Selasa, 07 Juli 2026 WIB

Diduga, Empat Unit Alat Berat Rambah Kawasan HPT Danau Sentul

Harijal - Senin, 09 Oktober 2017 15:09 WIB
Diduga, Empat Unit Alat Berat Rambah Kawasan HPT Danau Sentul
doni piliang/rec
Areal yang digarapkan NA, pengusaha asal Pekanbaru di Desa Danau Sentul Kecamatan Kampar Kiri Hulu, Kabupaten Kampar.

Kampar Kiri Hulu, kabarmelayu.com - Dua dari Empat unit alat berat jenis ekscavator yang beroperasi di Desa Danau Sentul Kecamatan Kampar Kiri Hulu Kabupaten Kampar Provinsi Riau, Sabtu (7/10/17) keluar dari lokasi lahan milik NA, pengusaha asal kota Pekanbaru. 

Keempat unit alat berat tersebut diduga kuat merambah Kawasan Hutan Produksi Terbatas (HPT) Desa Danau Sentuk, kecamatan Kampar Kiri Hulu.

Menurut sumber, posisi alat berat yang telah beroperasi kurang lebih satu bulan tersebut berada dalam Kawasan hutan produksi terbatas (HPT) Desa Danau Sentul Kampar Kiri Hulu.

Baca Juga:

AR Warga Kecamatan Kampar Kiri mengatakan, Alat berat itu sudah beroperasi kurang lebih satu bulan, dirental oleh AN kepada JM. ”Kurang Lebih sudah satu bulan ini alat tersebut masuk dan beroperasi di lahan AN, padahal setau di lokasi tersebut merupakan kawasan hutan, dan masyarakat dilarang untuk menggarapnya, dan memang secara administrasi pemerintahan masuk Desa Danau Sentul. Namun sebaliknya kalau secara adat lahan tersebut termasuk Ulayat Persukuan Datuk Dubalang Tagan Desa Domo. Namun anehnya kok mereka itu bisa menggarapnya,” ucap AR dengan nada heran.                          

Hingga berita ini dirilis, Kepala Desa Danau Sentul, Ridwan belum bisa dikonfirmasi, dihubungi via selulernya di nomor 08238996xxxx tidak mengangkat dan SMS kami juga tidak dibalas. 

Baca Juga:

Diberitakan sebelumnya, Kepala Desa Danau Sentul Kecamatan Kampar Kiri Hulu, Kabupaten Kampar, diduga menerbitkan sebanyak 50 Surat Keterangan Tanah (SKT) atau seluas 100 hektar di lahan yang diduga merupakan kawasan hutan produksi terbatas (HPT) kepada salah seorang pengusaha asal Pekanbaru berinisial NA.

Terkait masalah alat berat ini, yang diduga beroperasi di Kawasan HPT tersebut. AN sang pemilik lahan, saat dihubungi melalui SMS, mengaku alatnya hanya satu unit, "Maaf Pak, alat kita cuma 1 unit di dalam. Lahan tsb berdasarkan petunjuk dari kehutanan, dan datanya boleh bpk lihat sama pak haji ralin. tks," katanya. (Doni Piliang)

SHARE:
beritaTerkait
Personel PJR Polda Riau Evakuasi Korban Laka di Tol Permai
Bupati Inhil Sampaikan Tanggapan atas Pandangan Fraksi Terkait Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025
PSPS Pekanbaru Lakukan Perombakan Besar Jelang Musim 2026-2027
Pompong Tenggelam di Pelabuhan Tanjung Buton, Tiga Penumpang Masih Hilang
Kapolda Riau Jenguk Korban Pengeroyokan, Tegaskan Kasus Diusut Tuntas Tanpa Pandang Bulu
Polsek Kandis Sukseskan Panen Jagung di Kampung Sam-Sam
komentar
beritaTerbaru