PEKANBARU, kabarmelayu.com - Pengunjung Posko Kesehatan dan Rumah Kedap Asap di Aula IKKD DPRD Provinsi Riau, semakin meningkat. Tercatat, sejak diresmikan Selasa (17/9), Posko yang dibentuk DPRD Provinsi Riau ini telah dikunjungi lebih 100 orang.
Informasi yang berhasil dirangkum, keluhan masyarakat umumnya sesak nafas, batuk, Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) akibat kabut asap, ujar dr Sabrina salah satu relawan dari Rumah Sakit Eka Hospital, Kamis (19/9/2019
Posko Kesehatan hasil kerjasama DPRD Riau dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Provinsi Riau, Rumah Sakit dan Fakultas Kedokteran UNRI ini, setiap harinya ditangani dari relawan yang berbeda.
Baca Juga:
"Dua hari lalu, Posko ini ditangani oleh Relawan Fakultas Kedokteran UNRI. Rabu, RSUD Arifin Achmad, dan untuk hari ini (Kamis,red) dari Rumah Sakit Eka Hospital", ucap petugas Posko.
Di posko ini ucap peugas, terdapat perlengkapan medis seperti ambulance, beberapa tempat tidur, oksigen, temat tidur bayi, dan penyaring udara kotor.
Baca Juga:
Keberadaan Posko ini dinilai sangat membantu warga yang terkena dampak kabut asap. Seperti dialami pria paruh baya, Arifin (54). Ia merasa terbantu dan berterima kasih kepada DPRD Riau yang telah menyediakan tempat kesehatan seperti ini.
"Saya juga terkena imbas kebakaran hutan dan lahan. Makanya saya 0mengunjungi posko ini. Saya berterimakasih kepada Dokter relawan, dan pihak terkait dalam membentuk posko kesehatan. Pelayanannya baik, dan saya pun tadi diperiksa tensi, kemudian dianjurkan Dokter untuk minum obat 3 kali sehari, ya saya tadi pusing, sesak nafas, "ucapnya.
Sekedar diketahui, Posko Kesehatan dan Rumah Kedap Asap ini akan beroperasi sebulan kedepan. Masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan, dapat mengunjungi Posko Kesehatan dan Rumah Kedap Asap mulai pukul 08.00 WIB hingga Pukul 17.00 WIB. (rls/fin)