Sudah Produksi 500 Lembar, Pemalsuan SIM di Siak dan Pekanbaru Dibongkar
kabarmelayu.com,SIAK Tim Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Siak membongkar sindikat pemalsuan Surat Izin Mengemudi (SIM) yang be
Hukrim
Pernikahan antara orangtua dengan anak dilarang oleh agama, sekalipun dengan anak tiri. Hal ini dianggap melanggar aturan agama.
Namun pada zaman Nabi Zakaria, ada seorang raja bernama Herodus tak menyetujui hal tersebut. Ia tetap ingin menikah dengan anak tirinya yang bernama Herodia. Kabar ini pun terdengar Nabi Zakaria dan ia berusaha untuk mengingatkan niat tercela itu.
Dalam buku Kisah-Kisah 25 Nabi dan Rasul karya Ali Nurfadhilah, Nabi Zakaria as menggunakan aturan yang terkandung di dalam kitab Taurat maupun Zabur untuk menegur Raja Herodus. Di kitab itu tertulis, mengawini anak tiri itu dilarang dan haram hukumnya.
Baca Juga:
Mendengar penjelasan itu, Raja Herodus murka. Hatinya sudah dibutakan olen nafsu setan dan ia tak menerima apa yang disampaikan Nabi Zakaria.
Tidak hanya sang Raja yang marah, Herodia pun kesal mendengarnya. Ya, anak tiri itu ternyata haus kekayaan dan kekuasaan dan ia tidak merasa bersalah ketika Raja Herodus yang merupakan ayah tirinya, menikahinya.
Baca Juga:
Seluruh orang istana gempar, mereka setuju dengan apa yang disampaikan Nabi Zakaria. Raja pun malu, ia mencari jalan untuk menyingkirkan Nabi Zakaria, salah satunya dengan membunuhnya.
Sang Raja memerintahkan prajurit untuk menangkap Nabi Zakaria. Namun rakyat melindungi Nabi Zakaria yang sudah berusia lanjut. Nabi bersembunyi di belakang Baitul Maqdis dan prajurit terus memburunya ke sana. Nabi dikepung tentara Herodus.
Pada saat seperti itu, Nabi Zakaria melihat pohon besar yang tengahnya membelah. Ia masuk ke dalamnya dan pohon tersebut mengatup kembali. Dengan begitu, tentara Raja tak bisa menemukannya.
Namun ada orang yang memberitahu persembunyian Nabi Zakaria. Orang tersebut ternyata jelmaan iblis. Prajurit pun mempercayai orang tersebut dan tanpa aba-aba pohon besar itu ditebang bagian tengahnya.
Sesaat kemudian darah merah mengalir deras dari pohon tersebut. Dengan demikian, para prajurit mengira telah membunuh Nabi Zakaria dan ia pun dinyatakan mati syahid.
(okezone.com)
kabarmelayu.com,SIAK Tim Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Siak membongkar sindikat pemalsuan Surat Izin Mengemudi (SIM) yang be
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Jumlah hotspot (titik panas) di Riau terus bertambah. Pagi ini pantauan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofis
Lingkungan
kabarmelayu.com,JAKARTA Kepala Badan Komunikasi (Bakom) Republik Indonesia, M. Qodari, hadir sebagai narasumber utama dalam program sini
TNI/Polri
Oleh Wilson LalengkeDUGAAN skandal korupsi hebat kembali mengguncang institusi legislatif dan panggung politik nasional. Anggota DPR RI Fra
Opini
kabarmelayu.com,JAKARTA Ketua Badan Kerja Sama AntarParlemen (BKSAP) DPR RI Dr. Syahrul Aidi Maazat, Lc., M.A. mendorong Pemerintah Provi
Parlemen
kabarmelayu.com,PEKANBARU Kualitas udara di wilayah Pekanbaru masih terpantau berada di indikator merah atau sangat tidak sehat. Siswa tin
Pendidikan
kabarmelayu.com,SIAK Kabut asap yang menyelimuti Kabupaten Siak masuk dalam kategori sangat tidak sehat. Meski begitu, tidak serta merta
Lingkungan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Riau menggelar pengumuman dan penyerahan penghargaan Lomba Karya Tulis Jurn
TNI/Polri
Empat Bulan Terakhir, Polresta Pekanbaru Ringkus 128 Tersangka Narkoba
Hukrim
kabarmelayu.com,JAKARTA Langkah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam menggelar Operasi Tangkap Tangan (OTT) di lingkungan Kantor Perta
Hukrim