Menggugat Hukum Rimba Oknum Yonif 408/Suhbrastha: Kriminalisasi, Pungli, dan Tragedi Kemanusiaan terhadap Teguh Riyanto
Sebuah ironi kelam menyelimuti dunia penegakan hukum dan hak asasi manusia di Kabupaten Sragen, Jawa Tengah. Tegu
Peristiwa
Berdasarkan data dari BMKG, puncak musim kemarau diperkirakan berlangsung pada Juni hingga Agustus 2026, yang juga meningkatkan risiko kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pangan Tanaman Pangan dan Hortikultura (PTPH) Riau, Ronny Bowo Laksono, mengatakan pihaknya telah melakukan langkah antisipatif dengan turun langsung ke daerah untuk memantau kondisi di lapangan.
Baca Juga:
"BMKG memprediksi El Nino akan terjadi mulai Juni 2026 dengan potensi kemarau lebih panjang dan kering," ujarnya, Senin (6/4/2026).
Ia menyebutkan, pihaknya juga fokus memonitor wilayah rawan-rawan kekeringan, seperti di Kabupaten Kepulauan Meranti, Indragiri Hilir, dan daerah pesisir lainnya.
Baca Juga:
"Untuk mengantisipasi kekeringan El Nino ini, kita turun ke daerah dan memonitor wilayah rawan seperti Meranti, Inhil, dan daerah pesisir lainnya," jelasnya.
Selain itu, tim penyuluh juga diterjunkan untuk memastikan kondisi di lapangan tetap terpantau.
"Kita juga menurunkan tim penyuluh untuk memantau kondisi di lapangan," katanya.
Jika ditemukan potensi kekurangan air, Pemprov Riau telah menyiapkan sejumlah langkah penanganan, termasuk distribusi air dan pemanfaatan sumber air alternatif.
"Kalau dikhawatirkan terjadi kekurangan air, kita siapkan distribusi air dan memberdayakan sumur-sumur pompa," ungkapnya.
Upaya ini juga diperkuat dengan koordinasi lintas sektor guna mengoptimalkan penanganan kekeringan.
"Kita juga terus berkoordinasi dengan BPBD dan PU untuk langkah antisipasi kekeringan," tutupnya.
Dikutip dari laaman Humas Polri, Super El Nino merupakan fenomena pemanasan suhu permukaan laut yang melampaui kondisi normal di Samudra Pasifik bagian tengah dan timur.
Ketika suhu meningkat signifikan (≥ 2°C), dampaknya bisa dirasakan langsung di Indonesia. Kondisi ini berpotensi memicu kekeringan ekstrem, krisis air bersih, hingga meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan yang meluas serta berkepanjangan. Sejarah mencatat, peristiwa serupa pernah terjadi pada 1997–1998 dan 2015–2016 dengan dampak besar bagi lingkungan dan masyarakat.
Untuk itu, masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, menghemat penggunaan air, serta tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.
Sebuah ironi kelam menyelimuti dunia penegakan hukum dan hak asasi manusia di Kabupaten Sragen, Jawa Tengah. Tegu
Peristiwa
Panglima TNI Alumni Taruna Nusantara Harus Menjadi Generasi Adaptif, Berkarakter, dan Berintegritas
TNI/Polri
kabarmelayu.com,SIAK Kepolisian Sektor (Polsek) Kandis melaksanakan proses penyerahan dan pemakaman jenazah tanpa identitas (Mr X) yang
Hukrim
Dalam rangka mendukung program Presiden Republik Indonesia mewujudkan ketahanan pangan nasional, Polsek Kandis melaks
Hukrim
kabarmelayu.com,INHIL Nama H. Haris yang disebut dalam laporan dugaan penjarahan buah sawit di lahan negara berstatus 110B yang dikelola
Hukrim
kabarmelayu.com,KAMPAR Setelah 6 tahun menimba ilmu di bangku UPT Sekolah Dasar Negeri (SDN) 024 Tarai Bangun Kecamatan Tambang Kabupaten
Pendidikan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Kecelakaan lalu lintas maut kembali terjadi di Jalan Soekarno Hatta, Kota Pekanbaru. Seorang pengendara sepeda m
Peristiwa
kabarmelayu.com,JAKARTA Asosiasi Dosen Indonesia (ADI) saat ini tengah memperjuangkan kesejahteraan dosen di Mahkamah Konstitusi (MK) mela
Pemerintahan
kabarmelayu.com,INHIL Untuk memastikan kegiatan gotong royong berjalan optimal di lingkungan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir, Bupati
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemerintah pusat melalui Kementerian Dikdasmen menyetujui pembangunan Unit Sekolah Baru (USB) di Kota Pekanbaru.
Pendidikan