Pemprov Bakal Tanam 1.000 Pohon di Stadion Utama Pada Hari Jadi Riau ke-69
kabarmelayu.com,PEKANBARU Sebagai bagian dari komitmen menjaga keseimbangan ekosistem perkotaan dan memperkuat ketahanan iklim, Pemprov
Lingkungan
PEKANBARU - Pakai jilbab lebar, tapi menggulung rambutnya sehingga tampak menonjol sanggul rambut di jilbabnya, ini keliru. Karena ini termasuk "punuk unta" yang ada dalam hadits.
● Syaikh Shalih bin Fauzan Al Fauzan mengatakan:
“Hendaknya para wanita menjaga rambutnya dan mengepangnya. Dan tidak boleh menggelungnya di bagian atas kepada atau di pangkal tengkuk (leher bagian belakang).
● Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah berkata dalam Majmu Fatawa (22/145) : ‘sebagaimana yang digemari sebagian pelacur yang menjalin rambutnya satu jalinan yang terjulai di antara dua pundak'.
Baca Juga:
● Syaikh Muhammad bin Ibrahim, mufti kerajaan Saudi Arabia, rahimahullah mengatakan:
‘adapun apa yang dilakukan sebagian wanita kaum Muslimin di zaman sekarang yang menjadikan rambutnya hanya di satu sisi kepada, atau menggelungnya di pangkal tengkuk atau menggelungnya di atas kepala, seperti kebiasaan wanita Eropa, ini semua tidak diperbolehkan. Karena dalam hal ini terdapat unsur menyerupai wanita kafir.
● Selain itu terdapat hadits dari Abu Hurairah yang cukup panjang, Rasulullah bersabda:
“Ada dua golongan dari umatku yang belum pernah aku lihat:
(1) suatu kaum yang memiliki cambuk seperti ekor sapi yang digunakan untuk memukul orang-orang dan
(2) para wanita yang berpakaian tapi telanjang, mereka berlenggak-lenggok, kepala mereka seperti punuk unta yang miring (seperti benjolan*).
Mereka itu tidak masuk surga dan tidak akan mencium wanginya, walaupun wanginya surga tercium sejauh jarak perjalan sekian dan sekian” (HR. Muslim dalam bab al libas waz zinah no. 2128, Ahmad 2/440, Malik 1694)
Baca Juga:
● Sebagian ulama menafsirkan kata مائلات مميلات maksudnya mereka merangkai rambutnya dengan gaya rambut yang miring (seperti benjolan*). Ini adalah gaya rambut pelacur dan juga beberapa wanita selainnya semisal wanita Eropa dan wanita Muslimah meniru-niru mereka (Majmu Fatawa Syaikh Muhammad bin Ibrahim, 2/47), lihat juga pada Al Idhah Wat Tabyin karya Syaikh Hamud At Tuwaijiri hal 85″‘”
(dinukil dari Tanbihaat ‘ala Ahkaam Takhtashu bil Mu’minaat, hal 10 karya Syaikh Shalih bin Fauzan Al Fauzan).
● Solusinya:
Solusinya banyak, di antaranya rambut jika panjang boleh diikat namun tidak digelung. Ikat rambut di bawah kepala, bukan di belakang kepala sehingga menonjol.
Bisa juga rambut dimasukkan ke dalam gamis. Bisa juga rambut tidak diikat, dijulaikan begitu saja. Dan solusi-solusi lainnya yang tentunya lebih diketahui wanita, asalkan tidak membuat tonjolan dan tidak melanggar syariat.
Semoga Allah memberi taufik.
Sumber: Sobat Muslim/datariau.com
kabarmelayu.com,PEKANBARU Sebagai bagian dari komitmen menjaga keseimbangan ekosistem perkotaan dan memperkuat ketahanan iklim, Pemprov
Lingkungan
kabarmelayu.com,KAMPAR Kasus dugaan korupsi penyelewengan dana program digitalisasi desa yang melibatkan oknum kepala desa dan pihak ven
Peristiwa
kabarmelayu.com,PEKANBARU Upaya membangun ekosistem industri film nasional yang inklusif dan berdaya saing terus didorong melalui kolab
Parlemen
Kecelakaan Maut di Tol Permai, 5 Orang Tewas dan 5 Lainnya Lukaluka
Peristiwa
kabarmelayu.com,MEDAN Suara kekecewaan dan ketidakpercayaan masyarakat asal Kepulauan Nias bergema di depan Markas Kepolisian Daerah Sum
Peristiwa
Dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Pekanbaru ke242 tahun ini, Pemko Pekanbaru akan menghadirkan dua legia
Peristiwa
Bupati Siak Sensus Ekonomi Jadi Sumber Informasi Strategis Daerah Susun Kebijakan
Pemerintahan
kabarmelayu.com,INHIL Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Indragiri Hilir kembali menjadi perhatian publik. Guna M
Sosial
Polresta Pekanbaru Ungkap Kasus Penyalahgunaan Narkoba di Kawasan Panger, Dua Orang Positif Methamphetamine
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemerintah Kota Pekanbaru mengambil langkah tegas terhadap kabel fiber optik milik provider yang semrawut dan
Pemerintahan