Selasa, 10 Februari 2026 WIB

Seram, Warga Siak Berpapasan dengan Harimau Jarak 4 Meter di Kebun Sawit

Redaksi - Sabtu, 10 Januari 2026 17:17 WIB
Seram, Warga Siak Berpapasan dengan Harimau Jarak 4 Meter di Kebun Sawit
jejak kaki harimau Sumatera temuan BBKSDA di Desa Teluk Masjid Kecamatan Sungai Apit Kabupaten Siak.(Foto: Ist)
kabarmelayu.comSIAK - Seorang warga Siak, Zulfikar, mengaku bertemu harimau Sumatera di Dusun 04, Desa Teluk Masjid, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak. Saksi menyebutkan perjumpaan tersebut terjadi sekitar pukul 19.00 WIB pada Kamis (8/1/2026).

Kepala Bidang Teknis BBKSDA Riau, Ujang Holisudin, Sabtu (10/1/2026) menjelaskan, tim telah dikirim ke lokasi untuk melakukan pengecekan serta berkoordinasi dengan pemerintah desa setempat guna memastikan kondisi di lapangan dan meluruskan informasi yang beredar di masyarakat.

"Hasil pengecekan lapangan yang dilakukan pada Jumat (9/1/2026), ditemukan jejak harimau Sumatera berukuran 12 sentimeter di area perkebunan sawit Koperasi Tinera Jaya, tepatnya di koordinat 1,047200 Lintang Utara dan 102,155600 Bujur Timur," terang Ujang.

Baca Juga:

Kejadian bermula ketika Zulfikar dalam perjalanan menyusul dua temannya yang lebih dahulu memancing di area perkebunan sawit milik Koperasi Tinera Jaya.

Dalam perjalanan tersebut, Zulfikar merasa seperti diawasi sorot mata dari kejauhan. Dia awalnya menduga sorot itu dari seekor sapi.

Baca Juga:

Ketika mengarahkan lampu senter ke arah sorot mata tersebut, betapa terkejutnya Zulfikar melihat seekor harimau Sumatera berada sekitar empat meter dari posisinya, terpisah oleh parit antara jalan dan kebun.

Zulfikar yang ketakutan langsung menjauh dan mencari perlindungan hingga mendapati sebuah pondok pekerja koperasi. Di lokasi tersebut, ia juga memperingatkan dua rekannya agar segera berlindung dan tidak melanjutkan aktivitas.

BBKSDA Riau membantah informasi yang menyebut adanya warga diterkam harimau. Informasi itu dipastikan keliru setelah pihaknya mengonfirmasi kepada masyarakat.

"Tidak benar ada warga yang diterkam harimau," tegasnya.

Masih dari hasil pengecekan lapangan, tim menemukan jejak Harimau Sumatera yang mengarah ke kawasan Hutan Produksi (HP) dengan jarak sekitar empat kilometer dari titik perjumpaan.

Tim memperkirakan hanya satu ekor harimau yang melintas di lokasi itu.

BKSDA Riau juga melakukan sosialisasi dan memberikan imbauan kepada masyarakat melalui pemerintah desa agar meningkatkan kewaspadaan.

"Meminta warga untuk tidak beraktivitas sendirian, mengutamakan kegiatan secara berkelompok, serta menghindari aktivitas terlalu pagi, sore, dan malam hari yang merupakan waktu aktif Harimau Sumatera," pesannya.

BBKSDA Riau memastikan akan terus melakukan pemantauan dan koordinasi lintas pihak untuk mengantisipasi potensi konflik satwa liar dengan manusia di wilayah tersebut.

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Kematian Gajah di Konsesi RAPP Diduga Ditembak, Gading Hilang
Gajah Sumatra Mati Mengenaskan di Areal Konsesi PT. RAPP, Kepala Hilang
Tapir Berukuran Besar Muncul di Flying Squad TNTN
Harimau Sumatera Kembali Muncul di Desa Pulau Muda
Jual Beli Satwa Dilindungi di Riau Terbongkar
Warga Kemuning Inhil Dikejutkan dengan Kemunculan Buaya
komentar
beritaTerbaru