Agung Nugroho Jabat Ketua IMI Riau Periode Keempat
kabarmelayu.com,PEKANBARU Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho, kembali dipercaya memimpin Ikatan Motor Indonesia (IMI) Provinsi Riau untuk m
Pemerintahan
PADANG - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumatera Barat sesalkan adanya aturan larangan mengenakan cadar di IAIN Bukittinggi keliru. Aturan itu dinilai keliru dan tidak ilmiah.
"Saya sudah konfirmasi ke pihak IAIN. Alasan administratif atau kode etik yang disampaikan pihak kampus tidak ilmiah," ujar Ketua MUI Sumatera Barat Gusrizal Gazahar, Rabu 14 Maret 2018.
Gusrizal mengatakan, perempuan tidak boleh dilarang bercadar. Sebab itu hak sebagai wanita muslimah dan bercadar merupakan pilihan dalam menjalankan anjuran ulama.
"Bercadar itu diridhai Nabi Muhammad SAW. Istri-istri beliau, sahabat wanita semasa beliau, banyak yang mengenakan cadar. Sebagai umat Nabi Muhammad, tapi kok melarang bercadar. Di kampus Islami pula," ucapnya.
Baca Juga:
Ia menjelaskan ada tiga pandangan ulama terhadap penggunaan cadar. Ada yang berpendapat, cadar sebagai penutup wajah adalah wajib. Kemudian, mayoritas berpendapat, jika mengenakan cadar adalah sunnat.
Sebagian lainnya, berpendapat cadar itu hukumnya mubah (boleh). Namun, jika dikhawatirkan akan menimbulkan fitnah, maka yang mengatakan cadar diperbolehkan tadi bisa jadi sunnat hingga wajib.
Baca Juga:
"Belum kami temukan pandangan ulama yang dijadikan pegangan yang menyatakan bercadar itu dilarang. Khilafiyahnya, bukan persoalan boleh atau tidaknya. Tapi, tentang tingkatan syariatnya. Apakah wajib, sunat atau sebatas mubah," ujarnya.
Menurutnya, alasan keamanan untuk membuat pembenaran melarang bercadar juga tidak tepat. Pihak kampus khawatir mahasiswa ataupun dosen yang bercadar bisa menipu.
"Alasan pelarangan cadar ini terkesan dicari-cari. Apakah teman-teman mahasiswi tersebut yang bergaul setiap hari akan lupa sama sekali dengan suaranya dan tanda-tanda lainnya?," ujarnya.
Gusrizal mengatakan, dalam sejarah Islam, banyak para ulama menjadi murid para sahabat wanita yang bercadar. Mereka tercatat sebagai ulama-ulama tabi’in.
Lalu, kata dia, banyak juga para wanita bercadar yang datang kepada para ulama untuk belajar. Tapi mereka tetap menjadi wanita-wanita shalihah yang melahirkan para ulama dari rahimnya.
(sumber: kumparan.com)
kabarmelayu.com,PEKANBARU Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho, kembali dipercaya memimpin Ikatan Motor Indonesia (IMI) Provinsi Riau untuk m
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Riau bersama Polres jajaran mengungkap 22 kasus penyalahgunaan serta pe
Hukrim
Melalui Program Quick Wins Kapolri, Ditreskrimsus Polda Riau Gencarkan Edukasi Antikejahatan Digital
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru memastikan program bantuan seragam sekolah gratis bagi siswa baru yang telah d
Pemerintahan
AKP Noki Loviko Bikin Pengedar Narkoba KetarKetir, Empat Orang Diringkus
Hukrim
kabarmelayu.com,KAMPAR Usai menggelar kegiatan pemilihan Ketua Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) periode 20262027 pada Kamis, 22 Okto
Pendidikan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru terus menggesa pengerjaan Simpang MTQ, Kota Pekanbaru. Mereka bukan cuma menyi
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Provinsi Riau, mengonfirmasi temuan jejak Harimau Sumatra (Pant
Lingkungan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru terus berupaya memastikan masyarakat mendapat Bahan Bakar Minyak (BBM) sesuai
Pemerintahan
kabarmelayu.com,INHIL Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), H. Tantawi Jauhari memimpin apel Senin pagi gabungan di
Pemerintahan