Rabu, 26 Agustus 2026 WIB

Diduga, PT SPS Tanam Sawit Di Wilayah DAS, BLH Dan Disbun Tutup Mata

Harijal - Senin, 09 Oktober 2017 20:15 WIB
Diduga, PT SPS Tanam Sawit Di Wilayah DAS, BLH Dan Disbun Tutup Mata
sy/rec
Ketua Komisi I DPRD Kampar, Repol SAG saat meninjau lokasi DAS yang ditanami kelapa sawit oleh pihak PT SPS beberapa waktu lalu.

KAMPAR, kabarmelayu.com - Diduga PT Surya Palma Sejahtera, perusahaan perkebunan kelapa sawit yang beroperasi di Dusun V Desa Pulau Birandang Kecamatan Kampar menanami wilayah daerah aliran sungai (DAS) dengan tanaman kelapa sawit. Hal ini dikatakan ketua Komisi I DPRD Kampar, Repol SAg saat dihubungi awak media, Senin (9/10/2017).

"Saat berkunjung ke PT SPS pekan lalu kami menyaksikan dan menemukan adanya pelanggaran penanaman sawit di sepanjang tepi sungai. Penanaman sawit dibibir sungai itu bukan hanya merusak habitat di DAS, juga bisa mencemari sungai, hal itu sangat menyalahi aturan," ujarnya

Dikatakan, ditepi sungai Kandis nampak berjejer tanaman pohon kelapa sawit yang berusia sekitar 8 tahun berdiri tegak. Saat ditanyakan kepada warga mengatakan, bahwa pohon kelapa sawit tersebut milik PT SPS, ujarnya.

Baca Juga:

Manager PT SPS, Syaipul Bahri saat dimintai tanggapannya, usai hearing dengan Komisi I DPRD Kampar terkesan menghindari pertanyaan awak media.

"Maaf, konfirmasinya nanti saja ya, saya pusing, pusing," ujarnya sambil meninggalkan awak media.

Baca Juga:

Ketua (YLBHR), Dimpos TB kepada awak media mengatakan, bahwa perusahaan yang menanami DAS dengan sawit selain merusak lingkungan juga mengkangkangi Undang Undang.

Dikatakan, 50 meter kiri-kanan dari anak sungai tidak boleh dirusak, harus dijaga sebagai daerah penyangga (greenbelt), keserakahan perusahaan telah merusak daerah penyangga aliran sungai.

Pihak perusahaan berkewajiban mereboisasi areal perkebunan di wilayah DAS. Sehingga tanaman kelapa sawit di wilayah DAS harus dimusnahkan dan diganti dengan tanaman kehutanan, ujarnya.

Sementara itu, kepala dinas lingkungan hidup (DLH) Kabupaten Kampar, Cokroaminoto hingga berita ini diturunkan belum berhasil dikonfirmasi. (Syailan Yusuf)

SHARE:
beritaTerkait
Gubernur Lemhannas Tutup PPNK Angkatan 73, Megy Aidillova: Angkatan Kami Sangat Spesial Karena Plus Peringatan Hari Kemerdekaan RI
Disdik Riau Bantah Terbitkan Edaran Pembelajaran Daring
Polda Riau Berikan Layanan Kesehatan Gratis dan Trauma Healing bagi Masyarakat Terdampak Karhutla di Kerumutan
Belajar Daring Siswa di Pekanbaru Diperpanjang Tiga Hari
Kapolres Pelalawan Bagikan Ribuan Masker untuk Masyarakat Terdampak Karhutla, Ada Bantuan Oksigen Portabel
Hotspot Riau Sore Ini Turun Drastis
komentar
beritaTerbaru