Minggu, 30 Agustus 2026 WIB

Teror Air Keras ke Novel Baswedan, Kapolri: Kita Telah Amankan Satu Orang

Harijal - Kamis, 18 Mei 2017 21:45 WIB
Teror Air Keras ke Novel Baswedan, Kapolri: Kita Telah Amankan Satu Orang
(Foto: Putera/Okezone)
Kapolri Jenderal Tito Karnavian

JAKARTA - Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengungkapkan jajarannya telah mengamankan satu orang bernama Nico terkait dengan kasus teror penyiraman air keras ke wajah penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan.

"Dari Polri berhasil mengamankan saudara Nico ini," kata Tito di Gedung PTIK saat menggelar acara Tabligh Akbar, Jakarta Selatan, Kamis (18/5/2017).

Saat ini, Tito menjelaskan Nico telah dilakukan pemeriksaan dan klarifikasi. Namun, mantan Kapolda Metro Jaya itu masih enggan membeberkan lebih dalam mengenai hal tersebut.

Baca Juga:

"Dan saya kira mengenai isinya akan disampaikan oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya secara detailnya," ujar Tito.

Novel sendiri telah menjalani operasi pada kedua matanya pada hari ini, Kamis (18/5/2017) di Rumah Sakit (RS) Singapura.

Baca Juga:

Dalam kasus ini, pihak kepolisian sudah memeriksa tiga orang yang awalnya diduga sebagai pelaku penyiraman air keras. Namun, setelah menjalani pemeriksaan ketiganya tidak terbukti sebagai pelaku teror tersebut.

Terakhir, seorang security berinisial AL diamankan kepolisian untuk dimintai keterangannya. Ternyata, polisi menyebut AL bukan pelaku penyiraman air keras ini.


(kha/okezone)

SHARE:
beritaTerkait
Babinsa Koramil 06/Siak Hulu Hadiri Malam Puncak Peringatan HUT RI ke-81 Desa Tanah Merah
Pemkab Bengkalis Usul Pembangunan RSUD Bukit Batu dan Pengembangan Layanan Jantung-Kanker ke Kemenkes
Pria di Pekanbaru Diancam dan Diperas, 5 Pelaku Ditangkap
Tim Alpha Lakukan Fastrope ke Titik Api di Riau, Buka Jalan Tim Free Fall
PWI dan GAPKI Gelar Workshop di Yogyakarta, Komitmen Bersama Kawal Industri Sawit Nasional
Ratusan Anggota Koperasi Produsen Tani Aman Makmur Didampingi Pengacara dan LSM Penjara Rohul Tuntut PT. SRL Tinggalkan Lahan 2.050 Hektare
komentar
beritaTerbaru