Melalui Program Quick Wins Kapolri, Ditreskrimsus Polda Riau Gencarkan Edukasi Antikejahatan Digital
Melalui Program Quick Wins Kapolri, Ditreskrimsus Polda Riau Gencarkan Edukasi Antikejahatan Digital
Pemerintahan
Pernikahan antara orangtua dengan anak dilarang oleh agama, sekalipun dengan anak tiri. Hal ini dianggap melanggar aturan agama.
Namun pada zaman Nabi Zakaria, ada seorang raja bernama Herodus tak menyetujui hal tersebut. Ia tetap ingin menikah dengan anak tirinya yang bernama Herodia. Kabar ini pun terdengar Nabi Zakaria dan ia berusaha untuk mengingatkan niat tercela itu.
Dalam buku Kisah-Kisah 25 Nabi dan Rasul karya Ali Nurfadhilah, Nabi Zakaria as menggunakan aturan yang terkandung di dalam kitab Taurat maupun Zabur untuk menegur Raja Herodus. Di kitab itu tertulis, mengawini anak tiri itu dilarang dan haram hukumnya.
Baca Juga:
Mendengar penjelasan itu, Raja Herodus murka. Hatinya sudah dibutakan olen nafsu setan dan ia tak menerima apa yang disampaikan Nabi Zakaria.
Tidak hanya sang Raja yang marah, Herodia pun kesal mendengarnya. Ya, anak tiri itu ternyata haus kekayaan dan kekuasaan dan ia tidak merasa bersalah ketika Raja Herodus yang merupakan ayah tirinya, menikahinya.
Baca Juga:
Seluruh orang istana gempar, mereka setuju dengan apa yang disampaikan Nabi Zakaria. Raja pun malu, ia mencari jalan untuk menyingkirkan Nabi Zakaria, salah satunya dengan membunuhnya.
Sang Raja memerintahkan prajurit untuk menangkap Nabi Zakaria. Namun rakyat melindungi Nabi Zakaria yang sudah berusia lanjut. Nabi bersembunyi di belakang Baitul Maqdis dan prajurit terus memburunya ke sana. Nabi dikepung tentara Herodus.
Pada saat seperti itu, Nabi Zakaria melihat pohon besar yang tengahnya membelah. Ia masuk ke dalamnya dan pohon tersebut mengatup kembali. Dengan begitu, tentara Raja tak bisa menemukannya.
Namun ada orang yang memberitahu persembunyian Nabi Zakaria. Orang tersebut ternyata jelmaan iblis. Prajurit pun mempercayai orang tersebut dan tanpa aba-aba pohon besar itu ditebang bagian tengahnya.
Sesaat kemudian darah merah mengalir deras dari pohon tersebut. Dengan demikian, para prajurit mengira telah membunuh Nabi Zakaria dan ia pun dinyatakan mati syahid.
(okezone.com)
Melalui Program Quick Wins Kapolri, Ditreskrimsus Polda Riau Gencarkan Edukasi Antikejahatan Digital
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru memastikan program bantuan seragam sekolah gratis bagi siswa baru yang telah d
Pemerintahan
AKP Noki Loviko Bikin Pengedar Narkoba KetarKetir, Empat Orang Diringkus
Hukrim
kabarmelayu.com,KAMPAR Usai menggelar kegiatan pemilihan Ketua Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) periode 20262027 pada Kamis, 22 Okto
Pendidikan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru terus menggesa pengerjaan Simpang MTQ, Kota Pekanbaru. Mereka bukan cuma menyi
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Provinsi Riau, mengonfirmasi temuan jejak Harimau Sumatra (Pant
Lingkungan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru terus berupaya memastikan masyarakat mendapat Bahan Bakar Minyak (BBM) sesuai
Pemerintahan
kabarmelayu.com,INHIL Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), H. Tantawi Jauhari memimpin apel Senin pagi gabungan di
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU PSPS Pekanbaru masih bertengger di puncak klasemen sementara Grup A Pegadaian Championship 2026/2027. Tim Askar
Sport
kabarmelayu.com,KAMPAR UPT Sekolah Dasar Negeri (SDN) 024 Tarai Bangun Kecamatan Tambang Kabupaten Kampar, kembali menunjukkan prestasi ge
Pendidikan