Melalui Program Quick Wins Kapolri, Ditreskrimsus Polda Riau Gencarkan Edukasi Antikejahatan Digital
Melalui Program Quick Wins Kapolri, Ditreskrimsus Polda Riau Gencarkan Edukasi Antikejahatan Digital
Pemerintahan
Allah SWT mengutus Nabi Saleh as di tengah kaum Tsamud yang hidup di bekas reruntuhan kaum Aad. Kaum tersebut sangat cerdas sehingga mereka menentang keistimewaan Nabi Saleh as.
Meski cerdas, kaum Tsamud mendustakan Allah SWT. Mereka menyembah berhala, senang berpesta pora, dan melakukan banyak kemaksiatan lainnya. Itu juga alasan Allah mengutus Nabi Saleh di antara kaum kafir ini.
Nabi Saleh pun berkata kepada mereka, "Hai kaumku, sembahlah Allah. Tidak ada Tuhan selain Dia. Janganlah kamu menyekutukanNya dengan sesembahan yang lain."
Baca Juga:
Mendengar perkataan Nabi Saleh as, kaum Tsamud pun marah besar. Mereka menganggap Nabi Sahleh as mempermasalahkan apa yang mereka perbuat. Padahal, dengan mereka berbuat maksiat, mereka merasa bisa mendapatkan apapun yang dimau.
Sampai suatu ketika kaum Tsamud menemui Nabi Saleh as dan menantang-Nya untuk memperlihatkan keistimewaan dirinya dibandingkan kaum Tsamud.
Baca Juga:
"Hai Saleh, kalau engkau memang benar seorang Nabi, maka datangkanlah suatu keajaiban. Tetapi jika engkau tak bisa mengeluarkan mukjizat, berarti engkau hanya seorang pembohong," kata kaum Tsamud.
Mendengar tantangan itu, Allah SWT menurunkan rahmat keistimewaan kepada Nabi Saleh as. Hal itu terjadi ketika Nabi Saleh as meminta kaum Tsamud untuk ikut bersamanya ke kaki gunung. Sesampainya di sana, Nabi Saleh as memperlihatkan seekor unta betina yang sehat nan gemuk.
"Ini adalah unta mukjizat dari Tuhanku. Unta ini boleh kalian perah susunya setiap hari, air susunya tak akan habis," kata Nabi Saleh.
Namun, ada syarat yang harus dipegang, ketika unta tersebut minum, maka tak boleh seorangpun menganggunya. "Sebaliknya, esok harinya setelah unta ini minum, kalian bisa memerah susunya dan si unta pun tak boleh minum air dari sumur," kata Nabi Saleh.
Apa yang diucapkan Nabi Saleh malah dianggap lelucon oleh kaum Tsamud. Mereka bahkan berniat untuk membunuh unta kiriman Allah SWT tersebut untuk membuktikan tak ada yang namanya mukjizat.
Sayembara pun keluar, "Siapa saja yang bisa membunuh unta Saleh, dia akan diberi wanita paling cantik". Sayembara itu pun tersebar dan ternyata ada satu orang dari kaum Tsamud yang berhasil membunuh unta betina sehat tersebut.
Kaum Tsamud pun girang bukan main. Mereka benar-benar membuktikan kalau mukjizat Nabi Saleh itu tak benar, dan tidak ada yang namanya Tuhan.
Mengetahui hal tersebut, Nabi Saleh as berkata, "Kalian telah benar-benar berbuat dosa. Sekarang kalian boleh bersenang-senang, tapi tiga hari dari sekarang akan datang ancaman yang dijanjikan Allah kepadamu."
(okezone.com)
Melalui Program Quick Wins Kapolri, Ditreskrimsus Polda Riau Gencarkan Edukasi Antikejahatan Digital
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru memastikan program bantuan seragam sekolah gratis bagi siswa baru yang telah d
Pemerintahan
AKP Noki Loviko Bikin Pengedar Narkoba KetarKetir, Empat Orang Diringkus
Hukrim
kabarmelayu.com,KAMPAR Usai menggelar kegiatan pemilihan Ketua Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) periode 20262027 pada Kamis, 22 Okto
Pendidikan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru terus menggesa pengerjaan Simpang MTQ, Kota Pekanbaru. Mereka bukan cuma menyi
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Provinsi Riau, mengonfirmasi temuan jejak Harimau Sumatra (Pant
Lingkungan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru terus berupaya memastikan masyarakat mendapat Bahan Bakar Minyak (BBM) sesuai
Pemerintahan
kabarmelayu.com,INHIL Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), H. Tantawi Jauhari memimpin apel Senin pagi gabungan di
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU PSPS Pekanbaru masih bertengger di puncak klasemen sementara Grup A Pegadaian Championship 2026/2027. Tim Askar
Sport
kabarmelayu.com,KAMPAR UPT Sekolah Dasar Negeri (SDN) 024 Tarai Bangun Kecamatan Tambang Kabupaten Kampar, kembali menunjukkan prestasi ge
Pendidikan