Senin, 14 September 2026 WIB

Tangisan Umar dan Kesederhanaan Rasulullah

Harijal - Kamis, 29 Desember 2016 23:47 WIB
Tangisan Umar dan Kesederhanaan Rasulullah
Masjid Nabawi

JAKARTA - Suatu hari Umar bin Khattab radhiallahu’anhu menemui Nabi Muhammad SAW di kamar beliau. Ketika Umar masuk, Rasul sedang berbaring  di atas sebuah tikar yang telah usang.

Tikar tersebut membekas dipunggung beliau, maka air mata Umar menetes tidak bisa menahan kesedihannya melihat keadaan Rasulullah.  Lalu Nabi Muhammad Saw bertanya sambil memandang Umar, “Apa yang membuatmu menangis wahai Umar?”

Umar menjawab dengan suara tersendat karena tangisan, “Wahai Rasulullah, bagaimana aku tidak menangis, sedangka  tikar ini membekas dipunggung engkau. Aku juga tidak melihat apapun di rumah engkau. Para raja tidur di atas kasur sutra dan tinggal di istana yang megah, sementara engkau disini, padahal engkau adalah Nabi dan manusia pilihan Allah”.

Baca Juga:

Rasulullah kemudian menjawab sambil tersenyum, “Wahai Umar, kebaikan mereka dipercepat datangnya dan kesenangan mereka itu pasti terputus. Sedangkan kita adalah kamu  yang kebaikannya ditunda hingga hari akhir. Tidakkah engkau rela jika akhirat untuk kita dan dunia untuk mereka!”.

Mendengar ucapan Rasulullah, Umar tersenyum. (ROL/rec)

Baca Juga:

 

SHARE:
beritaTerkait
T. Azwendi: Media Bukan Sekadar Mitra
Kolaborasi SEF dengan Kulukis Art, Gelar Pelatihan Desain Kreatif
Jangan Sebar Data Pribadi Sembarangan!
Polres Dumai Ungkap Peredaran 1.365 Pil Ekstasi
Satgas Kahurtla TNI Gelar Salat Istisqo, Hujan Deras Mengguyur
Polresta Pekanbaru Musnahkan Ribuan Butir Ekstasi, Sabu dan Cartridge Etomidate
komentar
beritaTerbaru