Sabtu, 31 Oktober 2026 WIB

Tangisan Umar dan Kesederhanaan Rasulullah

Harijal - Kamis, 29 Desember 2016 23:47 WIB
Tangisan Umar dan Kesederhanaan Rasulullah
Masjid Nabawi

JAKARTA - Suatu hari Umar bin Khattab radhiallahu’anhu menemui Nabi Muhammad SAW di kamar beliau. Ketika Umar masuk, Rasul sedang berbaring  di atas sebuah tikar yang telah usang.

Tikar tersebut membekas dipunggung beliau, maka air mata Umar menetes tidak bisa menahan kesedihannya melihat keadaan Rasulullah.  Lalu Nabi Muhammad Saw bertanya sambil memandang Umar, “Apa yang membuatmu menangis wahai Umar?”

Umar menjawab dengan suara tersendat karena tangisan, “Wahai Rasulullah, bagaimana aku tidak menangis, sedangka  tikar ini membekas dipunggung engkau. Aku juga tidak melihat apapun di rumah engkau. Para raja tidur di atas kasur sutra dan tinggal di istana yang megah, sementara engkau disini, padahal engkau adalah Nabi dan manusia pilihan Allah”.

Baca Juga:

Rasulullah kemudian menjawab sambil tersenyum, “Wahai Umar, kebaikan mereka dipercepat datangnya dan kesenangan mereka itu pasti terputus. Sedangkan kita adalah kamu  yang kebaikannya ditunda hingga hari akhir. Tidakkah engkau rela jika akhirat untuk kita dan dunia untuk mereka!”.

Mendengar ucapan Rasulullah, Umar tersenyum. (ROL/rec)

Baca Juga:

 

SHARE:
beritaTerkait
Arwin AS, Mantan Bupati Siak Dua Periode Berpulang ke Rahmatullah
Laba Hijau dari Ubi dan Limbah
Kasus Penyerangan Kelompok Tani di Muara Langsat, Kuasa Hukum Bantah Narasi Korban Tak Mau Jadi Saksi
Polresta Pekanbaru Gencarkan Razia Hiburan Malam, Pengunjung Diperiksa, Satu Positif Narkoba
Babinsa 05/RM Patroli di wilayah Jalur Pipa Sektor Selatan Bangko Jaya Rohil
Target Kemenangan Beruntun Keenam, PSPS Bidik Tiga Poin di Markas Adhyaksa FC Bekasi Sore Nanti
komentar
beritaTerbaru