Minggu, 30 Agustus 2026 WIB

Pembentukan Direktorat Siber Dimatangkan

Harijal - Senin, 13 Februari 2017 11:12 WIB
Pembentukan Direktorat Siber Dimatangkan
Kadivhumas Mabes Polri Irjen Boy Rafli Amar

JAKARTA - Pembentukan Direktorat Siber di Bareskrim untuk mengantisipasi kejahatan melalui internet kian matang. Polri memastikan akan menambah jumlah penyidik dan anggaran untuk pembentukan direktorat yang akan dipimpin seorang jenderal berbintang satu tersebut.

Kadivhumas Mabes Polri Irjen Boy Rafli Amar mengatakan, saat ini sedang persiapan untuk membentuk direktorat dengan sejumlah kebijakan. Salah satunya, dengan pembentukan direktorat baru, maka memerlukan penyidik yang yang lebih banyak. ‘’Jumlahnya tentu harus ditambah,’’ paparnya.

Yang juga penting, adalah menyiapkan anggaran untuk direktorat tersebut. Lalu, diikuti dengan menyiapkan sosok yang mampu untuk menjadi direktur memimpin direktorat baru tersebut. ‘’Semua sedang dimatangkan,’’ jelasnya.

Baca Juga:

Dengan direktorat baru ini, Polri tidak akan kewalahan dengan kejahatan dunia siber. Seperti, ujaran kebencian, penipuan, terorisme dan perjudian online. ‘’Semua dapat tertangani,’’ terang mantan Kapolda Banten tersebut.

Bagaimana dengan Polda, apakah akan membentuk direktorat yang sama? Boy mengatakan, tentunya Polda akan menyesuaikan. Tapi, bukan berarti jika di Mabes ada direktorat baru, Polda juga membuat direktorat sendiri. ‘’Penyesuaiannya dievaluasi,’’ ungkapnya.

Baca Juga:

Direktorat baru di Polda, perlu untuk dilihat kondisi strukturnya yang ada. Apakah memang memungkinkan atau memerlukan penyesuaian. ‘’Yang sekarang, Mabes dulu diperkuat, setelah itu menyusul ke bawahnya,’’ paparnya.

Berhubungan dengan itu, Densus 88 Anti Teror juga mengalami perkuatan. Khususnya, untuk menangani terorisme siber. ‘’Perekrutan dan sebagainya melalui siber semua yang dilakukan kelompok teroris,’’ paparnya.

Untuk itu, nantinya Densus 88 Anti Teror juga akan dipimpin oleh seorang jenderal berbintang dua. Dia menuturkan, nantinya akan diberikan pada senior yang sudah berjuang di Densus 88.

‘’Dengan begitu, kinerja Densus 88 nantinya juga diharapkan lebih baik. Tentunya, untuk mencegah dini aksi terorisme. Apalagi, ada rencana perbaikan undang-undang anti terorisme,’’ jelasnya.

 

sumber: riaupos.co

 

SHARE:
beritaTerkait
Babinsa Koramil 06/Siak Hulu Hadiri Malam Puncak Peringatan HUT RI ke-81 Desa Tanah Merah
Pemkab Bengkalis Usul Pembangunan RSUD Bukit Batu dan Pengembangan Layanan Jantung-Kanker ke Kemenkes
Pria di Pekanbaru Diancam dan Diperas, 5 Pelaku Ditangkap
Tim Alpha Lakukan Fastrope ke Titik Api di Riau, Buka Jalan Tim Free Fall
PWI dan GAPKI Gelar Workshop di Yogyakarta, Komitmen Bersama Kawal Industri Sawit Nasional
Ratusan Anggota Koperasi Produsen Tani Aman Makmur Didampingi Pengacara dan LSM Penjara Rohul Tuntut PT. SRL Tinggalkan Lahan 2.050 Hektare
komentar
beritaTerbaru