membahayakan atau mengganggu aktivitas masyarakat, seperti lebah, tawon, musang, anjing, dan kucing.

Ia menjelaskan bahwa DPKP memiliki fungsi penyelamatan (rescue) yang mencakup berbagai kondisi darurat, sehingga masyarakat dapat meminta bantuan ketika menghadapi situasi yang membutuhkan penanganan cepat dan aman.

"Tim kami juga sering membantu berbagai penyelamatan nonkebakaran, seperti pelepasan kunci atau gembok, membuka pintu rumah yang terkunci, mengambil telepon seluler yang jatuh ke parit, hingga mengevakuasi sepatu yang tersangkut di balkon," jelasnya.

Selain itu, DPKP Pekanbaru juga menangani evakuasi kendaraan, termasuk membantu mobil yang terperosok atau mengalami kesulitan di lokasi tertentu.

Zarman menegaskan bahwa layanan penyelamatan DPKP tersedia untuk masyarakat Kota Pekanbaru dan dapat dihubungi sewaktu-waktu ketika menghadapi kondisi darurat yang berkaitan dengan satwa liar maupun penyelamatan lainnya.

Meningkatnya jumlah evakuasi ular selama Juni menunjukkan bahwa interaksi antara satwa liar dan permukiman warga masih cukup tinggi, terutama pada kawasan yang berbatasan dengan semak, lahan kosong, atau daerah yang memiliki habitat alami reptil.

DPKP berharap masyarakat tetap waspada dan segera melapor apabila menemukan satwa liar yang berpotensi membahayakan keselamatan penghuni rumah.

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
KPA Goes to School, ‎Wawako Markarius Anwar Edukasi Pencegahan HIV/AIDS di Kalangan Pelajar
Buaya Muara Mengamuk di Desa Undan Inhil, Naik ke Darat Kejar Warga
Seekor Monyet Ditangkap di Tembilahan, BBKSDA Riau Lakukan Identifikasi
Petani di Pelalawan Diserang Beruang Liar
Pemko Pekanbaru Masifkan Sosialisasi Bahaya LGBT dan HIV AIDS Bagi Siswa
Pekanbaru Tuan Rumah IMT-GT GCMC 2026, Wako Agung Ajak Kepala Daerah Perkuat Kolaborasi Kota Hijau
komentar
beritaTerbaru