Hujan Merata, Karhutla Besar di Riau Padam
kabarmelayu.com,PEKANBARU Hujan merata pada Jumat (11/9/2026) dini hari hingga pagi, membantu proses pemadaman Kebakaran hutan dan lahan (
Lingkungan
PSPS sebenarnya telah memberikan perlawanan sengit. Bahkan, setelah tertinggal 0-1 pada babak pertama, skuad asuhan Akhyar Ilyas berhasil menyamakan kedudukan menjelang turun minum melalui sundulan Antonio Augusto Gamaroni.
Namun, PSIS kembali merebut keunggulan pada babak kedua melalui gol Lorensius. Hingga pertandingan berakhir, PSPS gagal mencetak gol penyama sehingga harus mengawali kompetisi dengan kekalahan.
Baca Juga:
Sejak kick-off pukul 19.00 WIB, PSIS langsung mengambil inisiatif serangan. Bermain di hadapan pendukung sendiri, tuan rumah tampil agresif dan beberapa kali mencoba menusuk pertahanan PSPS melalui serangan cepat.
PSPS yang mendapat tekanan, memberikan perlawanan. Squad Askar Bertuah berusaha membangun serangan melalui sejumlah skema. Peluang pertama PSPS hadir melalui Asir Azis. Namun, tendangannya masih melebar dari sasaran.
Baca Juga:
Dua menit berselang, Machado juga mencoba mengancam gawang PSIS. Tendangannya mengarah ke gawang, tetapi masih mampu ditepis penjaga gawang tuan rumah.
PSIS terus memberikan tekanan. Serangan demi serangan dilancarkan ke lini pertahanan PSPS yang dikawal penjaga gawang Dicky.
Tekanan tersebut akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-26. Berawal dari bola rebound yang sebelumnya berhasil ditepis Dicky, bola kemudian jatuh di area berbahaya.
Pemain PSIS M Akbar memanfaatkan kesempatan tersebut. Ia berhasil menyundul bola ke arah gawang PSPS dan membawa tuan rumah unggul 1-0.
Tertinggal satu gol, PSPS berusaha meningkatkan intensitas permainan. Sejumlah umpan terobosan mulai dilancarkan untuk membongkar pertahanan PSIS. Namun, beberapa peluang yang diperoleh masih belum mampu menghasilkan gol.
Memasuki penghujung babak pertama, PSPS semakin berani keluar menyerang. Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-45.
Berawal dari crossing M Reza dari sisi lapangan, bola diarahkan ke depan gawang PSIS. Antonio Augusto Gamaroni kemudian memenangkan duel udara dan melepaskan sundulan yang tidak mampu dibendung penjaga gawang tuan rumah.
Gol tersebut membuat kedudukan berubah menjadi 1-1. Hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya babak pertama, tidak ada tambahan gol. PSPS menutup 45 menit pertama plus tambahan waktu tiga menit dengan skor imbang 1-1.
Memasuki babak kedua, PSPS tampil lebih berani. Askar Bertuah meningkatkan tekanan dan mencoba mengambil inisiatif serangan untuk membalikkan keadaan.
Tekanan PSPS ini membuka peluang. Serangan cepat yang dibangun pemain Askar Bertuah hampir saja membuahkan hasil. Namun, peluang tersebut belum mampu membuahkan gol.
PSPS terus melakukan pressing. Anak asuh Akhyar Ilyas terlihat lebih agresif dalam memberikan tekanan kepada pemain PSIS. Bahkan, Akhyar harus menerima kartu kuning setelah melakukan protes keras kepada wasit.
Memasuki menit ke-60, PSPS kembali mendapatkan peluang melalui tendangan bebas setelah pemain PSIS Andy Setyo melakukan tekel terhadap pemain PSPS.
Reza yang dipercaya menjadi eksekutor melepaskan tendangan terarah. Namun, bola masih mampu ditepis penjaga gawang PSIS.
PSPS tetap berupaya membangun serangan melalui lini tengah dan mencari celah di pertahanan tuan rumah. Namun, ketika pertandingan memasuki menit ke-72, PSIS kembali mencetak gol.
Gol kedua PSIS dicetak Lorensius. Berawal dari umpan Corfe, Lorensius kemudian melepaskan tendangan ke arah sudut kiri gawang PSPS yang gagal dijangkau Dicky.
Tertinggal satu gol, PSPS tidak mengendurkan tekanan. Askar Bertuah terus berusaha mencari gol penyama kedudukan. Sementara PSIS bermain lebih disiplin untuk mempertahankan keunggulan.
Pada menit ke-80, pemain PSIS Akbar mendapat kartu kuning setelah melakukan pelanggaran terhadap pemain PSPS. Memasuki menit-menit akhir, jual beli serangan masih terjadi. PSIS beberapa kali memberikan tekanan ke lini pertahanan PSPS.
Namun, Askar Bertuah juga terus mencoba melancarkan serangan demi serangan. Peluang kembali diperoleh PSPS pada menit ke-87. Vieri mencoba melepaskan tendangan ke arah gawang PSIS. Sayangnya, bola masih melambung di atas mistar.
Wasit kemudian memberikan tambahan waktu lima menit. Dalam masa injury time, PSPS meningkatkan tekanan dan mencoba memanfaatkan setiap peluang untuk mencetak gol penyama.
Serangan bertubi-tubi dilancarkan Askar Bertuah ke pertahanan PSIS. Namun, hingga peluit panjang dibunyikan, tidak ada gol tambahan yang tercipta. PSIS Semarang pun memastikan kemenangan 2-1 atas PSPS Pekanbaru.
kabarmelayu.com,PEKANBARU Hujan merata pada Jumat (11/9/2026) dini hari hingga pagi, membantu proses pemadaman Kebakaran hutan dan lahan (
Lingkungan
kabarmelayu.com, JAKARTA Pertemuan bersejarah yang memperkuat hubungan diplomasi berbasis kemasyarakatan (peopletopeople diplomacy) kemb
Budaya
kabarmelayu.com,SEMARANG Kafilah Provinsi Riau tiba di Kota Semarang, Jawa Tengah, untuk mengikuti ajang Musabaqah Tilawatil Qur&039an
Muslim
kabarmelayu.com,SEMARANG PSPS Pekanbaru harus mengakui keunggulan PSIS Semarang pada laga perdana Pegadaian Championship 2026/2027. Mengik
Sport
kabarmelayu.com,PEKANBARU Setelah melewati masamasa kritis, dari 400an titik panas (hotspot) sepekan lalu hingga munculnya kabut asap te
Lingkungan
kabarmelayu.com,DEPOK Komisi VII DPR RI mendorong reformasi pengelolaan dana Kredit Usaha Rakyat (KUR) agar program pembiayaan tersebut ti
Parlemen
kabarmelayu.com,PEKANBARU Kelompok yang menamakan diri Jaringan Aktivis Penjaga Aset Negara dari Oligarki (JANGAN OLIGARKI) melakukan aksi
Peristiwa
Polda Riau Gunakan X Fire Tangani Karhutla di Lahan Gambut
Hukrim
Potret Personel Polres Pelalawan dan Brimob Padamkan Karhutla, Pisahkan Bongkahan Kayu dari Gambut
Lingkungan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Wakil Wali Kota (Wawako) Pekanbaru H Markarius Anwar ST, M. Arch, mengapresiasi pelaksanaan Gelar Budaya Melayu
Muslim