Minggu, 01 November 2026 WIB

Umat Islam Telah Diingatkan Datangnya Zaman Penuh Tipu Daya

Harijal - Sabtu, 15 April 2017 07:20 WIB
Umat Islam Telah Diingatkan Datangnya Zaman Penuh Tipu Daya
Bohong/ilustrasi

JAKARTA - Dalam kehidupan sehari-hari, tentunya secara sadar atau tidak berkata dusta sering kita lakukan. Padahal, kita tahu bahwa menyampaikan suatu kebohongan dapat melahirkan kebohongan-kebohongan berikutnya. 

"Berdusta atau bohong adalah penyakit yang amat berbahaya," kata Habib Abadurrahman Alhabsyi seperti dilansir Republika.co.id di Jakarta, Jumat, (14/4).

Menurut pengasuh Majelis Sahabat Alquran ini mengatakan, saking bahayanya dusta, sampai Allah SWT menyebutnya sebanyak 280 kali dalam Alquran sambil memberikan kecaman yang keras kepada mereka yang hobi berdusta. 

Baca Juga:

"Saat ini orang sudah tidak merasa risih berdusta. Bahkan dusta kebohongan, dan kepalsuan sudah merasuki segala aspek kehidupan insan," ujarnya.

Menurut Abdurahman yang juga ketua Yayasan Syekh Ali Jaber, ada yang berdusta untuk mendapatkan keuntungan duniawi sesaat dan kepentingan pribadi. Ada juga yang berdusta sekedar menyalurkan hasrat kebencian atau dendam pada seseorang.

Baca Juga:

"Ada juga dusta menjadi bahan canda hariannya, hobi dan menjadi terbiasa. Sehingga menjalarlah virus dusta dalam kesehariannya," katanya.

Fenomena berdusta yang sudah menjadi kebiasaan merupakan tanda akhir zaman sebagaimana pernah disabdakan oleh Nabi SAW. "Mendekati kiamat akan muncul para pendusta. Maka, berhati-hatilah terhadap mereka.” (HR Muslim).

Dalam Riwayat yang lain Nabi berpesan: “Sesungguhnya akan datang kepada manusia tahun-tahun penuh tipu daya. Para pendusta dipercaya sedangkan orang jujur dianggap berdusta. Penghianat diberi amanah sedangkan orang yang amanat dituduh khianat. Dan pada saat itu, para Ruwaibidhah mulai angkat bicara." 

Lalu, kata Habib Abdurrahman, ada yang bertanya kepada Rasulullah: "Siapa itu Ruwaibidhah?’ 

Beliau menjawab, "Orang dungu yang berbicara tentang urusan orang banyak (umat).”  Hadis Riwayat Ahmad.

"Semoga Allah menjaga kita dan negeri kita dari fitnah akhir zaman Allahumma aamiin," kata Habib Abdurrahman.(ROL)

SHARE:
beritaTerkait
Tabrak Rombongan Pelajar, Satu Tewas, Ketua PP Siak Tersangka
Cegah Kelangkaan BBM, Pemkab Bengkalis Koordinasikan Penambahan Pasokan dan Jam Operasional SPBU
Wako Pekanbaru Buka MTQ Kecamatan Rumbai di Lahan Bekas Karhutla
Polsek Kampar Kiri Amankan Pria Bersama 103,55 Gram Sabu
Imbang 1-1, PSPS Curi 1 Poin di Kandang Adhyaksa FC
Piala Wali Kota Pekanbaru 2026, Sebanyak 258 Perenang dari 18 Klub Berebut Prestasi
komentar
beritaTerbaru