Minggu, 07 Juni 2026 WIB

Kisah Pria Tua Tembus Pengamanan Demi Bisa Cium Raja Salman

Harijal - Kamis, 02 Maret 2017 13:13 WIB
Kisah Pria Tua Tembus Pengamanan Demi Bisa Cium Raja Salman
Foto: Malaysia Chronicle
Syekh Yee mencium Raja Arab Saudi, Salman bin Abdulaziz Al Saud.

TIDAK sembarang orang bisa mendekati raja, apalagi mencium kepalanya. Namun yang dilakukan seorang pria tua ini amat luar biasa. Tak hanya mampu menembus penjagaan ketat, ia bahkan dapat mencium kepala Raja Salman bin Abdulaziz.

Foto pria tua berjanggut putih panjang dan berpeci coklat sedang mencium kepala Raja Salman itu pun viral. Gambar itu dibagikan netizen saat Raja Arab Saudi tersebut mengunjungi Malaysia, akhir Februari lalu.

Ternyata, pria tua dalam foto itu punya sejarah emosional panjang dengan Islam dan Arab Saudi. Dikutip dari Malaysia Chronicle, Kamis (2/3/2017), ia adalah Syekh Hussain Yee, seorang intelektual Muslim di Malaysia. Pria keturunan China itu awalnya menganut ajaran Budha. Ia memeluk agama Islam di usia 18 tahun.

Baca Juga:

Syekh Yee menamatkan pendidikan Kajian Islam dan Arab di University of Madinah. Ia juga merupakan pendiri dan ketua organisasi Al-Khaadem di Malaysia. Sepanjang hidupnya, Syekh Yee merupakan konselor dan mubaligh di PERKIM Kuala Lumpur, sebuah lembaga untuk para mualaf baru di Malaysia. Syekh Yee juga menjadi Direktur Dakwah Islamic Center di Hong Kong pada 1984-1985.

Usai melawat ke Malaysia, Raja Salman pun mengunjungi Indonesia. Kunjungan Raja Salman diagendakan pada 1-9 Maret, termasuk enam hari berlibur di Bali.

Baca Juga:


(rfa/okezone)

SHARE:
beritaTerkait
Ini Kata Kadinkes Inhil Soal Pelaksanaan MBG dan Kepatuhan SPPG
Lawan Narkoba, Polresta Pekanbaru Kembali Gempur Pangeran Hidayat, Pria Terciduk Bawa Sabu
Hitungan Jam, TRC BPBD Inhil Taklukkan Dua Titik Karhutla
Pemprov Bakal Tanam 1.000 Pohon di Stadion Utama Pada Hari Jadi Riau ke-69
Dugaan Korupsi Dana Program Digitalisasi Desa, Masyarakat Siap Buat Laporan Aduan
Kolaborasi Film Nasional Menguat, Komisi VII DPR Dorong Eksplorasi Budaya Daerah
komentar
beritaTerbaru