Senin, 27 Juli 2026 WIB

Tangisan Umar dan Kesederhanaan Rasulullah

Harijal - Kamis, 29 Desember 2016 23:47 WIB
Tangisan Umar dan Kesederhanaan Rasulullah
Masjid Nabawi

JAKARTA - Suatu hari Umar bin Khattab radhiallahu’anhu menemui Nabi Muhammad SAW di kamar beliau. Ketika Umar masuk, Rasul sedang berbaring  di atas sebuah tikar yang telah usang.

Tikar tersebut membekas dipunggung beliau, maka air mata Umar menetes tidak bisa menahan kesedihannya melihat keadaan Rasulullah.  Lalu Nabi Muhammad Saw bertanya sambil memandang Umar, “Apa yang membuatmu menangis wahai Umar?”

Umar menjawab dengan suara tersendat karena tangisan, “Wahai Rasulullah, bagaimana aku tidak menangis, sedangka  tikar ini membekas dipunggung engkau. Aku juga tidak melihat apapun di rumah engkau. Para raja tidur di atas kasur sutra dan tinggal di istana yang megah, sementara engkau disini, padahal engkau adalah Nabi dan manusia pilihan Allah”.

Baca Juga:

Rasulullah kemudian menjawab sambil tersenyum, “Wahai Umar, kebaikan mereka dipercepat datangnya dan kesenangan mereka itu pasti terputus. Sedangkan kita adalah kamu  yang kebaikannya ditunda hingga hari akhir. Tidakkah engkau rela jika akhirat untuk kita dan dunia untuk mereka!”.

Mendengar ucapan Rasulullah, Umar tersenyum. (ROL/rec)

Baca Juga:

 

SHARE:
beritaTerkait
Penggerebekan Rumah di Jalan Durian Pekanbaru, Polri Sita 24,23 Gram Sabu
Sekda Inhil Lepas Pawai Takruf MTQ Ke-54 Kecamatan GAS
Dekranasda Inhil Luncurkan Baju Pengantin Sri Gemilang, Angkat Keindahan Budaya Melayu
Pemantauan secara Rutin, Polsek Kandis Jaga Kesehatan Tanaman Jagung Bersama Petani
Polda Riau dan Avsec Bandara SSK II Kembali Gagalkan Penyelundupan Sabu 2,2 Kg
Hendry Munief Senam bersama DPC PKS Tuah Madani
komentar
beritaTerbaru