Minggu, 30 Agustus 2026 WIB

Advokat Bisa Dipidana Sepanjang Ada Itikad Buruk

Harijal - Minggu, 14 Januari 2018 15:25 WIB
Advokat Bisa Dipidana Sepanjang Ada Itikad Buruk
ilustrasi

JAKARTA - Koordinator Program Perhimpunan Bantuan Hukum dan Hak Asasi Manusia Indonesia (PBHI), Julius Ibrani menuturkan advokat tetap bisa ditindak pidana. Sepanjang diketahui ada itikad buruk dalam melakukan pembelaan terhadap kliennya.

"UU Advokat memang menjamin advokat tidak dapat dituntut baik pidana ataupun perdata. Ini kalau dia menjalankan tugasnya dengan baik dan berdasarkan peraturan perundang-undangan. Sebaliknya, kalau melanggar UU, beritikad buruk, maka bisa ditindak pidana," ujar dia di kantor Indonesia Corruption Watch (ICW) di Kalibata, Jakarta, Ahad (12/1).

Karena itu, terkait apa yang dilakukan Fredrich Yunadi, mantan kuasa hukum Setya Novanto yang kini telah menjadi tersangka KPK, Julius mengungkapkan, perbuatan dugaan pidana yang dikenakan kepada Fredrich tidak bisa dipandang sebagai serangan secara personal terhadap profesi advokat maupun organisasi profesi. Misalnya Peradi, Ikadin, IPHI ataupun AAI.

Baca Juga:

Hal itu dikarenakan perilaku advokat sendiri sudah diatur secara proporsional dalam Kode Etik Advokat Indonesia. 

"Jadi ada opini yang menyesatkan. Ada yang mencoba menarik bahwa ini kriminalisasi terhadap advokat," tutur dia.

Baca Juga:

Pembelaan dan pendampingan Fredrich terhadap Novanto, lanjut dia, tidak berarti advokat juga ikut mengurus berbagai hal yang tidak berkaitan dengan proses dan upaya hukum yang sedang atau bakal ditempuh.

"Artinya, perbuatan seperti suap-menyuap, memesan kamar rumah sakit, atau berkomunikasi dengan panitera atau hakim dengan maksud untuk tawar-menawar, tidak dapat dibenarkan, meski dilakukan atas nama klien," ujarnya.

(republika.co.id)

SHARE:
beritaTerkait
Babinsa Koramil 06/Siak Hulu Hadiri Malam Puncak Peringatan HUT RI ke-81 Desa Tanah Merah
Pemkab Bengkalis Usul Pembangunan RSUD Bukit Batu dan Pengembangan Layanan Jantung-Kanker ke Kemenkes
Pria di Pekanbaru Diancam dan Diperas, 5 Pelaku Ditangkap
Tim Alpha Lakukan Fastrope ke Titik Api di Riau, Buka Jalan Tim Free Fall
PWI dan GAPKI Gelar Workshop di Yogyakarta, Komitmen Bersama Kawal Industri Sawit Nasional
Ratusan Anggota Koperasi Produsen Tani Aman Makmur Didampingi Pengacara dan LSM Penjara Rohul Tuntut PT. SRL Tinggalkan Lahan 2.050 Hektare
komentar
beritaTerbaru