Minggu, 07 Juni 2026 WIB

H Arsyadjuliandi Rachman Serahkan Bantuan Rp25 Juta untuk Masjid Al Mukminin

Harijal - Jumat, 24 Februari 2017 21:25 WIB
H Arsyadjuliandi Rachman Serahkan Bantuan Rp25 Juta untuk Masjid Al Mukminin
Humas Riau
Gubri, H Arsyadjuliandi Rachman Sholat Jumat di Masjid Al Mukminin, jalan Yos Sudarso Kelurahan Meranti Pandak, Pekanbaru.

PEKANBARU, kabarmelayu.com - Gubernur Riau H Arsyadjuliandi Rachman menyambangi Masjid Al Mukminin di jalan Yos Sudarso, Kelurahan Meranti Pandak, Kecamatan Rumbai, Pekanbaru dan sholat Jum’at berjamaah (Jumat, 24/2/2017). 

Usai sholat, pria yang akrab disapa Andi Rachman itu menyerahkan bantuan atas nama pribadi sebesar Rp25 juta. “Ini infaq atas nama pribadi. Gunakanlah dana ini untuk menyelesaikan pembangunan masjid ini,” ucap Andi Rachman di depan para jamaah. 

Kondisi Masjid Al Mukminin memang terlihat agak memprihatinkan. Andi menyarankan kepada pengurus masjid, kalau ingin meminta bantuan kepada pemerintah harus mengajukan proposal jauh-jauh hari karena sistem keuangan sekarang berbeda dibanding era yang lalu. “Kalau mau mengajukan proposal bantuan kepada pemerintah daerah, harus diajukan satu tahun sebelumnya. Jadi kalau diajukan tahun ini, baru bisa diakomodir tahun depan,” ulasnya.

Baca Juga:

Pada kesempatan itu, Andi juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Pekanbaru khususnya Kelurahan Meranti Pandak yang telah ikut menyukseskan Pilwako Pekanbaru baru-baru ini. “Alhamdulillah kita sudah bisa menyukseskan Pilwako sebagai salah satu proses demokrasi,” ujarnya.

Andi juga mengajak seluruh warga untuk bersama-sama menjaga lingkungan, termasuk pengaruh negatif dari luar seperti narkoba. Masjid, tegas Andi, harus dijadikan benteng untuk menjaga pengaruh-pengaruh buruk itu. “Para ulama dan pemuka-pemuka masyarakat mari kita sama-sama menjaga lingkungan dan anak-anak kita dari berbagai pengaruh negatif. Apalagi daerah kita berbatasan langsung dengan negara tetangga,” ulasnya.

Baca Juga:

Andi mengungkapkan bahwa kondisi ekonomi Riau memang agak menurun karena pengaruh harga minyak dan hasil perkebunan baik sawit maupun karet yang sempat terjun bebas. “Harga minyak, sawit ataupun karet ditentukan oleh dunia. Oleh karena itu ke depan kita tidak bisa terlalu tergantung kepada komoditas minyak ataupun sawit dan karet. Kita harus kembangkan sektor lain seperti pariwisata dan lainnya,” papar Andi.

Andi juga mengatakan bahwa tahun 2017 ini Pemerintah Provinsi Riau akan melanjutkan pembangunan Jembatan Siak IV. Pembangunan Jembatan Siak IV sempat terkendala karena ada masalah hukum. Setelah proses hukum selesai, Pemprov Riau kembali melanjutkan pembangunanya. “Kalau nanti jadi, maka akses jalan tentu semakin baik. Kemacetan berkurang,” pungkasnya.(hmsriau)

SHARE:
beritaTerkait
Ini Kata Kadinkes Inhil Soal Pelaksanaan MBG dan Kepatuhan SPPG
Lawan Narkoba, Polresta Pekanbaru Kembali Gempur Pangeran Hidayat, Pria Terciduk Bawa Sabu
Hitungan Jam, TRC BPBD Inhil Taklukkan Dua Titik Karhutla
Pemprov Bakal Tanam 1.000 Pohon di Stadion Utama Pada Hari Jadi Riau ke-69
Dugaan Korupsi Dana Program Digitalisasi Desa, Masyarakat Siap Buat Laporan Aduan
Kolaborasi Film Nasional Menguat, Komisi VII DPR Dorong Eksplorasi Budaya Daerah
komentar
beritaTerbaru