Puluhan Siswa di Dumai Diduga Keracunan MBG
kabarmelayu.com,DUMAI Puluhan siswa SDN 013 dan SDN 015 Buluh Kasap, Kota Dumai, Riau, diduga mengalami keracunan setelah menyantap makanan
Peristiwa
Kegiatan ini menjadi upaya nyata menanamkan kepedulian generasi muda sejak dini akan cinta alam dan lingkungan sekaligus mendukung pengurangan emisi karbon.
Ketua Pokmas Laskar Mandiri Ekowisata Mangrove Sungai Bersejarah, Khaidir, mengatakan Sekolah Alam ini telah berjalan lebih dari dua tahun dan saat ini membina 40 murid Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Pertama.
Baca Juga:
Menurutnya, pertemuan rutin digelar setiap hari Minggu sebagai wadah membentuk generasi penerus konservasi mangrove di Sungai Apit.
"Perubahan iklim menjadi tantangan yang nyata. Karena itu, anak-anak sengaja ditempa untuk mencintai alam dan menjadi penjaga ekosistem mangrove di masa depan," ujarnya.
Baca Juga:
Ia menjelaskan, terdapat tiga target pembelajaran yang diberikan kepada peserta, yakni pengenalan ekologi mangrove, pendidikan karakter mencintai alam, serta pengenalan lingkungan sekitar.
Dukungan terhadap program tersebut juga datang dari PT Imbang Tata Alam (ITA).
Area Manager PT Imbang Tata Alam, Hadi Purnawan, mengatakan PT ITA bergerak di bidang pengelolaan sumber daya alam memiliki komitmen yang sama dalam menjaga kelestarian lingkungan dan menekan emisi karbon yang telah berjaln selama beberapa tahun terakhir.
Ia mengaku bangga terhadap inisiatif Pokmas Laskar Mandiri yang konsisten memberikan edukasi kepada generasi muda untuk menjaga lingkungan.
Menurutnya, perusahaan berkomitmen mendukung keberlangsungan Sekolah Alam sebagai wadah mencetak generasi penjaga mangrove.
"Kami berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut sehingga semakin banyak generasi muda yang tumbuh dengan kecintaan terhadap alam dan kesadaran menjaga lingkungan," pintanya.
Wakil Bupati Siak Syamsurizal menegaskan, menjaga lingkungan tidak dapat dilakukan pemerintah sendiri, melainkan membutuhkan kolaborasi seluruh pihak, termasuk perusahaan dan masyarakat.
Menurutnya, pendidikan lingkungan sejak usia dini melalui Sekolah Alam merupakan investasi penting bagi masa depan daerah. Ia berharap program serupa dapat berkembang di kampung-kampung lainnya di Kabupaten Siak.
"Menjaga lingkungan membutuhkan kolaborasi semua pihak. Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri. Semoga Sekolah Alam ini menjadi inspirasi dan dapat hadir di kampung-kampung lain," ujar Syamsurizal.
Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati Siak juga meresmikan Rumah Bibit Mangrove Sekolah Alam Bakau. Kehadiran rumah bibit ini diharapkan menjadi pusat pembibitan sekaligus sarana edukasi yang memperkuat upaya pelestarian mangrove dan menjaga keseimbangan ekosistem pesisir di Kabupaten Siak.(inf/yo)
kabarmelayu.com,DUMAI Puluhan siswa SDN 013 dan SDN 015 Buluh Kasap, Kota Dumai, Riau, diduga mengalami keracunan setelah menyantap makanan
Peristiwa
kabarmelayu.com,PEKANBARU Entah angin mana yg merasuki DN (18), hingga dia nekat terjun dari Jembatan Siak I ke sungai Siak, sungai yang
Peristiwa
kabarmelayu.com,PEKANBARU Platform media sosial dihebohkan dengan informasi kemunculan harimau di wilayah Pasir Putih, Kabupaten Kampar. K
Peristiwa
kabarmelayu.com,KAMPAR Kwartir Ranting (Kwarran) Pramuka Kecamatan Siak Hulu terus melakukan persiapan selama beberapa hari menjelang kegi
Pendidikan
Presiden Prabowo Resmikan Jembatan Merah Putih Presisi, Kapolda Riau Laporkan 110 Jembatan untuk Rakyat
Pemerintahan
Sabu Diselipkan dalam Celana Jeans, Pria Asal Aceh Diciduk di Bandara
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemko Pekanbaru terus memperkuat upaya pencegahan HIV/AIDS melalui program KPA Goes to School. Program ini menya
Pendidikan
Bupati Afni Dorong Nilai Bab Al Qawa&rsquoid Dihidupkan, Tak Berhenti sebagai Artefak Museum
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau kembali menggagalkan upaya pengiriman narkotika jenis sabu menuju Jakart
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Provinsi Riau menegaskan bahwa purna tugas kedinasan bukan menjadi
Pemerintahan